Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

Kecelakaan Kerja Berujung Maut, Penebang Kayu di Sambaliung Meninggal Dunia

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
  • visibility 3.228
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Seorang pekerja PT. SAMA, Iwan (46), ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di area penebangan kayu Km. 46, Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Iwan, yang bekerja sebagai penebang kayu, tertimpa potongan kayu besar yang menyebabkan luka parah di kakinya. Kasus ini kini dalam penyelidikan oleh Polsek Sambaliung.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA saat Iwan sedang bekerja di lokasi penebangan kayu. Berdasarkan keterangan dari saksi, Robby Sampe, rekan kerja korban, Iwan tidak muncul di tempat biasa mereka beristirahat bersama. Robby kemudian menyusul dan menemukan korban dalam kondisi tengkurap dengan kaki kiri tertimpa potongan kayu log.

“Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan kritis, dengan kaki kiri terjepit potongan kayu dan mengalami luka memar di lengan kanan. Potongan kayu berukuran sekitar 30 meter persegi menindih kaki korban,” ujar AKP Ardian.

Meski korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, dokter yang menangani menyatakan bahwa Iwan meninggal dunia akibat benturan keras di kaki kiri, yang menyebabkan pendarahan hebat. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar tujuh jam setelah tiba di ruang pemeriksaan rumah sakit.

“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta memeriksa para saksi. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Sambaliung untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Ardian.

Istri korban dan pihak keluarga telah menolak otopsi, menerima kejadian tersebut sebagai musibah, serta menganggapnya sebagai kecelakaan kerja. Pihak PT. SAMA telah menyatakan bertanggung jawab atas insiden ini dan berkomitmen membantu keluarga korban, termasuk dalam proses pemakaman dan pemberian santunan.

“Kami sudah melakukan visum terhadap jenazah, dan sesuai permintaan keluarga, korban langsung dikebumikan di Pemakaman Umum Teluk Bayur, Berau,” tutup Ardian.

Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor penebangan kayu, yang kini menjadi fokus perhatian pihak kepolisian dan perusahaan untuk meningkatkan keselamatan kerja.(yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    Mesin Kapal Rusak, Tiga Nelayan Berau Terombang-ambing Berhari-hari di Laut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kabupaten Berau sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan antara Pulau Derawan dan Maratua. Ketiganya diketahui mengalami kerusakan mesin kapal sehingga terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan dengan selamat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 18.27 Wita. […]

  • Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026, Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

    Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026, Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 481
    • 0Komentar

    JAKARTA – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada Senin, 9 Februari 2026 di Provinsi Banten, dipastikan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.   Kepastian tersebut terungkap dalam audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dengan Kementerian Kebudayaan RI, yang berlangsung pada Jumat pagi (23/1/2026) di Jakarta.   […]

  • Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar […]

  • Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dalam kunjungan kerjanya ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan-biduk-biduk beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Berau, Madri Pani menampung sejumlah Aspirasi dari Masyarakat setempat. Salah satunya terkait Ketersediaan Listrik di Kecamatan paling ujung di Pesisir Selatan Berau tersebut. Dikatakan Madri, sejak 17 hari lalu Listrik di Teluk Sumbang padam. Hal itu membuat sejumlah Aktivitas Warga tidak berjalan maksimal. “Saya kunjungan ke Teluk Sumbang, beberapa hari di sana ternyata Listrik mereka mati sudah lebih dari dua minggu,” ungkap Pai, […]

  • Batik Berau Tembus Pasar Nasional, DPRD Dorong Penguatan Perajin Lokal dan Ekonomi Kreatif

    Batik Berau Tembus Pasar Nasional, DPRD Dorong Penguatan Perajin Lokal dan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- DPRD Berau mendorong pemerintah daerah memperkuat pemberdayaan perajin batik lokal. Batik khas Berau saat ini tidak hanya dipasarkan di wilayah sendiri, tetapi juga telah menembus pasar nasional. Sejumlah instansi, baik dari dalam maupun luar daerah, bahkan memesan batik tersebut sebagai bahan seragam. Anggota Komisi I DPRD Berau, Srie Yulianawati, menilai batik Berau memiliki […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

expand_less