Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

Nelayan Tak Perlu ke Jakarta, Pemkab Berau Siapkan GREI

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 412
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan upaya Pemerintah Kabupaten Berau bersama berbagai pihak untuk mengatasi kendala yang selama ini dihadapi nelayan dalam mengurus surat kapal. Permasalahan administratif tersebut dinilai berdampak pada menurunnya pasokan ikan di sejumlah daerah Berau.

“Kurangnya pasokan ikan itu karena banyak kapal pengantar dan kapal penangkap yang belum memiliki surat lengkap. Untuk itu, kami bersama Dinas Perikanan, DPRD, dan HNSI berinisiatif mencari solusi agar nelayan kita tidak lagi kesulitan,” ujar Gamalis saat ditemui di Ruang Sangalaki. Rabu, (8/10/2025).

Ia menjelaskan, pihaknya telah mencarikan solusi dengan berkoordinasi dengan dua kementerian, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Hasil dari serangkaian pertemuan tersebut, kata Gamalis, membuahkan kesepakatan untuk membuka gerai pelayanan perizinan kapal di Kabupaten Berau.

“Dari diskusi kami yang dimulai di Tarakan, dilanjutkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur hingga KKP, akhirnya disepakati akan dibuka grey di Berau. Jadi nelayan tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta hanya untuk mengurus surat kapal seperti SIPI, SIKPI, dan lainnya,” jelasnya

Menurutnya Keberadaan Gerai ini nantinya akan mempermudah nelayan dalam mengurus berbagai dokumen perizinan, baik kapal kecil maupaun besar. Gerai tersebut melibatkan Dinas Perikanan, KKP serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur.

“KKP sendiri menargetkan agar dalam satu sampai dua minggu ke depan grey ini sudah bisa beroperasi. Kami sudah koordinasi dengan pihak Hublah dan Dinas Provinsi agar segera terealisasi,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam membantu nelayan yang kesulitan mengurus adminsitrasi perizinan kapal.

“Nelayan kita itu tidak takut gelombang atau badai, tapi mereka takut kalau harus ke Jakarta mengurus surat. Tidak tahu prosedurnya, biayanya besar, dan memakan waktu lama. Jadi dengan adanya gerai di Berau, semua itu bisa lebih mudah,” pungkas Gamalis.

(Akml)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersiap menyalurkan beasiswa program Berau Cerdas untuk tahun 2025. Penyaluran ini akan dimulai setelah proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tuntas dilakukan. Saat ini, dua program bantuan pendidikan tengah berjalan di wilayah tersebut: Berau Cerdas yang digagas Pemkab dan program Pendidikan Gratispol yang menjadi inisiatif Pemprov […]

  • Fasilitas Umum Terdampak Banjir Segah Segera Dibangun Ulang

    Fasilitas Umum Terdampak Banjir Segah Segera Dibangun Ulang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 149
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dampak banjir bandang di beberapa kampung di Kecamatan Segah pada waktu lalu, menghanyutkan bangunan sekolah hingga tempat ibadah, menjadi prioritas Pemkab Berau. Sebagai infrastruktur dasar, pembangunan ulang bangunan itu akan disegerakan. Ditemui Senin (2/6/2025) siang, Kepala Baplitbang Berau, Endah Ernany Triariani menjelaskan jika anggaran pembangunan ulang sekolah itu sudah ada. Hal ini […]

  • Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    Tragedi di Laut Talisayan, Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Talisayan – Seorang nelayan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Jumat (25/7/2025) pagi sekitar pukul 07.00 wita. Korban IM (34) ini pertama kali ditemukan anggota bagang yang sedang bekerja. Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan saat dikonfirmasi tentang hal ini, membenarkan jika ada nelayan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu bagang […]

  • Relokasi Penampungan Pasir : DPRD Desak PUPR Sediakan Lahan Layak

    Relokasi Penampungan Pasir : DPRD Desak PUPR Sediakan Lahan Layak

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — DPRD Berau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaku usaha penambangan pasir, DPUPR, PDAM, dan beberapa instansi terkait lainnya untuk membahas persoalan rencana pemindahan lahan tambang pasir masyarakat. Rapat ini bertujuan untuk membahas dampak dari terhentinya penambangan pasir yang mempengaruhi pendapatan masyarakat buruh tambang pasir. Fery Hayadi, salah satu pemilik kapal […]

  • “Joget Kecil Polwan Reni, Pelajaran Besar tentang Pelayanan”

    “Joget Kecil Polwan Reni, Pelajaran Besar tentang Pelayanan”

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Balikpapan – Di tengah riuh rendah Car Free Day Balikpapan pagi ini di Lapangan Merdeka Balikpapan, menjelang HUT Bhayangkara 2025, ada satu momen kecil yang membuat saya berhenti melangkah saat melihat seorang Polwan berjilbab biru, berseragam kaus putih bertuliskan Polri untuk Masyarakat, berjoget dengan seorang gadis kecil di tepi jalan. Namanya Reni. Bukan seorang pejabat, […]

  • BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    BPJS Kesehatan Tak Bisa Digunakan di IGD? Ini Alasan dan Kriterianya

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan yang tidak bisa digunakan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Abdul Rivai. Diana Sari mengatakan dirinya mengajukan penggunaan BPJS untuk perawatan saat masuk IGD. Namun tidak disetujui pihak RSUD dikarenakan tidak termasuk gawat darurat. “Saya belum paham aturan penggunaan BPJS ini, apakah kondisi saya saat […]

expand_less