Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 484
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Banjir menjadi momok tahunan bagi masyarakat Kabupaten Berau, terutama saat musim penghujan tiba. Beberapa kawasan perkotaan terdampak banjir memerlukan perhatian serius, serta langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh pemerintah daerah dan dinas terkait guna mengatasi masalah ini secara komprehensif.

Sejumlah titik genangan air, seperti di kawasan Bedungun, Kedaung, Jalan Kalimarau, Pasar Adji Dilayas, Perumahan Berau Indah, dan Gunung Panjang, menjadi fokus peninjauan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra Pranata, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di beberapa titik tersebut. Dari hasil tinjauan, ia menyebut bahwa meski aliran air terpantau lancar, kapasitas air yang melintasi area tersebut sudah melebihi batas normal.

“Air yang mengalir sangat over kapasitas. Hingga saat ini, kami masih terus mengupayakan peningkatan kapasitas drainase agar mampu menampung volume air yang lebih besar,” ujar Hendra.

Salah satu solusi yang diusulkan DPUPR adalah pembangunan RTH dalam bentuk area resapan air. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi volume air permukaan yang melimpah saat hujan lebat. Menurut Hendra, analisis masterplan drainase Berau menunjukkan adanya pengurangan kawasan hijau di wilayah hulu Sub-DAS Kedaung dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan terjadinya erosi dan peningkatan debit aliran air permukaan, terutama saat hujan deras.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Berau juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar pada tahun ini untuk proyek penanganan banjir, termasuk pembangunan gorong-gorong, serta peningkatan kapasitas jaringan drainase di beberapa titik rawan. Proyek ini juga mencakup pembuatan kolam detensi dan perluasan RTH sebagai area resapan air.

“Kami sedang melanjutkan konektivitas jaringan drainase dan meningkatkan kapasitas saluran air, serta memperbanyak area resapan di sekitar kolam-kolam detensi yang ada. Semua ini merupakan bagian dari rencana besar untuk mengatasi banjir di wilayah Berau,” tambah Hendra.

Penyelesaian masalah banjir di Berau, kata Hendra, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan merawat saluran air dan sungai, menjadi elemen penting dalam upaya penanganan banjir. Menurutnya, kesadaran publik untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian alam di sekitar sungai serta drainase akan membantu mengurangi risiko banjir.

“Banjir memang sulit dihindari sepenuhnya, tapi yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir dampak dan risikonya melalui berbagai upaya yang sudah dan akan terus kami jalankan,” pungkasnya.

Hendra juga menyoroti perubahan fungsi lahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tarum dan Rawa Indah, di mana dahulu kawasan tersebut merupakan sungai yang lebar dan hutan yang rimbun. Namun, seiring waktu, area tersebut berubah menjadi lahan terbuka dan pemukiman, yang turut memperparah risiko banjir. Oleh karena itu, Hendra menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menangani masalah ini secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, harapannya, Kabupaten Berau bisa terbebas dari ancaman banjir yang terus membayangi setiap musim penghujan.(yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Bidik Wisata Ilmiah, Pengembangan Geopark Air Panas Pamapak Dipercepat

    Berau Bidik Wisata Ilmiah, Pengembangan Geopark Air Panas Pamapak Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengembangan kawasan Air Panas Pamapak dinilai perlu mendapat perhatian lebih sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata berbasis riset dan edukasi di Kabupaten Berau. Keberadaan geopark dinilai mampu menarik kunjungan ilmuwan, peneliti, serta wisatawan minat khusus ke daerah ini. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti […]

  • Ratusan Petak Siap Dipakai, Manuntung Jukut 2024 Semakin Meriah

    Ratusan Petak Siap Dipakai, Manutung Jukut 2024 Semakin Meriah

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Perayaan Manutung Jukut, yang telah menjadi ikon perayaan kekayaan hasil laut Bumi Batiwakkal, akan kembali digelar pada tanggal 16 September 2024 mendatang. Acara ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kecamatan Tanjung Redeb ke-214, serta akan berlangsung di sepanjang tepian Ahmad Yani, Jalan Antasari, Tendean, Gajah Mada, dan Panglima Batur. […]

  • PT ABL Resmikan Embung di Kampung Teluk Alulu untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

    PT ABL Resmikan Embung di Kampung Teluk Alulu untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 837
    • 0Komentar

    PULAU MARATUA– PT Asian Bulk Logistics (ABL) meresmikan embung seluas 25×25 meter di Kampung Teluk Alulu, Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Embung ini memiliki kapasitas tampung 2.812 meter kubik air dan dibangun sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan guna membantu 232 kepala keluarga atau sekitar 788 jiwa dalam memenuhi kebutuhan air bersih. […]

  • 10 Kg Sabu Disembunyikan di Pintu Mobil, Aksi Pelaku Akhirnya Terbongkar

    10 Kg Sabu Disembunyikan di Pintu Mobil, Aksi Pelaku Akhirnya Terbongkar

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kepolisian Resor Berau menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar dengan menyita sabu seberat 10 kilogram. Dalam kasus ini, satu orang tersangka diamankan, sementara satu lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO). Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan jajarannya, termasuk koordinasi lintas wilayah dengan aparat di […]

  • Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Upaya memutus peredaran narkoba di Kabupaten Berau terus digencarkan. Seorang pria berinisial HE, 27 tahun, dibekuk polisi saat bekerja shift malam di Kampung Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Senin dini hari, 21 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 Wita. Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di kampung tersebut. Kepala Satuan […]

  • Fleksibilitas Lebih Tinggi, RSUD Talisayan Siap Menjadi BLUD

    Fleksibilitas Lebih Tinggi, RSUD Talisayan Siap Menjadi BLUD

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah pesisir. Salah satu langkah signifikan adalah advokasi untuk perubahan status RSUD Talisayan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Upaya ini melibatkan beberapa dinas terkait untuk mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi layanan kesehatan di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, […]

expand_less