Sri Juniarsih: Promosi Wisata Berau Harus Lebih Kreatif dan Kuasai Dunia Digital
- account_circle admin
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta promosi sektor pariwisata daerah dilakukan secara lebih kreatif dan memanfaatkan platform digital. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Berau.
Menurut Sri, strategi pemasaran pariwisata tidak lagi cukup dilakukan dengan cara konvensional. Informasi mengenai destinasi wisata harus disajikan secara terintegrasi dan mudah diakses melalui berbagai platform digital.
“Pemasaran pariwisata bukan hanya memperkenalkan destinasi, tetapi bagaimana menyusun strategi agar potensi pariwisata Berau dikenal lebih luas,” kata Sri.
Ia menekankan pentingnya penguatan informasi digital, mulai dari pengelolaan situs resmi pariwisata hingga pemanfaatan media sosial. Informasi yang lengkap, menurut dia, akan memudahkan calon wisatawan merencanakan perjalanan ke Berau.
Sri mengatakan wisatawan umumnya mencari berbagai referensi sebelum memutuskan berkunjung ke suatu daerah. Karena itu, informasi yang tersedia seharusnya tidak hanya memuat destinasi wisata, tetapi juga fasilitas pendukung seperti transportasi, penginapan, kuliner, dan paket perjalanan.
“Wisatawan dari luar daerah bahkan luar negeri harus dengan mudah menemukan informasi tentang Berau melalui internet,” ujarnya.
Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam penyediaan informasi digital yang terintegrasi mengenai pariwisata Berau. Hal itu, menurut dia, perlu segera dibenahi agar potensi wisata daerah dapat dipromosikan secara lebih maksimal.
Selain memperkuat promosi digital, Sri juga meminta perangkat daerah terkait untuk mempelajari strategi pengembangan pariwisata dari daerah lain yang dinilai berhasil.
Menurut dia, kegiatan seperti pameran pariwisata, studi banding, maupun kunjungan kerja harus dimanfaatkan untuk menyerap ide dan inovasi yang dapat diterapkan di Berau.
“Kegiatan itu jangan hanya menjadi agenda seremonial. Harus ada ilmu dan strategi yang bisa diterapkan di daerah,” kata Sri.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor pariwisata dengan ekonomi kreatif serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi destinasi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Dengan potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki, Sri optimistis sektor pariwisata Berau dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jika dikelola dengan strategi promosi yang tepat, pariwisata bisa menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar