Berau Expo 2026 Raup Perputaran Uang Rp17 Miliar dalam 10 Hari
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

TANJUNG REDEB – Penyelenggaraan Berau Expo 2026 mencatat estimasi perputaran ekonomi sebesar Rp17 miliar selama berlangsung pada 16–25 Oktober 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 13,3 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, berdasarkan hasil survei panitia.
Pameran pembangunan yang digelar selama 10 hari di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb itu resmi berakhir pada Minggu malam, 25 Oktober 2026.
Ketua Panitia Berau Expo 2026, Maulidiyah, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 106 stan dari berbagai peserta, termasuk perangkat daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), dan badan usaha milik negara (BUMN).
Selama pelaksanaan, panitia mencatat jumlah kunjungan mencapai 259.944, atau rata-rata sekitar 26 ribu kunjungan per hari.
Besarnya jumlah kunjungan turut mendorong aktivitas perdagangan di sekitar lokasi pameran. Sejumlah sektor usaha, mulai dari pedagang pakaian, aksesori, kuliner, hingga pengelola wahana permainan, menjadi bagian dari perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.
Meski demikian, nilai Rp17 miliar tersebut merupakan estimasi yang diperoleh melalui survei panitia, bukan angka transaksi yang seluruhnya tercatat secara langsung.
Selain menjadi lokasi aktivitas perdagangan, Berau Expo juga dimanfaatkan sebagai tempat pelayanan publik. Salah satunya layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencatat 1.799 pengguna selama pameran.
Menurut Maulidiyah, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi produk dan potensi daerah, tetapi juga sarana bagi instansi pemerintah untuk menyampaikan informasi pembangunan serta memperkenalkan layanan kepada masyarakat.
Panitia turut menerima sejumlah masukan dari pengunjung untuk penyelenggaraan berikutnya. Salah satu harapan yang disampaikan adalah agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menilai pameran tersebut memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Ia juga menyebut kegiatan ini menjadi salah satu sarana pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi program pembangunan dan inovasi pelayanan publik.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi pembangunan Kabupaten Berau. Harapannya, berbagai upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Penutupan Berau Expo 2026 turut menghadirkan grup musik The Rain. Panggung hiburan malam terakhir itu juga diisi penampilan musisi lokal, peragaan busana batik, dan tarian tradisional.
Dengan jumlah kunjungan yang mendekati 260 ribu dan estimasi perputaran ekonomi mencapai Rp17 miliar, hasil penyelenggaraan tahun ini menjadi salah satu bahan evaluasi panitia untuk mengukur dampak kegiatan terhadap pelaku usaha dan masyarakat. (afn/adv)
- Penulis: admin

