Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • visibility 3.246
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Seorang pekerja PT. SAMA, Iwan (46), ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di area penebangan kayu Km. 46, Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Iwan, yang bekerja sebagai penebang kayu, tertimpa potongan kayu besar yang menyebabkan luka parah di kakinya. Kasus ini kini dalam penyelidikan oleh Polsek Sambaliung.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA saat Iwan sedang bekerja di lokasi penebangan kayu. Berdasarkan keterangan dari saksi, Robby Sampe, rekan kerja korban, Iwan tidak muncul di tempat biasa mereka beristirahat bersama. Robby kemudian menyusul dan menemukan korban dalam kondisi tengkurap dengan kaki kiri tertimpa potongan kayu log.

“Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan kritis, dengan kaki kiri terjepit potongan kayu dan mengalami luka memar di lengan kanan. Potongan kayu berukuran sekitar 30 meter persegi menindih kaki korban,” ujar AKP Ardian.

Meski korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, dokter yang menangani menyatakan bahwa Iwan meninggal dunia akibat benturan keras di kaki kiri, yang menyebabkan pendarahan hebat. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar tujuh jam setelah tiba di ruang pemeriksaan rumah sakit.

“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta memeriksa para saksi. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Sambaliung untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Ardian.

Istri korban dan pihak keluarga telah menolak otopsi, menerima kejadian tersebut sebagai musibah, serta menganggapnya sebagai kecelakaan kerja. Pihak PT. SAMA telah menyatakan bertanggung jawab atas insiden ini dan berkomitmen membantu keluarga korban, termasuk dalam proses pemakaman dan pemberian santunan.

“Kami sudah melakukan visum terhadap jenazah, dan sesuai permintaan keluarga, korban langsung dikebumikan di Pemakaman Umum Teluk Bayur, Berau,” tutup Ardian.

Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor penebangan kayu, yang kini menjadi fokus perhatian pihak kepolisian dan perusahaan untuk meningkatkan keselamatan kerja.(yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    Petani Pesisir Berau Butuh Distribusi Pupuk yang Adil dan Transparan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 756
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Ketersediaan pupuk subsidi masih menjadi persoalan bagi para petani di Berau, khususnya di wilayah pesisir yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih hingga Biduk Biduk. “Masyarakat khususnya petani sering mengeluhkan distribusi pupuk yang tidak sesuai dengan pesanan, sehingga pasokan bagi petani di daerah pesisir juga masih kurang,” ujar salah satu anggota DPRD Berau, […]

  • Warga Berau Dapat Sambungan Listrik Gratis, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih

    Warga Berau Dapat Sambungan Listrik Gratis, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai religius dan kesejahteraan sosial di Bumi Batiwakkal. Hal ini ditegaskan melalui dukungan penuh Pemkab Berau terhadap penyerahan penghargaan Program Gratispol dan Jospol yang diserahkan Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, di Ballroom SM Tower Hotel & Convention Tanjung Redeb, Rabu, 16 Juli […]

  • Dari Catatan ke Digital, Berau Ubah Cara Tangani Pelanggaran ASN

    Dari Catatan ke Digital, Berau Ubah Cara Tangani Pelanggaran ASN

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.712
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan langkah baru untuk memperkuat tata kelola birokrasi. Melalui aplikasi Integrated Discipline, penyelesaian pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN) kini diharapkan bisa dilakukan lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Langkah itu disampaikan dalam Sosialisasi Pembinaan Disiplin ASN dan Penggunaan Aplikasi Integrated Discipline, yang digelar di Tanjung Redeb, Rabu, 3 September […]

  • Sri Juniarsih: Akses Informasi Dana Desa Harus Terbuka untuk Semua Warga

    Sri Juniarsih: Akses Informasi Dana Desa Harus Terbuka untuk Semua Warga

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.360
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Isu terkait transparansi pengelolaan Dana Desa di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, terus mengemuka. Terkait hal ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau meminta kepala kampung setempat untuk lebih aktif dalam menyampaikan laporan keuangan kepada masyarakat. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, menanggapi hangat isu tersebut dan menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui […]

  • Baturunan Parau: Simbol Gotong Royong

    Baturunan Parau: Simbol Gotong Royong

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-71 Kabupaten Berau dan ke-214 Kota Tanjung Redeb, Pemerintah Kabupaten Berau bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta Kesultanan Gunung Tabur menggelar prosesi Baturunan Parau pada Senin (16/9/2024) di Museum Kesultanan Gunung Tabur. Prosesi Baturunan Parau, atau menurunkan perahu, merupakan bagian integral dari adat dan […]

  • Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Penghapusan tenaga kerja kontrak atau honorer yang berakibat pada kurangnya jumlah pegawai di beberapa OPD, hingga menyebabkan kurang maksimalnya pelayanan, menjadi sorotan para wakil rakyat. Meskipun ada perekrutan CPNS, hal itu dianggap belum mampu menjawab permasalahan ini. “Penerapan sistem kontrak kerja bisa jadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja di […]

expand_less