Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

Ruang Publik di Tanjung Redeb: Investasi untuk Masa Depan Wisata

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
  • visibility 1.522
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Keindahan Kabupaten Berau khususnya Kota Tanjung Redeb semakin terlihat. Setelah lampu tematik, disusul ornamen elemen estetis yang menambah kecantikan tampilan jembatan Sambaliung. Namun, hal ini harus dibarengi dengan adanya ruang publik yang terbuka bagi masyarakat.

“Ini sudah bagus ada ornamen khas Beraunya, yang bisa jadi background spot foto. Tapi sayang halaman atau taman dermaga Sanggamnya belum dibenahi. Seharusnya ini bisa dibuat sedemikian rupa agar nantinya selain menjadi spot foto, juga terjadi perputaran ekonomi disini, jadi tempat kongkow masyarakat lah,” terang Pj Gubernur Akmal Malik, saat melaunching ornamen baru jembatan Sambaliung, Sabtu (21/9/2024) malam.

Dikatakan Akmal Malik, ruang publik yang dibuat harus semakin diperbanyak, karena ini akan menjadi salah satu lokasi tujuan tak hanya masyarakat, tapi juga pengunjung atau wisatawan yang menjadikan Kota Tanjung Redeb sebagai transit sebelum menuju objek wisata ke pulau.

Pj Gubernur pun berharap Bupati Berau dan Forkopimda bisa mencari ide dan inovasi mengembangkan potensi dalam kota, salah satunya dengan ornamen atau hiasan, yang bisa mempercantik wajah Kota Tanjung Redeb.

Terlebih, dengan adanya IKN dan Kabupaten Berau sebagai mitra, maka Berau harus mempersiapkan diri sebagai tujuan wisata bagi pengunjung atau wisatawan. Pembangunan Dermaga Sanggam sendiri awalnya memang direncanakan untuk menggaet lebih banyak wisatawan ke Berau.

Dermaga ini memiliki ruang tunggu dan dek yang lebih aman. Dan dengan adanya lokasi dengan spot foto yang lebih banyak, maka selama menunggu di dermaga Sanggam, pengunjung juga bisa mengabadikan momen.

“Apalagi kalau seperti saat ini cuaca yang tidak mendukung untuk menuju lokasi wisata karena gelombang tinggi, maka wisatawan harus dimanjakan dengan tampilan keindahan dalam kota. Sehingga nantinya ada juga sesuatu yang berkesan untuk diceritakan saat mereka kembali ke daerahnya masing-masing,” tutupnya. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Berau Diminta Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

    PWI Berau Diminta Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi melantik pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Berau periode 2024-2027 pada Jumat (2/8/2024). Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan selamat kepada Ketua PWI Berau yang baru, Yudi Perdana beserta pengurus lainnya, dan berharap kepemimpinannya dapat membawa PWI ke arah yang lebih profesional dan bermartabat. “Saya […]

  • Soal Adanya Dugaan Karyawan Tambang Tewas, RSUD: Data Medis Bersifat Rahasia

    Soal Adanya Dugaan Karyawan Tambang Tewas, RSUD: Data Medis Bersifat Rahasia

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – ANS Karyawan PT HPU yang diduga mengalami kecelakaan kerja, rupanya sempat mendapat perawatan di RSUD dr Abdul Rivai. ANS mendapat perawatan di RSUD dr Abdul Rivai pada 10 Juli lalu. Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram membenarkan bahwa ANS sempat dirawat di rumah sakit. “Benar atas nama tersebut (Nama Korban, Red) tercatat […]

  • Percepatan Perhutanan Sosial untuk Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    Percepatan Perhutanan Sosial untuk Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong percepatan program perhutanan sosial sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diperkuat melalui penyusunan langkah strategis pengelolaan hutan untuk periode 2026–2030. Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan program perhutanan sosial memberikan manfaat tidak hanya bagi pelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi […]

  • Pemprov Kaltim Bakal Tinjau Ulang Anggaran Promosi Wisata Lewat Influencer

    Pemprov Kaltim Bakal Tinjau Ulang Anggaran Promosi Wisata Lewat Influencer

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana akan meninjau kembali alokasi anggaran promosi wisata senilai Rp1,7 miliar yang saat ini dikelola Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim. Kepada awak media, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum dana tersebut direalisasikan. Apabila program ini dinilai tidak mendesak, Seno menuturkan bahwa […]

  • Adipura 2025 Dorong Kota Ramah Lingkungan, Sri Juniarsih Siapkan Strategi

    Adipura 2025 Dorong Kota Ramah Lingkungan, Sri Juniarsih Siapkan Strategi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menggulirkan program penghargaan Adipura dengan pendekatan baru. Tahun ini, aspek pengelolaan sampah menjadi indikator utama dalam penilaian. Hal itu ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam Pertemuan Kebijakan dan Pelaksanaan Program Adipura 2025 yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 4 Agustus 2025. […]

  • Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BERAU – Perairan Karang Dangalahan menjadi perhatian warga Balikukup setelah muncul laporan mengenai nelayan dari luar daerah yang diduga menggunakan kompresor untuk mengambil hasil laut. Warga khawatir aktivitas tersebut tidak hanya menguras sumber daya laut, tetapi juga mengancam terumbu karang yang menjadi tumpuan nelayan tradisional setempat. Persoalan ini mencuat sejak awal Juli 2026. Seorang nelayan […]

expand_less