Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 780
  • print Cetak

Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya.

Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk kesekian kalinya. Alasan tidak lain tidak bukan ialah karena adanya pemeliharaan mesin pembangkit yang dilakukan pihaknya.

Alasan yang dilontarkan PLN, melalui Kepala PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, seolah menjadi ‘lagu lama’ yang sudah bosan didengar oleh electrizen, sebutan untuk pelanggannya.

Bahkan hingga hari ini, Rabu (16/10/2024) pemadaman bergilir masih dilakukan PLN hampir di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Namun, yang menjadi kekesalan electrizen semakin menjadi-jadi adalah ketika jadwal yang dikeluarkan PLN tidak sesuai dengan realita pemadaman.

Beberapa kali, PLN memadamkan listrik di daerah yang tidak termasuk dalam jadwal pemadaman, sehingga membuat electrizen kesal karena sejumlah pekerjaan terhambat.

PLN juga kerap kali membuat listrik seperti lampu diskotik alias mati nyala berulang kali dalam kurun waktu berdekatan, yang berpotensi menyebabkan kerusakan alat elektronik pelanggan. PLN dianggap tidak memiliki solusi jangka pendek atau jangka menengah yang dapat dilakukan demi menjaga kenyamanan pelanggan.

Atas dasar itu, Anggota DPRD Berau, Oktavia turut angkat bicara. Politisi Partai Nasdem termuda itu mendesak agar PLN UP3 Berau segera menuntaskan persoalan listrik yang terjadi di Berau. Menurutnya, seluruh konsumen berhak mendapat pelayanan terbaik dari PLN. Sehingga, pemadaman bergilir yang terus-terusan dilakukan PLN menurutnya sangat wajar mendapat respons negatif dari warga Berau.

“Wajar aja kalau masyarakat kesal, karena pemadaman listrik begini bukan masalah baru. Ini masalah lama yang tidak pernah ada solusi pasti dari PLN. Harusnya kalau masalah lawas, sudah ketemu solusi minimal jangka pendek dan menengahnya seperti apa,” ucap Okta.

Ia juga meminta agar PLN dapat melakukan pemadaman sesuai dengan jadwal yang disebarkan ke masyarakat, agar masyarakat tidak merasa dipermainkan oleh PLN.

“Dan juga kalau merilis jadwal pemadaman, harusnya dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah dilemparkan ke masyarakat. Kalau tidak sesuai jadwal itu yang bikin masyarakat semakin kesal. Sudah kesal listrik padam, ditambah kesal waktu pemadaman yang tidak konsisten berdasarkan jadwal,” pintanya.

Sebagai perwakilan masyarakat yang menjadi pelanggan PLN, Okta meminta agar PLN segera mengakhiri pemadaman bergilir demi kenyamanan pelanggan. Ia juga meminta agar PLN mempertimbangkan kerugian yang dapat terjadi terhadap usaha-usaha masyarakat yang mengandalkan kelistrikan.

“Tentunya yang punya usaha mengandalkan listrik akan terganggu dengan kondisi seperti saat ini. Saya berharap supaya PLN bisa segera menemukan solusi tepat mengatasi persoalan ini,” pungkasnya. (Adv/Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi Berau ke-71: Pemkab Tegaskan Komitmen Lestarikan Cagar Budaya

    Hari Jadi Berau ke-71: Pemkab Tegaskan Komitmen Lestarikan Cagar Budaya

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Seperti tahun sebelumnya, di Hari Jadi ke-71 Kabupaten Berau dan ke-214 Kota tahun 2024 ini, Bupati Berau bersama rombongan Forkopimda melakukan ziarah ke makam Raja Pertama Kabupaten Berau yakni Raja Baddit Dipattung di Kampung Merancang Ulu Kecamatan Gunung Tabur. “Ziarah ini sebagai wujud penghormatan kita kepada tokoh-tokoh sebelumnya yang bersama membangun Kabupaten […]

  • Penerbangan Seret, Disbudpar Berau Genjot Wisata Minat Khusus dan Jalur Darat

    Penerbangan Seret, Disbudpar Berau Genjot Wisata Minat Khusus dan Jalur Darat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    BERAU – Lesunya jadwal penerbangan menuju Kabupaten Berau mulai terasa ke sektor pariwisata. Selama dua bulan terakhir, berhentinya operasional Air Asia membuat pintu masuk wisatawan, terutama dari luar Pulau Kalimantan, semakin menyempit. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, tidak menampik situasi ini menjadi pukulan bagi pariwisata daerah yang tengah bertumbuh. Meski begitu, […]

  • Perkuat Ekonomi Berkelanjutan, Bupati Berau Dorong Disbun Genjot Sektor Perkebunan

    Perkuat Ekonomi Berkelanjutan, Bupati Berau Dorong Disbun Genjot Sektor Perkebunan

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser orientasi ekonominya dari sektor tambang menuju perkebunan sebagai tumpuan baru. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyebutkan bahwa wilayahnya memiliki potensi agraria yang besar, terutama dengan tanah yang subur dan iklim yang mendukung pengembangan komoditas seperti kelapa sawit dan kakao. “Kita harus memperkuat komitmen bahwa sektor perkebunan adalah tumpuan […]

  • ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    ‎Menjaga Alam, Menggerakkan Ekonomi: Berau Bangun Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau mulai menggerakan Konsep Blue Economy Project untung mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan khususnya di wilayah pesisir dan Kepulauan. Dalam menjalankan program ini bukan hanya melibatkan pariwisata, tetapi pengelolaan sumber daya alam dan penguatan ekonomi masyarakat juga sangat penting. ‎Pengembangan ekonomi biru merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah lima tahun ke depan. […]

  • Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 774
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Berau menuai kritik dari orangtua murid. Banyak orangtua merasa terbebani dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan oleh anak-anak mereka, yang membuat mereka juga ikut sibuk dalam mendampingi proses belajar di rumah. Anggota DPRD Berau, Ichsan Rapi mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini. Menurutnya, meskipun kurikulum ini […]

  • Krisis Air Bersih di Maratua, DPRD Berau Dorong Teknologi Penyulingan Air Laut

    Krisis Air Bersih di Maratua, DPRD Berau Dorong Teknologi Penyulingan Air Laut

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan air bersih di Pulau Maratua yang belum teratasi dengan baik dinilai dapat berdampak pada aktivitas harian masyarakat kampung hingga sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan wilayah kepulauan tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menyarankan penggunaan teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar atau desalinasi sebagai salah satu solusi penanganan krisis […]

expand_less