Investasi Berau 2025 Tembus Rp8,76 Triliun, Hampir Dua Kali Lipat dari Target
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Realisasi investasi Kabupaten Berau sepanjang 2025 mencapai Rp8,76 triliun, jauh melampaui target pemerintah daerah sebesar Rp4,5 triliun.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan realisasi tersebut setara dengan 194,71 persen dari target investasi yang ditetapkan.
“Pada 2026 target investasi Berau sebesar Rp8 triliun,” kata Sri Juniarsih dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb, Senin, 14 September 2026.
Hingga triwulan pertama dan kedua 2026, realisasi investasi disebut telah mencapai Rp3,6 triliun.
Sri Juniarsih mengatakan pemerintah ingin pertumbuhan investasi berjalan seiring dengan transformasi struktur ekonomi daerah.
Pemerintah daerah mulai mendorong penguatan pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, pertanian, perkebunan, dan perikanan sebagai sektor ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Salah satu komoditas yang mulai mendapat pasar internasional adalah kakao Berau.
Sepanjang 2023 hingga 2025, sebanyak 23 ton biji kakao Berau telah diekspor ke sejumlah negara.
Pada 2026, volume ekspor mencapai 11,5 ton dengan tujuan Prancis dan Swiss.
Pemerintah menilai pengembangan komoditas lokal dan UMKM dapat menjadi bagian dari strategi memperluas basis perekonomian Berau.
Pemkab juga merencanakan pembangunan Berau Creative Hub untuk menyediakan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan generasi muda mengembangkan usaha serta produk kreatif.
Selain itu, pembangunan infrastruktur konektivitas terus dilakukan untuk mendukung pergerakan orang dan barang.
Sejumlah proyek yang disebut antara lain pembangunan jembatan Bailey di Hulu Kelay, Dermaga Teluk Sulaiman, Jembatan Sei Sumbang, serta Jembatan Sei Bataan di kawasan pesisir.
Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses terhadap kawasan ekonomi dan pariwisata.
Sri Juniarsih mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari visi “Mewujudkan Berau yang Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur dan Sejahtera.”
Menurut dia, keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat.
“Kondusivitas adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya. (Adv/afn)
- Penulis: admin

