Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » KPU Berau Bidik Anggaran 2027 untuk Lanjutkan Gedung Kantor

KPU Berau Bidik Anggaran 2027 untuk Lanjutkan Gedung Kantor

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 546
  • print Cetak

BERAU – Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau untuk melanjutkan pembangunan kantor permanen harus kembali tertunda. Pada tahun anggaran 2026, proyek tersebut dipastikan belum mendapat dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau.

Ketua KPU Berau, Budi Harianto, mengungkapkan bahwa hingga penetapan APBD 2026, tidak terdapat satu pun alokasi dana untuk melanjutkan pembangunan gedung yang direncanakan sebagai pusat operasional penyelenggaraan pemilu di daerah.

“Untuk 2026 ini belum ada anggaran sama sekali. Jadi pembangunan belum bisa dilanjutkan,” kata Budi saat ditemui.

Menurutnya, usulan pembangunan kantor KPU sebenarnya telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu. Namun, keterbatasan fiskal daerah serta skala prioritas pembangunan membuat rencana tersebut belum menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Meski demikian, KPU Berau tidak menutup harapan. Budi menyebut pihaknya akan kembali mengajukan permohonan anggaran lanjutan pada tahun 2027. Target tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan persiapan penyelenggaraan tahapan Pemilu mendatang.

“Kalau bisa selesai 2027, kami masih punya waktu untuk beradaptasi sebelum tahapan pemilu dimulai, yang diperkirakan awal 2028,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan gedung kantor yang representatif bukan hanya menunjang efektivitas kerja internal, tetapi juga berkaitan dengan faktor keamanan serta keselamatan penyelenggara pemilu, mengingat tingginya intensitas aktivitas dan tanggung jawab selama tahapan berlangsung.

“Fasilitas yang layak akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini bukan sekadar soal kantor baru,” ujarnya.

Sebagai informasi, pembangunan awal gedung KPU Berau telah dilakukan pada tahun 2025 lalu. Proyek tahap pertama berdiri di atas lahan kantor lama KPU di Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, dengan anggaran sekitar Rp4,7 miliar yang bersumber dari APBD.

Pekerjaan fisik tahap awal tersebut dilaksanakan oleh CV Amra Mandiri dari Samarinda dan diselesaikan dalam waktu 120 hari kalender. Hingga kini, kelanjutan pembangunan masih menunggu kepastian pendanaan agar tidak berhenti hanya pada struktur awal.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Depan UMK Berau Naik 6,5 Persen

    Tahun Depan UMK Berau Naik 6,5 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 850
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Rapat pembahasan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Berau Tahun 2025 digelar pada Kamis, 12 Desember 2024, di ruang rapat lantai tiga Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau. Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 10.55 WITA itu dihadiri oleh 40 peserta dari berbagai unsur, termasuk perwakilan serikat […]

  • BBM Subsidi Langka, Nelayan Tabalar Menjerit

    BBM Subsidi Langka, Nelayan Tabalar Menjerit

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi persoalan utama bagi nelayan di Kecamatan Tabalar. Ketergantungan mereka pada sektor perikanan membuat akses terhadap BBM bersubsidi menjadi kebutuhan mendesak. Namun, hingga kini, pasokan yang terbatas kerap menghambat aktivitas melaut mereka. Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau segera mencari solusi konkret […]

  • Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Permasalahan listrik menjadi isu mendesak bagi masyarakat di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua. Hingga kini, masyarakat masih mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik. Sebanyak 160 rumah dan lebih dari 300 kepala keluarga di Kampung Teluk Alulu berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk kebutuhan penting ini, yaitu penerangan. Kepala Kampung Teluk Alulu, […]

  • Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

    Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Samarinda  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tatalaksana Malaria dan Jejaring Layanan Malaria guna memperkuat upaya penanganan kasus dan mendorong eliminasi malaria di seluruh kabupaten/kota. “Malaria masih menjadi tantangan kesehatan serius di Kalimantan Timur. Kita perlu terus berupaya menurunkan angka kasus dan memperluas cakupan eliminasi ke seluruh wilayah,” kata […]

  • Pemkab Berau Percepat Operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman

    Pemkab Berau Percepat Operasional Pelabuhan Teluk Sulaiman

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau saat ini tengah mempercepat proses perizinan serta peningkatan sarana dan prasarana di Pelabuhan Teluk Sulaiman, yang terletak di Kecamatan Biduk-Biduk. Langkah ini diambil agar pelabuhan yang memiliki posisi strategis tersebut dapat segera difungsikan secara resmi dan menghubungkan rute perdagangan laut menuju wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, […]

  • Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    Pemkab Berau Harus Siapkan Aturan Tegas Penambangan Pasir

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, angkat bicara terkait kelangkaan pasir yang kini dirasakan di Kabupaten Berau. Meskipun sudah ada pertemuan dengan Forkopimda, dikatakannya semua dikembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Perputaran ekonomi di Berau cukup terganggu dengan adanya masalah ini. Memang kita bisa ambil pasir dari Bulungan, tapi perputaran uangnya […]

expand_less