Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

Tersandera Regulasi, Gaji Guru Honorer di Berau Masih Menggantung

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 890
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Harapan ratusan guru honorer di Kabupaten Berau yang selama ini belum menerima gaji mereka, akhirnya mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Berau melalui rapat lintas sektor yang digelar pada Rabu pagi, 9 April 2025, membahas kelanjutan nasib para tenaga pendidik non-ASN yang tersebar di 13 kecamatan.

Rapat tertutup yang berlangsung di Tanjung Redeb itu dihadiri oleh Wakil Bupati Berau, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Dari diskusi panjang yang berlangsung alot tersebut, empat poin krusial disepakati sebagai langkah awal penanganan persoalan gaji guru honorer.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa langkah pertama adalah melakukan sinkronisasi data guru honorer yang telah masuk ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Data ini menjadi dasar utama untuk menentukan validitas penerima gaji.

Langkah kedua, kata Mardiatul, adalah studi banding. Pemkab Berau bersama Disdik akan melakukan kunjungan ke beberapa daerah yang telah berhasil menyalurkan gaji guru honorer melalui skema yang sesuai regulasi. Tujuannya, mencari rujukan hukum dan teknis untuk menghindari potensi pelanggaran dalam penyaluran dana.

“Poin ketiga dan yang paling ditunggu tentu saja adalah bahwa pembayaran gaji akan dilakukan. Namun semuanya harus melalui tahapan sesuai regulasi,” ujar Mardiatul usai rapat.

Poin terakhir, lanjut dia, adalah pemberian izin bagi guru honorer yang telah terdaftar dalam Dapodik untuk tetap mengajar seperti biasa, sembari menunggu seluruh proses administrasi dan keuangan rampung.

Menurutnya, pembayaran gaji bagi tenaga honorer tidak bisa dilakukan secara gegabah. Diperlukan kajian lintas sektor untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum dalam implementasinya.

“Karena ini menyangkut anggaran negara, maka harus ada pijakan hukum yang kuat. Kita semua ingin memastikan bahwa keputusan ini legal, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegas Mardiatul.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa saat ini anggaran untuk membayar gaji tersebut sebenarnya telah tersedia. Hanya saja, proses penyalurannya harus melalui mekanisme yang ditentukan. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menggelar pertemuan dengan kepala sekolah untuk menyampaikan hasil rapat tersebut secara langsung.

Berdasarkan data Dapodik, terdapat sekitar 388 guru honorer yang masih aktif mengajar di berbagai sekolah di Kabupaten Berau. Jumlah itu tersebar di seluruh kecamatan, dengan konsentrasi tertinggi di Tanjung Redeb.

“Kami memahami beban para guru honorer. Mereka menjadi tulang punggung dunia pendidikan di Berau. Ketika mereka tidak masuk karena belum dibayar, maka proses belajar-mengajar ikut terganggu,” ujarnya.

Mardiatul juga mengungkapkan bahwa beberapa sekolah sempat lumpuh karena kekurangan tenaga pengajar. Sekolah yang paling terdampak adalah SMP Negeri 3 Biatan, yang kekurangan hingga 12 guru akibat belum adanya kejelasan soal gaji honorer.(*)

 

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Transformasi digital di sektor perkebunan Kabupaten Berau memasuki babak baru. Dinas Perkebunan (Disbun) resmi mengakselerasi penerapan Sistem Informasi Perusahaan Perkebunan (SIPERIBUN) sebagai landasan utama membangun Smart Plantation Management—model pengawasan modern yang terukur, transparan, dan mendukung pengembangan potensi kampung hingga investasi hijau. Kepala Disbun Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa digitalisasi ini menjadi langkah […]

  • Rp38 Miliar Digelontorkan ke Derawan-Maratua

    Rp38 Miliar Digelontorkan ke Derawan-Maratua

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan anggaran lebih dari Rp38 miliar pada 2026 untuk merekonstruksi jalan di dua destinasi wisata unggulan, Pulau Derawan dan Pulau Maratua. Kebijakan ini tidak sekadar menyasar penguatan sektor pariwisata, tetapi juga memicu harapan masyarakat terhadap dampak langsung bagi aktivitas harian. Rekonstruksi jalan dilakukan secara menyeluruh, tidak lagi bersifat tambal […]

  • 54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    54 Ribu Ton Sampah per Tahun, Bupati Berau Ajak Warga Mulai Pilah dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Suasana malam di Hotel Mercure Berau, Senin (28/7/2025), terasa berbeda dari biasanya. Lampu-lampu ballroom yang biasanya gemerlap untuk acara formal, malam itu menyinari peringatan yang lebih mendalam. Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan tema “Hentikan Polusi Plastik,” kegiatan ini tak hanya menjadi seremoni tahunan, tapi juga panggilan darurat bagi warga Berau. Bupati Berau, […]

  • Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.766
    • 0Komentar

    Sambaliung – H (25) Dokter gadungan terpaksa harus digiring ke Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. H diringkus jajaran Satreskrim Polres Berau bukan lantaran melakukan mal praktik. Namun, karena adanya aksi cabul terhadap seorang wanita berinisial K (22). Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priyatna mengatakan kronologis kejadiannya. Dimana, pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 […]

  • Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun TikTok hingga Instagram

    Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun TikTok hingga Instagram

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang membatasi penggunaan sejumlah platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal mengatakan aturan tersebut mewajibkan penonaktifan akun milik […]

  • Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 821
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan. Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, […]

expand_less