Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 14
  • print Cetak

BERAU — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi persoalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Asap dari sejumlah titik kebakaran mulai menyelimuti langit wilayah tersebut.

Petugas pemadam kebakaran menduga sebagian besar kebakaran bukan disebabkan faktor alam. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar masih ditemukan di sejumlah lokasi dan berpotensi memicu munculnya titik api baru.

Kepala Seksi Pemadaman, H. Askar Husairi, mengatakan pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi salah satu penyebab utama karhutla. Ia menyayangkan masih ada pihak yang mengambil jalan pintas tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

“90 persen ya,” ujar H. Askar Husairi saat dikonfirmasi mengenai keterlibatan oknum tak bertanggung jawab dalam pembukaan lahan yang memicu karhutla, Selasa (18/8).

Menurut Askar, apabila ditemukan pelaku yang sengaja membakar lahan, penegakan hukum perlu dilakukan. Hal tersebut berlaku baik bagi individu maupun pihak korporasi yang terbukti terlibat.

“Jika terdapat pelakunya dan sengaja atau disuruh, baik itu pribadi atau corporate, agar diproses sesuai hukum dan peraturan berlaku,” tegas Askar.

Penindakan hukum dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar terus berulang. Pemerintah dan aparat penegak hukum juga diharapkan dapat mengusut setiap dugaan kesengajaan yang menyebabkan munculnya titik api.

Namun, penanganan karhutla di Berau tidak hanya menghadapi persoalan perilaku masyarakat. Tim pemadam juga dihadapkan pada keterbatasan personel, fasilitas, serta anggaran operasional.

Askar mengatakan belum tersedia anggaran operasional khusus untuk penanganan karhutla. Kondisi tersebut membuat petugas harus menggunakan anggaran operasional pemadaman kebakaran permukiman untuk mendukung penanganan kebakaran lahan.

“Tim internal kami maksimal melakukan di area dekat pemukiman warga. Kendala kami, jumlah SDM kurang, anggaran khusus operasional karhutla seperti BBM, makanan dan minuman lapangan, hingga honorarium harian tidak ada. Kami pakai anggaran operasional pemadaman pemukiman, dan perbaikan unit atau sapras tidak ada,” ungkap Askar membeberkan kondisi riil di lapangan.

Keterbatasan tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika petugas harus menjangkau lokasi kebakaran yang berada jauh dari permukiman. Kebutuhan bahan bakar, konsumsi personel, hingga pemeliharaan armada dan sarana prasarana menjadi bagian dari persoalan yang harus dihadapi.

Meski demikian, tim pemadam tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat. Penanganan diarahkan terutama ke titik-titik karhutla yang berada berdekatan dengan kawasan permukiman.

Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang dinilai rawan kebakaran. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko asap berdampak langsung terhadap warga.(afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih […]

  • Penertiban Pajak Daerah di Bulungan, Mayoritas Pelaku Usaha Taat Usai Disidak

    Penertiban Pajak Daerah di Bulungan, Mayoritas Pelaku Usaha Taat Usai Disidak

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, menemukan masih adanya pelaku usaha yang belum memenuhi kewajiban pajak daerah, khususnya dari sektor perhotelan. Kepala Bapenda Bulungan, Zulkifli Salim, mengatakan pihaknya telah melakukan penertiban terhadap sejumlah wajib pajak yang menunggak. Langkah itu dilakukan melalui pendekatan persuasif hingga tindakan tegas berupa pemasangan stiker peringatan […]

  • Bupati Berau Apresiasi PMI Berau dalam Menyikapi Isu Global Perubahan Iklim

    Bupati Berau Apresiasi PMI Berau dalam Menyikapi Isu Global Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Palang Merah Indonesia (PMI) yang sekaligus dirangkaikan dengan Kemah Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Berau tahun 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Mini Olympic Teluk Bayur dan dihadiri sejumlah tokoh serta tamu undangan dari berbagai instansi, […]

  • SDN 001 Pulau Derawan Terancam Tutup, Ahli Waris Desak Pembebasan Lahan

    SDN 001 Pulau Derawan Terancam Tutup, Ahli Waris Desak Pembebasan Lahan

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    PULAU DERAWAN- Pemerintah Kampung Derawan kini tengah mengupayakan legalitas atas lahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan SDN 001 Pulau Derawan. Pasalnya, hingga kini lahan seluas 60×50 meter persegi itu masih menjadi hak kepemilikan atas nama salah seorang warga setempat. “Selama ini hanya pinjam pakai,” ungkap Kepala Kampung Derawan, Indra Mahardika, saat dijumpai pada Minggu (7/7/2024). […]

  • Tak Lagi Lelang Jabatan, Berau Siapkan Sistem Baru Penentuan Pejabat Berbasis Kinerja ASN

    Tak Lagi Lelang Jabatan, Berau Siapkan Sistem Baru Penentuan Pejabat Berbasis Kinerja ASN

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Jakarta — Pemerintah Kabupaten Berau memastikan akan mulai menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Kebijakan ini akan menggantikan pola seleksi terbuka atau lelang jabatan yang selama ini digunakan. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengapresiasi kesiapan sejumlah pemerintah daerah, termasuk langkah penerapan manajemen talenta yang mulai diikuti […]

  • OJK Minta Korban Penipuan Segera Melapor, Peluang Dana Kembali Lebih Besar

    OJK Minta Korban Penipuan Segera Melapor, Peluang Dana Kembali Lebih Besar

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penipuan di sektor keuangan melalui pembentukan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Pusat koordinasi yang dibentuk bersama anggota Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) itu berperan menangani laporan transaksi keuangan yang terindikasi sebagai tindak penipuan. Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara […]

expand_less