Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Antrean BBM Memanjang, Pemprov Kaltim Pertanyakan Pengurangan Kuota

Antrean BBM Memanjang, Pemprov Kaltim Pertanyakan Pengurangan Kuota

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 66
  • print Cetak

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempertanyakan pengurangan kuota bahan bakar minyak di tengah antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU. Pertamina diminta memastikan pasokan kembali sesuai dengan kebutuhan daerah.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan persoalan kuota menjadi perhatian pemerintah karena berpengaruh langsung terhadap ketersediaan BBM di masyarakat.

“Kalau kuota memang kita sudah memberikan, kuota itu terhadap Pertamina. Nah, kita juga mempertanyakan kenapa kuota ini kok dikurangi. Jadi, kami ingin Pertamina supaya memenuhi kuota tersebut,” ujar Seno Aji, Rabu(9/9/2026).

Menurut dia, apabila kekurangan kuota tidak segera diselesaikan, antrean panjang berpotensi terus terjadi di Kalimantan Timur.

Pemprov kini melakukan komunikasi dengan BPH Migas, Pertamina, serta Pertamina Patra Niaga guna mencari jalan keluar dan memastikan kuota BBM dapat dipenuhi.

“Karena kalau tidak, maka antrean akan terus panjang di Kalimantan Timur. Nah, ini kita akan terus berdiskusi dengan BPH Migas dan Pertamina AP dan Patra Niaga supaya mereka bisa memenuhi kuota yang diharapkan atau diinginkan oleh Kalimantan Timur. Ini komunikasi terus berjalan,” katanya.

Seno berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Ya, mudah-mudahan dalam waktu seminggu ini tetap bisa dikembalikan,” ujarnya.

Menurut Seno, kekurangan BBM terjadi ketika kondisi ekonomi daerah juga sedang menghadapi tekanan. Ia menyinggung penurunan RKAB yang berdampak terhadap aktivitas sektor pertambangan dan lapangan pekerjaan.

“Karena kalau nggak dikembalikan, maka Kalimantan Timur akan berdampak. Sudah RKAB kita turun semua, masyarakat banyak pengangguran. Sekarang tambah lagi kekurangan BBM,” tegasnya.

Pemprov Kaltim karena itu meminta Pertamina tidak melakukan pengurangan terhadap kuota BBM yang diperuntukkan bagi daerah.

“Kami mendorong Pertamina agar tidak melakukan pengurangan kuota ini,” kata Seno.

Seno juga merespons pertanyaan mengenai dugaan mafia BBM. Namun, ia menegaskan pemerintah belum memiliki bukti untuk menyimpulkan adanya praktik tersebut.

“Saya tidak bisa menjelaskan dugaan mafia karena kami belum punya bukti apa pun,” ujarnya.

Menurut dia, prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan masyarakat memperoleh BBM sesuai dengan alokasi yang tersedia.

“Jadi, kami ingin yang penting adalah kuota di pompa-pompa bensin diberikan dengan sesuai yang ada,” pungkasnya. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maksimalkan Program Ketahanan Pangan

    Maksimalkan Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 863
    • 0Komentar

    (11/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau menekankan perlunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mengambil pendekatan yang lebih serius terhadap program ketahanan pangan, mengingat program ini merupakan fokus dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Wendy Lie Jaya, menyerukan kepada Pemkab Berau agar memberikan prioritas pada program yang langsung […]

  • Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.502
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga pengguna BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengeluhkan BPJS miliknya yang tidak bisa digunakan. Dikatakannya, BPJS PBI tersebut baru beberapa bulan digunakan, namun saat ini statusnya telah non aktif. “Kok bisa ya, BPJS pemerintah baru beberapa bulan dipakai sudah nonaktif dan tidak bisa dipakai, adakah yang sama begitu? Soalnya bulan lalu […]

  • Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    Akses Pelayanan Jadi Alasan Utama Pemekaran, Berau Pesisir Selatan Jawab Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 739
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Berau menjadi daerah otonomi baru (DOB) dengan nama Berau Pesisir Selatan kini memasuki tahap yang semakin konkret. Proses pembentukan DOB tersebut disambut antusias, terutama oleh masyarakat di kawasan pesisir yang selama ini merasa jauh dari pusat pemerintahan. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, yang juga merupakan wakil rakyat […]

  • ‎Efek Wisatawan Yang Berkunjung Pendapatan Retribusi Hampir Mencapai Target

    ‎Efek Wisatawan Yang Berkunjung Pendapatan Retribusi Hampir Mencapai Target

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Penerimaan retribusi pariwisata telah mencapai lebih dari 90 persen dari target tahunan. Peningkatan ini tidak lepas dari meningkatnya kunjungan wisatawan. ‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, mengatakan target retribusi tahun ini mencapai Rp500 juta lebih, dan hingga bulan Oktober capaian tersebut hampir tercapai. ‎“Perolehan retribusi tahun ini sudah lebih […]

  • Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

    Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Balikpapan — Riuh tepuk tangan memenuhi arena saat satu per satu nama pemenang diumumkan. Di antara ratusan atlet dari berbagai daerah, dua nama dari Kabupaten Berau berulang kali terdengar. Bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena kisah di baliknya: mereka adalah kakak beradik. Sophia Aerilyn Malaeka dan Serhan Tariq Ibrahim tampil mencuri perhatian dalam ajang […]

  • Resmi Jadi BLUD, 21 Puskesmas di Berau Kini Bisa Kelola Anggaran dan Rekrut Tenaga Sendiri

    Resmi Jadi BLUD, 21 Puskesmas di Berau Kini Bisa Kelola Anggaran dan Rekrut Tenaga Sendiri

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Sebanyak 21 puskesmas di Kabupaten Berau kini berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Status tersebut dinilai memberi keleluasaan lebih besar bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam mengelola anggaran dan meningkatkan layanan. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Berau, Sitti Zakiah, mengatakan perubahan status itu tidak memengaruhi layanan dasar kepada masyarakat. Pelayanan […]

expand_less