Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

Capaian PAD Berau 2024 Melampaui Target, Bapenda Berau: Tantangan Masih Ada

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 807
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Tahun 2024 menjadi momen penting bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau. Lembaga ini memastikan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini berhasil dilampaui, meskipun beberapa sektor belum sepenuhnya mencapai target yang telah ditetapkan.

Djupiansyah Ganie, Kepala Bapenda Berau, menyebutkan bahwa capaian PAD Berau pada tahun 2024 secara keseluruhan mencapai Rp337 miliar. Jumlah ini melampaui target yang direncanakan sebesar Rp303 miliar. Meski begitu, terdapat sektor-sektor tertentu yang masih perlu perhatian lebih.

“Secara keseluruhan, capaian PAD kita tahun ini sudah melampaui target. Namun, untuk retribusi pajak dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, memang masih ada yang belum sepenuhnya memenuhi target,” ujar pria yang akrab disapa Pak Djupi tersebut.

Secara rinci, kontribusi dari berbagai sektor PAD menunjukkan pencapaian yang beragam: 1. Pajak Daerah: Dari target Rp93 miliar, realisasi mencapai Rp90 miliar atau sekitar 96,26 persen.

2. Retribusi Daerah: Melampaui target, dari Rp110 miliar menjadi Rp113 miliar, setara dengan 100,2 persen.

3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Dari target Rp19 miliar, terealisasi Rp18 miliar, atau 94 persen.

4. Lain-lain PAD yang Sah: Mencapai Rp115 miliar, jauh melampaui target Rp80 miliar.

“Dari tahun ke tahun, sejak 2022 hingga 2024, capaian PAD Berau selalu sesuai target. Ini penting untuk memastikan bahwa program pembangunan yang mengandalkan PAD dapat berjalan dengan baik,” tambah Djupiansyah.

Sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menjadi salah satu yang belum mencapai target. Dari target Rp19,6 miliar, realisasi hanya Rp18,5 miliar atau 94,48 persen. Kontribusi terbesar datang dari beberapa perusahaan daerah, yaitu PT Hutan Sanggam Labanan Lestari Rp28 juta, Bank Kaltimtara Rp14,9 miliar, Perumda Batiwakkal Rp1,4 miliar dan PT Indo Pusaka Berau Rp2,3 miliar.

Meskipun ada kekurangan pada sektor ini, capaian PAD secara keseluruhan tetap menunjukkan angka lebih dari 100 persen. “Alhamdulillah, kekurangan tadi bisa tertutupi oleh pendapatan dari sektor PAD lain,” ungkapnya.

Meski capaian PAD secara umum menggembirakan, Bapenda tetap akan mengevaluasi sektor-sektor yang belum mencapai target. “Evaluasi ini penting agar di tahun berikutnya kita bisa mengantisipasi kegagalan dan meningkatkan capaian pendapatan,” tegasnya.

Djupiansyah menekankan, pencapaian PAD bukan hanya soal angka, melainkan juga keberlanjutan pembangunan daerah. “Setiap pendapatan yang kita targetkan sudah direncanakan untuk mendanai belanja daerah. Ketika tidak tercapai, itu bisa memengaruhi pendanaan pembangunan,” jelasnya.

Dengan pencapaian yang telah diraih dan evaluasi yang terus dilakukan, Bapenda Berau optimistis dapat menjaga tren positif ini pada tahun-tahun mendatang, demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Anggaran Siap, Asal DLHK Transparan: DPRD Berau Soroti Pengelolaan Sampah

    Dukungan Anggaran Siap, Asal DLHK Transparan: DPRD Berau Soroti Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Berau yang telah mendapatkan peringatan dari pemerintah pusat kini menjadi sorotan serius Komisi II DPRD Berau. Minimnya koordinasi antara legislatif dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam mencari solusi yang berkelanjutan. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menyatakan kekecewaannya […]

  • Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 529
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. […]

  • Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

    Program BSPS di Berau Jalan Terbatas, Pemkab Targetkan Minimal 300 Rumah per Tahun

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Berau tahun ini berjalan dalam keterbatasan. Dari ribuan rumah tidak layak huni yang tercatat, hanya 45 unit yang bisa ditingkatkan kualitasnya melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Jumlah itu merosot tajam dibanding 2024, ketika Berau memperoleh alokasi 345 unit. Penurunan drastis […]

  • Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

    Dorong Masterplan Banjir, Solusi Jangka Panjang untuk Tanjung Redeb

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kabupaten Berau terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dampaknya, sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Al-Bina, Kedaung, dan Jalan Gatot Subroto, tergenang air. Kondisi ini tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan beberapa kendaraan mogok di tengah jalan. Menanggapi situasi tersebut, anggota DPRD Berau, M. Ichsan […]

  • PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul), Muchlis Efendi, menegaskan bahwa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini menjadi instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan wilayah laut di Indonesia. Menurut Muchlis, PKKPRL merupakan bentuk persetujuan dari negara kepada pihak tertentu, baik individu maupun badan usaha, untuk memanfaatkan ruang laut sesuai dengan […]

  • Penegakan Hukum Jadi Kunci Wujudkan Pembangunan Akuntabel di Berau

    Penegakan Hukum Jadi Kunci Wujudkan Pembangunan Akuntabel di Berau

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.108
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kepatuhan terhadap hukum menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang akuntabel dan berintegritas di Kabupaten Berau. Hal itu mengemuka dalam kegiatan yang digelar di Tanjung Redeb, Rabu (22/10), dengan menghadirkan berbagai unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja […]

expand_less