Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

Miris! Kekerasan Seksual Anak di Berau Didominasi Pelaku Orang Terdekat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 995
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Kabupaten Berau dikejutkan oleh laporan enam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur hanya dalam tiga minggu pertama Januari 2025. Angka ini seolah menjadi alarm bagi masyarakat, menandakan perlunya langkah nyata untuk melindungi generasi muda dari ancaman di sekitarnya.

IPTU Siswanto, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, menjelaskan bahwa dari enam kasus tersebut, empat ditangani langsung oleh Polres Berau, sementara dua lainnya ditangani oleh Polsek setempat. “Semua tersangka telah ditangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ungkapnya. Namun, lebih dari sekadar angka, fakta di balik kasus-kasus ini menggugah rasa prihatin yang mendalam.

Dari enam kasus yang terjadi, dua di antaranya melibatkan orang-orang terdekat korban, yakni ayah tiri dan kekasih. Hubungan yang seharusnya membawa rasa aman justru berujung menjadi sumber trauma mendalam. “Mirisnya, banyak pelaku justru berasal dari keluarga korban sendiri. Yang seharusnya melindungi malah menjadi predator,” tutur IPTU Siswanto dengan nada penuh keprihatinan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar, bagaimana peran keluarga dan lingkungan dalam melindungi anak-anak? Siswanto menekankan pentingnya edukasi dari keluarga untuk mencegah peristiwa serupa terulang. “Orangtua harus lebih aktif memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya pergaulan bebas dan risiko kekerasan seksual,” tambahnya.

Namun, tanggung jawab ini tidak hanya berada di pundak keluarga. Siswanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Lingkungan yang mendukung, pengawasan yang lebih ketat, dan edukasi menyeluruh dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan masa depan yang lebih aman bagi generasi penerus.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian atau pemerintah. Semua pihak harus terlibat demi masa depan anak-anak yang lebih baik,” pungkas Siswanto.

Kekerasan seksual terhadap anak bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga tanggung jawab moral bersama. Peristiwa di Berau menjadi pengingat keras bahwa perlindungan terhadap anak adalah investasi terbesar bagi masa depan bangsa. (Mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Suara Cadangan Ditetapkan: KPU Berau Optimis Tanpa PSU

    Surat Suara Cadangan Ditetapkan: KPU Berau Optimis Tanpa PSU

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Surat suara pilkada 2024 diperkirakan akan sampai ke Berau pada 26 Oktober mendatang. Percetakan sekaligus pengiriman surat suara dilakukan dari Kota Semarang. Dikatakan Ketua KPU Berau, Budi Harianto surat suara yang akan tiba sudah termasuk dengan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Jumlah DPT kita kan […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 889
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • UU Baru Tegaskan ASN Wajib Tingkatkan Kompetensi Secara Berkelanjutan

    UU Baru Tegaskan ASN Wajib Tingkatkan Kompetensi Secara Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.510
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB —— Seketaris Utama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Andi Taufik, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi bagi aparatur sipin negara (ASN) kini menjadi kewajiban, dan bukan lagi sekedar hak sebagaimana yang diatur dalam UU No. 20 2023 tentang Aparatur Negara Sipil. Perubahan tersebut kini menjadi pertanda dalam sistem pengelolaan ASN di Indonesia, yang dimana sebelumnya […]

  • Pjs Bupati Berau: Kampanye Akbar Harus Berjalan Kondusif

    Pjs Bupati Berau: Kampanye Akbar Harus Berjalan Kondusif

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 614
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Mendekati gelaran kampanye akbar Cabup dan Cawabup Berau pada 23 November mendatang, Pjs Bupati Berau Sufian Agus meminta agar kedua pendukung paslon bisa menjaga kondusifitas. Ditemui Kamis (21/11/2024) siang, Sufian Agus yang menyatakan dirinya juga akan mengakhiri masa jabatannya di hari yang sama dengan kampanye akbar itu, menginginkan agar kedua paslon bisa memberikan […]

  • Ketua Dewan Adat Pangeran Hadiningrat Turut Serta Dukung Paslon SraGam pada Debat Publik Ahir

    Ketua Dewan Adat Pangeran Hadiningrat Turut Serta Dukung Paslon SraGam pada Debat Publik Ahir

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Jakarta — Ketua Dewan Adat Pangeran Hadiningrat, atau disapa Pangeran Hadi turut mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Gamalis. Terlihat para tokoh Kesultanan Kabupaten Berau berada di tribun pendukung paslon nomor urut 2. Debat publik terakhir calon bupati dan wakil bupati Berau untuk Pilkada 2024, yang disiarkan langsung oleh […]

  • Pelayanan Kecamatan Maratua Terbatas, Kantor Rusak Belum Juga Diperbaiki Sejak Februari

    Pelayanan Kecamatan Maratua Terbatas, Kantor Rusak Belum Juga Diperbaiki Sejak Februari

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 883
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hingga hari ini, pelayanan di Kecamatan Maratua belum efektif. Kantor kecamatan yang biasanya menjadi tempat pelayanan masyarakat, belum ada tanda-tanda perbaikan. “Kami melakukan pelayanan dari rumah masing-masing. Jadi pelayanan terbagi di rumah Sekretaris Camat dan rumah dinas Camat,” terang Camat Maratua, Ariyanto ditemui Senin (2/6/2025) siang. Dijelaskannya, pengajuan perbaikan kantor camat itu […]

expand_less