Polres Berau Bongkar Dugaan Modus Barcode Ganda untuk BBM Subsidi
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

BERAU – Polres Berau bersama tim gabungan lintas instansi menggelar pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin pagi.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Berau, Sub Denpom TNI AD Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta pihak Pertamina. Pengawasan dilakukan di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, Teluk Bayur, dan Sambaliung.
Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Muhammad Fajri, mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
“Benar, dalam operasi pengawasan di lapangan, tim gabungan menemukan adanya indikasi kuat kecurangan yang dilakukan oleh oknum konsumen saat melakukan pembelian BBM bersubsidi jenis Bio Solar,” kata Fajri.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan dugaan penggunaan lebih dari satu barcode oleh konsumen saat melakukan pengisian BBM subsidi. Modus tersebut diduga digunakan untuk memperoleh kuota BBM bersubsidi secara berulang di sejumlah SPBU.
Menurut Fajri, praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat karena dapat mengurangi jatah BBM subsidi yang seharusnya diterima oleh pihak yang berhak.
“Modus seperti ini sangat merugikan masyarakat luas karena menyedot jatah BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi yang berhak. Penggunaan barcode ganda atau lebih dari satu kartu ini menjadi perhatian serius kami untuk segera ditertibkan,” tegas Kasat Reskrim.
Sebagai tindak lanjut, Polres Berau berencana menggelar rapat koordinasi bersama pengelola SPBU, Pertamina, dan instansi terkait guna memperkuat sistem pengawasan distribusi BBM subsidi.
“Sebagai tindak lanjut dan respons cepat atas temuan ini, dalam waktu dekat kami akan segera melaksanakan rapat koordinasi (rakor) khusus bersama dengan seluruh pengelola SPBU, pihak Pertamina, serta instansi terkait lainnya. Kami ingin menyamakan persepsi, memperketat sistem pengawasan internal dalam pencocokan barcode di SPBU, dan merumuskan sanksi tegas bagi siapa saja yang terbukti bermain-main dengan BBM bersubsidi ini,” pungkasnya.
Polres Berau menegaskan akan terus melakukan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan BBM subsidi dan memastikan distribusi berjalan sesuai aturan yang berlaku. (tnr)
- Penulis: admin
