Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

Pasar Sanggam Adji Dilayas Memanas, UPT Buka Portal Demi Redam Ketegangan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 455
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Suasana Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) sempat memanas, Rabu (25/2/2026) pagi. Sejumlah pedagang meluapkan protes terhadap penerapan portal parkir elektronik yang baru sehari dioperasikan. Akibatnya, fasilitas di pintu masuk dan keluar pasar mengalami kerusakan.

Menanggapi situasi tersebut, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar PSAD langsung mengambil langkah cepat. Portal parkir elektronik untuk sementara dibuka agar aktivitas pasar tetap berjalan dan tidak memicu ketegangan lanjutan.

Kepala UPT Pasar PSAD, Syaidinoor, mengatakan keputusan itu diambil demi menjaga kondisi tetap kondusif.

“Untuk sementara kami buka dulu aksesnya. Kami tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lapangan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Aksi protes melibatkan pedagang dari berbagai sektor, mulai pasar kain, pasar basah hingga pasar subuh. Penolakan disebut terjadi secara tiba-tiba, meski sebelumnya sudah terlihat gejolak kecil.

“Kalau melihat kejadiannya tadi pagi, itu spontan. Memang beberapa hari terakhir suasana sudah agak panas, tapi yang tadi pagi itu di luar dugaan,” jelasnya.

Pihak UPT mengaku sudah melakukan sosialisasi sebelum sistem diberlakukan. Ketua-ketua kelompok pedagang telah diundang untuk berdiskusi, pengumuman dipasang, hingga penjelasan langsung terkait mekanisme portal elektronik.

Namun demikian, penolakan tetap terjadi. Pedagang disebut keberatan dengan sistem pembayaran parkir yang dinilai memberatkan atau belum sepenuhnya dipahami.

Syaidinoor menegaskan, penerapan portal bukan kebijakan tiba-tiba. Ia menyebut retribusi parkir di kawasan pasar sudah memiliki dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah tentang retribusi parkir yang berlaku sejak 2012.

“Retribusi itu memang sudah ada aturannya. Baik pengunjung maupun pedagang yang masuk area pasar wajib membayar. Kami hanya menjalankan regulasi,” tegasnya.

Saat ini, pihak UPT tengah bersiap melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mencari jalan tengah. Harapannya, sistem parkir bisa berjalan tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan, sementara aktivitas perdagangan di pasar terbesar di Kabupaten Berau tetap lancar.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Berau Pastikan Proses MBG Sesuai SOP, Kontrol Kualitas Ditingkatkan

    SPPG Berau Pastikan Proses MBG Sesuai SOP, Kontrol Kualitas Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.162
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menyusul mencuatnya isu dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koordinator Wilayah Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) Kabupaten Berau, Rani Oktaviana, menegaskan pihaknya selalu mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan penyelenggaraan program. “Kami selalu mengutamakan SOP, mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, proses pengolahan, hingga penerapan standar […]

  • Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Alokasi anggaran minim untuk sektor pariwisata di Kabupaten Berau menuai kritik tajam dari kalangan legislatif. Dengan jumlah kegiatan dan program yang cukup banyak, namun hanya didukung dana terbatas, efektivitas pengembangan pariwisata daerah pun dipertanyakan. Anggota DPRD Berau, Sutami, secara tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap rendahnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor yang sejatinya […]

  • Di Tangan Dingin Sri Juniarsih, Wajah Kota Berau Makin Sanggam

    Di Tangan Dingin Sri Juniarsih, Wajah Kota Berau Makin Sanggam

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 578
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejak diberikan amanah sebagai kepala daerah pada 3,5 tahun lalu, Sri Juniarsih terus berupaya memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Berau. Kesejahteraan, kenyamanan masyarakat hingga hal terkecil pun tak luput dari perhatian Bupati perempuan pertama di Berau ini. Seperti tampilan wajah kota. Selain membangun infrastruktur, keindahan perkotaan juga menjadi fokus, karena dirinya sadar jika […]

  • Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    Kondisi Kelistrikan Berau Meningkat, PLN Diminta Sesuaikan dengan Pertumbuhan Investasi

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kisruh perihal pelayanan PLN UP3 Berau yang tidak maksimal, terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali Agus Wahyudi, mantan Penjabat Sekda Berau. Sebagai pelanggan PLN, ia mengatakan perusahaan yang bernaung di bawah BUMN tersebut mestinya melakukan komunikasi tatap muka bersama dengan sejumlah pihak-pihak terkait termasuk masyarakat sebagai pelanggan yang mengandalkan jasa […]

  • Koperasi Berau Didorong Beradaptasi dengan Ekonomi Digital

    Koperasi Berau Didorong Beradaptasi dengan Ekonomi Digital

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau memberikan penghargaan kepada sejumlah koperasi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pembangunan ekonomi lokal. Penghargaan tersebut mencakup berbagai jenis koperasi, mulai dari koperasi konsumen, produsen, jasa, hingga koperasi pegawai negeri sipil. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menilai keberadaan koperasi masih relevan dan memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian […]

  • Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari, UMKM di Berau Masih Gunakan Elpiji Subsidi

    Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari, UMKM di Berau Masih Gunakan Elpiji Subsidi

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 422
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Penggunaan gas melon bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat golongan tertentu diduga disalahgunakan oleh salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Berau. Hal ini terungkap setelah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, melaporkan adanya dugaan penimbunan gas bersubsidi oleh UMKM yang beromzet puluhan juta per hari. Bahkan UMKM tersebut disebutkan telah […]

expand_less