Pembukaan RSUD Tanjung Redeb Temui Tantangan Sekaligus Solusi, Bupati Berau: Tahun Depan Harus Sudah Berjalan
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
- visibility 182
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembukaan RSUD Tanjung Redeb Temui Tantangan Sekaligus Solusi, Bupati Berau: Tahun Depan Harus Sudah Berjalan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baru Tanjung Redeb yang fisiknya sudah rampung. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menargetkan rumah sakit ini dapar mulai beroperasi paling lambat pada tahun 2026.
Namun, upaya tersebut tidak lepas dari tantangan besar, terutama soal keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga. Lokasi TPA yang berada tepat di seberang RSUD, di Jalan Sultan Agung, dianggap sangat tidak ideal dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta kelayakan operasional rumah sakit.
“Tahun depan harus sudah bisa berjalan. Tapi kita tidak bisa menutup mata soal lingkungan. TPA itu harus segera dipindah agar operasional rumah sakit tidak terganggu oleh masalah lingkungan di kemudian hari,” tegasnya beberapa waktu lalu.
Untuk itu, Pemkab Berau menetapkan batas akhir penutupan TPA Bujangga pada tahun 2027. Bila tidak ada langkah nyata, berpotensi menimbulkan sanksi lingkungan yang dapat membebani pemerintah daerah.
Atas dasar itu, Sri Juniarsih meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk segera melakukan kajian teknis serta menyusun dokumen pendukung pemindahan TPA sesegera mungkin. Bahkan ia juga menyebut penanganan administratif dan penyelesaian lingkungan harus berjalan paralel dengan persiapan operasional RSUD.
Bersamaan dengan hal itu, Pemkab Berau rupanya sudah ditawarkan solusi dari sejumlah pihak. Sebuah perusahaan di Berau siap menyediakan lahan seluas 10–15 hektare untuk TPA baru, sementara PT Berau Coal menyatakan siap membantu melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) khususnya dalam pengelolaan sampah.
“Saya berharap sinergi antar seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang kita hadapi, sehingga RSUD baru ini bisa segera memberikan layanan kesehatan optimal bagi masyarakat Berau ke depannya,” tutupnya. (adv/Lit)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar