Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Penyaluran Pupuk Subsidi di Berau Optimis 95 Persen Hingga Akhir Tahun

Penyaluran Pupuk Subsidi di Berau Optimis 95 Persen Hingga Akhir Tahun

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • visibility 1.417
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pupuk subsidi yang merupakan salah satu bantuan pemerintah pusat kepada para petani, telah tersalurkan dengan maksimal di Kabupaten Berau. Bahkan, hingga Oktober 2024 kemarin salah satu jenis pupuk subsidi penyalurannya ditarget bisa diatas 95 persen.

“Untuk jenis pupuk NPK sampai saat ini sudah sesuai target dan optimis sampai akhir tahun 2024 nanti realisasinya bisa diatas 95 persen,” ujar Pejabat Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Bambang Sujatmiko, dihubungi Rabu (20/11/2024).

Dijelaskannya, untuk jenis pupuk subsidi lainnya seperti Urea dan NPK Formula memang masih dibawah target. Namun ini menjadi evaluasi dan fokus bagi DTPHP Berau, agar penyalurannya bisa mencapai 80 persen di akhir tahun 2024 nanti.

“Kita upayakan agar realisasinya bisa meningkat. Dan kalau sampai 80 persen di akhir tahun nanti, itu sudah sangat bagus,” tambahnya.

Berdasarkan data DTPHP, untuk realisasi penyaluran pupuk bersubsidi per jenis di setiap kecamatan menunjukkan realisasi paling tinggi di Kecamatan Batu Putih, yakni di angka 35.289 kg untuk pupuk Urea, dan 52.450 kg untuk pupuk jenis NPK.

“Angka itu lumayan bagus untuk realisasi penyalurannya karena alokasi yang diberikan untuk Kecamatan Batu Putih adalah 90.000 kg pupuk Urea, dan 120.000 kg pupuk NPK,” beber Bambang.

Kemudian untuk pupuk subsidi jenis NPK Formula, dari alokasi sebesar 53.800 kg, telah tersalurkan ke petani sebanyak 7 kg ribu lebih, yang disalurkan terbanyak ke petani di Kecamatan Gunung Tabur.

Untuk persentase total penyaluran pupuk subsidi itu sendiri adalah, untuk jenis pupuk Urea sebesar 57,497 persen, pupuk NPK 68,754 persen, dan NPK Formula sebesar 11,759 persen. (Amel)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 743
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan massa pendukung Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW) berkumpul di Sekretariat Pemenangan MPAW, di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb, Selasa malam (10/9/2024), untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia melawan Australia, dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam kegiatan tersebut hadir Agus Wahyudi di tengah-tengah masyarakat untuk nonton bareng (nobar) sepak bola yang dimulai sejak pukul […]

  • PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul), Muchlis Efendi, menegaskan bahwa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini menjadi instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan wilayah laut di Indonesia. Menurut Muchlis, PKKPRL merupakan bentuk persetujuan dari negara kepada pihak tertentu, baik individu maupun badan usaha, untuk memanfaatkan ruang laut sesuai dengan […]

  • Masyarakat Diminta Waspada, Banyak Beras Premium di Kaltim Tak Layak

    Masyarakat Diminta Waspada, Banyak Beras Premium di Kaltim Tak Layak

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Samarinda – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur kembali membeberkan hasil pengawasan terhadap beras premium yang beredar di pasaran. Melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), konferensi pers digelar di Aula Keminting, Lantai 4 Kantor DPPKUKM Kaltim, Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut pengawasan khusus yang dilakukan pada […]

  • Kabar Baik! Jalan Rusak Berau–Samarinda Segera Diperbaiki, Tuntas 3 Tahun Lagi

    Kabar Baik! Jalan Rusak Berau–Samarinda Segera Diperbaiki, Tuntas 3 Tahun Lagi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 950
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Berau dan sekitarnya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan secara signifikan dalam tiga tahun ke depan, termasuk ruas jalan penghubung Berau–Samarinda yang kerap dikeluhkan karena rawan longsor. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan ini menjadi salah […]

  • Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menerapkan Bahasa Banua sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Peluncuran penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar […]

  • Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memperbanyak gelaran bazar pasar murah atau pangan murah selama bulan Ramadan. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Kami […]

expand_less