Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • visibility 526
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang layak di seluruh wilayah Kabupaten Berau.

Untuk itu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Pemkab menganggarkan Rp 13,9 miliar untuk memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan DPUPR, Decty Toge Maduli, membeberkan proyek perluasan SPAM ini dianggarkan melalui APBD 2025, demi meningkatkan pelayanan air bersih di Kampung Tembudan dan sekitarnya.

Diungkapkan Decty, jangkauan SPAM di Kampung Tembudan memang masih terbatas, sehingga perluasan jaringan ini menjadi prioritas yang sangat dinantikan masyarakat setempat, demi memenuhi kebutuhan dasar, yaitu air minum.

“Perluasan jaringan SPAM ini kami harapkan bisa membantu masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan air minum yang layak dengan lebih mudah,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).

Selain kebutuhan dasar masyarakat, proyek ini juga menjadi bukti komitmen Pemkab Berau dalam memenuhi janjinya untuk menghadirkan 25 ribu sambungan rumah (SR) di tahun ini.

Decty berharap proyek ini dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan agar masyarakat tidak lagi kesulitan mengakses air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Semoga bisa berjalan lancar dan sesuai target yang kita harapkan,” tandasnya.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti SPAM merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah terpencil. Ia menyebut bahwa ketersediaan air bersih adalah kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi negara, tak terkecuali di kampung-kampung.

“Kami ingin memastikan bahwa tak ada satu pun warga yang tertinggal dalam pelayanan dasar. Masyarakat di Tembudan dan wilayah lain di Batu Putih berhak mendapatkan akses air bersih yang layak, sama seperti warga di pusat kota,” ujar Sri Juniarsih beberapa waktu lalu. (Yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan tapal batas lama antara Kabupaten Berau di Kalimantan Timur dan Kabupaten Bulungan di Kalimantan Utara kembali naik ke permukaan. Rapat Dengar Pendapat yang digelar DPRD Berau pada Senin, 18 Mei 2026, menyeret isu itu sebagai biang keladi ketertinggalan pembangunan di RT 17 Kelurahan Gunung Tabur, kawasan yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok […]

  • Berau Jadi Contoh Nasional, 99 Ribu Hektare Hutan Sosial Dikelola Masyarakat

    Berau Jadi Contoh Nasional, 99 Ribu Hektare Hutan Sosial Dikelola Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Jakarta — Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendukung program perhutanan sosial mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten yang dipimpin Bupati Sri Juniarsih Mas itu dinobatkan sebagai salah satu dari tiga daerah terbaik di Indonesia dalam penerapan perhutanan sosial. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kehutanan, Sulaiman Umar, kepada Bupati Berau dalam acara puncak Festival […]

  • Regenerasi Petani Jadi Tantangan

    Regenerasi Petani Jadi Tantangan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BERAU — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyoroti menurunnya jumlah petani dan rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian di Kabupaten Berau. Ia mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah konkret untuk menarik kembali minat masyarakat, khususnya kalangan muda. Menurut Sumadi, salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah membuka rekrutmen secara luas bagi masyarakat […]

  • Berstatus Jembatan Khusus, Pulau Besing Terus Diawasi dan Belum Rampung Serah Terima Pekerjaan

    Berstatus Jembatan Khusus, Pulau Besing Terus Diawasi dan Belum Rampung Serah Terima Pekerjaan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    BERAU – Perbaikan Jembatan Pulau Besing belum bisa dinyatakan rampung. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau masih menahan proses serah terima pekerjaan karena evaluasi teknis di lapangan dinilai belum tuntas. Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengungkapkan sejumlah titik di sekitar jembatan masih dalam tahap pembenahan. Fokus utama ada pada bagian […]

  • Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 720
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Kabupaten Berau merespons kekhawatiran masyarakat terkait dengan potensi bahaya anggur muscat. Dikatakan Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Berau, Sumarsono, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap anggur muscat yang beredar di pasaran. Dalam pernyataannya ia memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kabar tersebut dan berkomitmen untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat […]

  • Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Alokasi anggaran minim untuk sektor pariwisata di Kabupaten Berau menuai kritik tajam dari kalangan legislatif. Dengan jumlah kegiatan dan program yang cukup banyak, namun hanya didukung dana terbatas, efektivitas pengembangan pariwisata daerah pun dipertanyakan. Anggota DPRD Berau, Sutami, secara tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap rendahnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor yang sejatinya […]

expand_less