Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » MPAW Siap Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Kabupaten Berau

MPAW Siap Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis di Kabupaten Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • visibility 479
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Calon Bupati Berau, Madri Pani menggelar silaturahmi tatap muka dan berbagi rezeki dengan masyarakat di Jalan Mangga III, Gang Ramadhan, Tanjung Redeb, pada Senin (7/10/2024). Didampingi oleh sejumlah tim pemenangan MPAW, kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga setempat yang merupakan pendukung paslon nomor urut 1.

Dalam pemaparannya, Madri menjelaskan beberapa gambaran program yang akan dilakukan MPAW jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Berau periode 2024-2029. Diantaranya terkait dengan pendidikan dan kesehatan.

Pada bidang pendidikan, MPAW akan menjalankan program sekolah gratis bagi seluruh tingkatan pendidikan. Sekolah gratis tersebut meliputi seragam dan buku sekolah gratis yang akan diberikan melalui dana APBD Berau pada masa kepemimpinan MPAW.

“Tentunya program kami akan menyentuh langsung ke masyarakat. Kalau sekarang masih ada yang sekolah harus membayar buku paket, maka jika Allah mentakdirkan kami, pada masa kepemimpinan MPAW akan kami buat itu gratis. Tidak perlu lagi bapak dan ibu memikirkan biaya buku maupun seragam, apalagi ketika anak-anak bapak dan ibu lebih dari satu orang yang bersekolah,” ucapnya.

Dikatakan Madri, program pendidkikan gratis tersebut dicanangkan atas dasar keluhan masyarakat yang selama ini masih merasa terbebani untuk membeli buku paket sekolah. Sehingga dalam program MPAW masyarakat diharapkan dapat benar-benar menikmati pendidikan gratis.

“Ini bukan janji, tapi ini program kami. Program harus dijalankan. Ketika kami ada takdir untuk memimpin Berau, maka insyaallah program-program mulia ini akan terlaksana untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, kesehatan gratis, transportasi berbiaya murah, pendanaan RT yang dimaksimalkan hingga Rp 200 juta dan bantuan untuk sektor perkebunan, merupakan beberapa diantara program MPAW yang terus digaungkan ke masyarakat selama masa kampanye. Ia berharap masyarakat dapat menilai dengan objektif segala program yang diusung MPAW untuk Bumi Batiwakkal yang lebih baik.

“Masih banyak lagi program kami yang akan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Bukan sekadar janji, tapi kami siap merealisasikan program-program ini menjadi nyata dengan dukungan dari masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Depo Arsip Harus Diwujudkan

    Depo Arsip Harus Diwujudkan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    (20/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Kantor Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Berau dianggap tidak lagi layak untuk menampung semua berkas dan arsip pemerintah daerah. Oleh karena itu, pembangunan Depo Arsip yang baru mendapat dukungan dari beberapa anggota dewan, termasuk Anggota Komisi III DPRD Berau, Suriansyah. Suriansyah memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Depo Arsip tersebut. Menurut […]

  • Kakaban Aquatic Segera Dibuka

    Kakaban Aquatic Segera Dibuka

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dua tahun lamanya kolam renang Kakaban Aquatic berhenti beropasi. Sejak April tahun 2020 kakaban aquatic sempat stop beroperasi saat PPKM Covid-19 diberlakukan di Kabupaten Berau. Pada November 2022, kolam renang dibuka kembali akan tetapi bukan dibuka untuk umum, melainkan untuk para atlet Porprov Kaltim VII bertanding. Sementara itu, salah satu warga Tanjung […]

  • Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Berau Thamrin menyoroti dampak kebijakan terbatasnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan serta penghapusan tenaga honorer terhadap ketersediaan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di daerah tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut membuat sebagian lulusan pendidikan keguruan kesulitan untuk mengabdi sebagai guru karena terbentur regulasi yang berlaku. Thamrin menjelaskan untuk […]

  • Kantor Hingga Sekolah Diliburkan saat Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

    Kantor Hingga Sekolah Diliburkan saat Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 626
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun tak ada edaran resmi dari Dinas Pendidikan terkait libur sekolah di hari H pencoblosan Pilkada serentak 2024, namun dapat dipastikan jika semua sekolah akan libur pada 27 November 2024. “Benar itu aturan dari pusat, dimana pada hari pencoblosan menjadi libur nasional. Kami di daerah tinggal mengikuti saja,” ujar Kepala Disdik Berau, Mardiatul […]

  • Malam Jumat & Minggu Sering Jadi Ajang Balap, Polisi Turun Tangan

    Malam Jumat & Minggu Sering Jadi Ajang Balap, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 755
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepolisian Resor Berau kembali menyoroti maraknya aksi balap liar yang dilakukan anak muda di kawasan perkotaan. Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi, menegaskan bahwa peran orang tua menjadi kunci dalam mencegah remaja terlibat dalam aktivitas berbahaya tersebut. Menurut Wulyadi, sejumlah ruas jalan di Tanjung Redeb kerap berubah fungsi menjadi lintasan balapan ilegal. Jalan […]

  • 15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Keberadaan pasar sore di kawasan permukiman Jalan Suprapto, Kabupaten Bulungan, kembali menuai keluhan warga. Selama hampir 16 tahun, aktivitas pasar di tengah lingkungan tempat tinggal itu belum memiliki kepastian relokasi dari pemerintah daerah. Salah satu warga, Vivy, menyatakan penolakan terhadap keberadaan pasar yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Ia menyebut sebagian warga sebenarnya […]

expand_less