Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
  • visibility 1.471
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Keindahan Kabupaten Berau khususnya Kota Tanjung Redeb semakin terlihat. Setelah lampu tematik, disusul ornamen elemen estetis yang menambah kecantikan tampilan jembatan Sambaliung. Namun, hal ini harus dibarengi dengan adanya ruang publik yang terbuka bagi masyarakat.

“Ini sudah bagus ada ornamen khas Beraunya, yang bisa jadi background spot foto. Tapi sayang halaman atau taman dermaga Sanggamnya belum dibenahi. Seharusnya ini bisa dibuat sedemikian rupa agar nantinya selain menjadi spot foto, juga terjadi perputaran ekonomi disini, jadi tempat kongkow masyarakat lah,” terang Pj Gubernur Akmal Malik, saat melaunching ornamen baru jembatan Sambaliung, Sabtu (21/9/2024) malam.

Dikatakan Akmal Malik, ruang publik yang dibuat harus semakin diperbanyak, karena ini akan menjadi salah satu lokasi tujuan tak hanya masyarakat, tapi juga pengunjung atau wisatawan yang menjadikan Kota Tanjung Redeb sebagai transit sebelum menuju objek wisata ke pulau.

Pj Gubernur pun berharap Bupati Berau dan Forkopimda bisa mencari ide dan inovasi mengembangkan potensi dalam kota, salah satunya dengan ornamen atau hiasan, yang bisa mempercantik wajah Kota Tanjung Redeb.

Terlebih, dengan adanya IKN dan Kabupaten Berau sebagai mitra, maka Berau harus mempersiapkan diri sebagai tujuan wisata bagi pengunjung atau wisatawan. Pembangunan Dermaga Sanggam sendiri awalnya memang direncanakan untuk menggaet lebih banyak wisatawan ke Berau.

Dermaga ini memiliki ruang tunggu dan dek yang lebih aman. Dan dengan adanya lokasi dengan spot foto yang lebih banyak, maka selama menunggu di dermaga Sanggam, pengunjung juga bisa mengabadikan momen.

“Apalagi kalau seperti saat ini cuaca yang tidak mendukung untuk menuju lokasi wisata karena gelombang tinggi, maka wisatawan harus dimanjakan dengan tampilan keindahan dalam kota. Sehingga nantinya ada juga sesuatu yang berkesan untuk diceritakan saat mereka kembali ke daerahnya masing-masing,” tutupnya. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena “joki pajak” mencuat di tengah keluhan wajib pajak soal rumitnya sistem digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan digital Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan, yang memicu munculnya fenomena penggunaan jasa “joki” dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilansir pada Kompas.com. Isu ini mencuat seiring banyaknya keluhan wajib pajak […]

  • Dari Berau untuk Kaltim: Penghargaan Pendidikan untuk Bupati Sri Juniarsih Mas

    Dari Berau untuk Kaltim: Penghargaan Pendidikan untuk Bupati Sri Juniarsih Mas

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 878
    • 0Komentar

    Balikpapan — Bupati Berau, Sri Juniarsih menjadi satu-satunya Bupati di Kaltim yang mendapatkan penghargaan Kaltim Education Awards. Penghargaan ini diberikan karena Sri Juniarsih memberikan perhatian luar biasa di bidang pendidikan Kabupaten Berau. Di Kaltim sendiri, selain Berau ada 2 kepala daerah lainnya yang mendapatkan penghargaan ini, yakni Walikota Balikpapan dan Walikota Samarinda. Penghargaan diberikan pada […]

  • Dua Poin Kesepakatan RDP BPHTB Berau Mulai Diterapkan, Sosialisasi Dinilai Masih Kurang

    Dua Poin Kesepakatan RDP BPHTB Berau Mulai Diterapkan, Sosialisasi Dinilai Masih Kurang

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dua poin hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Berau terkait polemik Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mulai resmi diterapkan sejak 15 Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara pemerintah daerah dan perwakilan masyarakat. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, menyebut implementasi kebijakan […]

  • Diskan Berau Benahi Tata Kelola Perairan Umum Lewat Inovasi Si PATIN, Dorong Penguatan Ekonomi Pesisir dan Kampung-Kampung Sungai

    Diskan Berau Benahi Tata Kelola Perairan Umum Lewat Inovasi Si PATIN, Dorong Penguatan Ekonomi Pesisir dan Kampung-Kampung Sungai

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan dengan meluncurkan inovasi Strategi Pengelolaan Penangkapan Ikan di Perairan Umum (Si PATIN). Pendekatan berbasis geospasial ini disiapkan untuk mengatasi persoalan tumpang tindih wilayah tangkap di sungai, rawa, dan danau yang selama ini menjadi sumber konflik antar nelayan. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) […]

  • Rakor FKUB Kaltim Merancang Harmoni Sosial di Gerbang Ibu Kota Baru

    Rakor FKUB Kaltim Merancang Harmoni Sosial di Gerbang Ibu Kota Baru

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PENAJAM PASER UTARA — Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa, 15 Juli 2026. Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, tokoh agama, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kalimantan Timur. Rakor dibuka […]

  • Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BERAU – Perairan Karang Dangalahan menjadi perhatian warga Balikukup setelah muncul laporan mengenai nelayan dari luar daerah yang diduga menggunakan kompresor untuk mengambil hasil laut. Warga khawatir aktivitas tersebut tidak hanya menguras sumber daya laut, tetapi juga mengancam terumbu karang yang menjadi tumpuan nelayan tradisional setempat. Persoalan ini mencuat sejak awal Juli 2026. Seorang nelayan […]

expand_less