Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Evaluasi Bersama World Bank, Kaltim Jadikan EK-PERR Fondasi Kebijakan Rendah Emisi

Evaluasi Bersama World Bank, Kaltim Jadikan EK-PERR Fondasi Kebijakan Rendah Emisi

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 35
  • print Cetak

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama tim World Bank mulai menyusun Implementation Completion and Results Report (ICR) sebagai bagian dari evaluasi akhir pelaksanaan Program East Kalimantan Project for Emission Reduction Results (EK-PERR).

Pembahasan berlangsung dalam kegiatan Implementation Completion and Results Report (ICR) Mission di Hotel Mercure Samarinda, Kamis, 16 Juli 2026. Rapat dipimpin Kepala Bagian Sumber Daya Alam Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Nanang, dan dihadiri Senior Natural Resource Specialist World Bank, Franka Braun, serta perwakilan organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Nanang mengatakan penyusunan ICR merupakan bagian dari tahapan penutupan proyek untuk mengevaluasi pelaksanaan program secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penyelesaian. Laporan tersebut juga akan merekam capaian, praktik baik, dan berbagai tantangan selama implementasi.

“Melalui rapat ini kita mengumpulkan masukan dari seluruh OPD dan instansi yang terlibat, kemudian menyusun Laporan ICR sebagai laporan resmi penutupan proyek kepada World Bank,” ujar Nanang.

Program EK-PERR merupakan bagian dari keterlibatan Indonesia dalam Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) Carbon Fund. Skema tersebut dikembangkan untuk menguji penerapan pendekatan REDD+ berbasis yurisdiksi sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Kalimantan Timur dipilih sebagai provinsi percontohan karena memiliki sekitar 6,5 juta hektare tutupan hutan tropis. Luas kawasan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung target mitigasi perubahan iklim dan penurunan emisi nasional.

Dalam pelaksanaannya, penyusunan Emission Reductions Program Document (ERPD) dan negosiasi Emission Reductions Payment Agreement (ERPA) menjadi tahapan utama. Keduanya menjadi dasar penerapan skema pembayaran berbasis hasil atas keberhasilan pengurangan emisi yang telah diverifikasi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai pengalaman implementasi program menunjukkan bahwa pendekatan REDD+ berbasis yurisdiksi tidak hanya berorientasi pada insentif karbon, tetapi juga mendorong pembenahan tata kelola hutan dan lahan secara berkelanjutan.

Keberhasilan program dinilai bergantung pada komitmen jangka panjang, koordinasi lintas sektor, penguatan kelembagaan, serta investasi pada sistem pendukung. Salah satu pembelajaran penting adalah perlunya membangun kelembagaan yang kuat sejak awal, disertai pembagian peran yang jelas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pendukung.

Selain itu, keberlanjutan program dinilai perlu menjadi bagian dari sistem pemerintahan agar implementasinya tetap berjalan meski terjadi pergantian kepemimpinan maupun personel.

Melalui evaluasi akhir bersama World Bank tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap pengalaman selama pelaksanaan Program EK-PERR dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan hutan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen daerah terhadap pembangunan rendah karbon dan pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca nasional. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedy Okto Dorong Pengembangan Wisata Kampung: Kolaborasi Jadi Kunci Penggerak Ekonomi Lokal

    Dedy Okto Dorong Pengembangan Wisata Kampung: Kolaborasi Jadi Kunci Penggerak Ekonomi Lokal

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk terus mendorong dan mengembangkan potensi wisata yang dimiliki kampung–kampung di Kabupaten Berau. Menurutnya, sektor pariwisata kampung memiliki nilai ekonomi dan daya tarik budaya yang sangat besar bagi daerah. Dedy menekankan bahwa Berau tidak hanya memiliki wisata alam unggulan yang […]

  • Tambang Ilegal Bikin Target Pajak Meleset, Bapenda Berau Desak Pemungutan Tak Bergantung pada Izin

    Tambang Ilegal Bikin Target Pajak Meleset, Bapenda Berau Desak Pemungutan Tak Bergantung pada Izin

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 692
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Realisasi pajak sektor mineral bukan logam dan bantuan(MBLB) di Kabupaten Berau hingga akhir September 2025 jauh dari target. Dari total target Rp. 600 juta, baru sekitar Rp49,9 juta yanf berhasil masuk ke kas daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, menyebut rendahnya pencapaian ini dipicu oleh maraknya aktivitas pertambagan tanpa […]

  • Diskominfo Kaltim Tegaskan: Tak Ada Tagihan dalam Program Internet Desa Gratis

    Diskominfo Kaltim Tegaskan: Tak Ada Tagihan dalam Program Internet Desa Gratis

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 769
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengimbau para kepala desa agar tidak menanggapi tagihan bulanan yang mengatasnamakan penyedia layanan internet desa gratis. Imbauan itu disampaikan menyusul laporan sejumlah kepala desa yang mengaku menerima tagihan dari oknum yang mengatasnamakan provider program internet desa gratis milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. “Dari […]

  • Resmi Dilantik Kaesang, PSI Berau Tancap Gas Konsolidasi dan Rekrut Kader Muda Jelang 2029

    Resmi Dilantik Kaesang, PSI Berau Tancap Gas Konsolidasi dan Rekrut Kader Muda Jelang 2029

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Berau dalam agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Kalimantan Timur di Samarinda, Sabtu (20/6/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru PSI Berau yang akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kampung sebagai bagian dari […]

  • BLT Dikebut Demi Pemerataan, Tahap Tiga Tuntas dan Tahap Empat Menyusul Desember

    BLT Dikebut Demi Pemerataan, Tahap Tiga Tuntas dan Tahap Empat Menyusul Desember

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.923
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) non-tunai terus dipercepat agar tidak ada warga rentan yang tertinggal menerima haknya. Setelah sempat terhambat akibat belum turunnya pengesahan anggaran perubahan APBD, proses distribusi kini kembali digenjot. ‎Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa saat ini penyaluran BLT telah memasuki tahap ketiga, mencakup 10 kelurahan, sementara […]

  • Komisi III Ingin Olahraga Jadi Mesin Prestasi Berau: Infrastruktur, Pelatihan, dan Hak Atlet Harus Diperkuat

    Komisi III Ingin Olahraga Jadi Mesin Prestasi Berau: Infrastruktur, Pelatihan, dan Hak Atlet Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dari lapangan-lapangan kampung hingga gelanggang pertandingan resmi, olahraga selalu menjadi tempat di mana anak muda Berau bermimpi. Beberapa dari mereka ingin menjadi pemain nasional, sebagian lain ingin berdiri membawa nama daerah pada podium tertinggi. Namun mimpi, cemerlang sekalipun, butuh ruang untuk tumbuh. Inilah yang menjadi sorotan Liliansyah, Ketua Komisi III DPRD Berau. […]

expand_less