Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 530
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Satpol PP, kepolisian, dan pihak kelurahan pada Kamis (7/8/2025) pagi menemukan sejumlah pangkalan LPG di Kecamatan Tanjung Redeb menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.

Setidaknya enam pangkalan disasar dalam sidak tersebut. Dari hasil penelusuran, hampir semua pangkalan menjual LPG 3 kilogram seharga Rp35 ribu per tabung, jauh di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp25 ribu.

“Hari ini kami masih memberikan pembinaan kepada pangkalan yang melanggar. Namun ke depannya tidak ada toleransi lagi. Semua harus kembali menjual sesuai HET,” ujar Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, usai sidak.

Hotlan menambahkan, sidak serupa akan dilanjutkan ke Kecamatan Teluk Bayur dan Gunung Tabur menyusul banyaknya laporan dari warga terkait kelangkaan gas subsidi tersebut.

Selain persoalan harga, tim juga mendapati dugaan pelanggaran dalam distribusi LPG. Beberapa pangkalan dilaporkan tidak melayani langsung ke masyarakat, serta ada indikasi keterlibatan sub-penyalur yang mendistribusikan ke pengecer atau warung, yang sejatinya dilarang dalam ketentuan distribusi.

Diskoperindag memberi peringatan keras agar seluruh pangkalan mematuhi aturan. Jika masih ditemukan pelanggaran, tim dari Polres Berau akan turun langsung melakukan sidak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Jika nanti masih ditemukan pelanggaran, datanya akan disampaikan ke RT, kelurahan, hingga camat, dan bisa berujung pada pemutusan hubungan usaha,” tegas Hotlan.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan keprihatinannya dan meminta seluruh pihak terkait agar menegakkan aturan dengan tegas.

“Gas melon ini disubsidi oleh negara dan seharusnya tepat sasaran. Kalau dijual melebihi HET atau disalurkan tidak sesuai aturan, tentu merugikan masyarakat kecil. Saya minta pengawasan diperketat dan tindakan tegas diberikan bagi pelanggar,” kata Bupati.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan apabila menemukan praktik penjualan gas subsidi yang tidak sesuai ketentuan.

“Pemkab akan terus memastikan ketersediaan dan distribusi LPG berjalan dengan baik dan adil,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihebohkan Buaya 3 Meter Muncul Di Pemukiman, Warga Bertindak Sendiri Karena Tak Ada Respons Petugas  ‎

    Dihebohkan Buaya 3 Meter Muncul Di Pemukiman, Warga Bertindak Sendiri Karena Tak Ada Respons Petugas ‎

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.206
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Warga Jalan Pulau Semama, Gang Banua, dibuat heboh seekor buaya sepanjang sekitar tiga meter kembali muncul di area permukiman padat penduduk itu. Sabtu (25/10/2025) malam. Tanpa menunggu bantuan, warga pun nekat berjibaku menaklukkan hewan buas tersebut secara mandiri. ‎Selama hampir satu jam, belasan warga menyisir lokasi dengan peralatan seadanya. Di tengah pencarian, […]

  • Langgar Ketentuan, Sejumlah Bahan Pokok Dijual di Atas HET

    Langgar Ketentuan, Sejumlah Bahan Pokok Dijual di Atas HET

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 821
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tim terpadu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur bersama Diskoperindag Berau, melakukan sidak harga dan pasokan sembako jelang hari besar keagamaan nasional (HBKN). Pengawasan ini berlangsung dari 28 November hingga 1 Desember 2024, yang dipimpin Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) DPPKUKM Kaltim, Syahrani. Hingga […]

  • Mangkok Kayu Ulin Berau Dilirik Kahiyang di Bazar Dekranas

    Mangkok Kayu Ulin Berau Dilirik Kahiyang di Bazar Dekranas

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Produk kerajinan Kabupaten Berau mencuri perhatian pengunjung pada bazar perajin dalam rangka HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Rabu hingga Jumat, 9-11 Juli 2025. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau hadir membawa langsung para perajin dengan berbagai produk unggulan dari Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, […]

  • Peringatan Harkodia 2024: Korupsi Adalah Musuh Bersama 

    Peringatan Harkodia 2024: Korupsi Adalah Musuh Bersama 

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Menyambut peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Inspektorat Kabupaten Berau menggelar rangkaian acara berupa talkshow sebagai upaya memperkuat integritas sebagai pondasi utama dalam menjalankan tanggung jawab yang diamanatkan pemerintah. Kamis, (5/12/2024). Kepala Inspektorat Kabupaten Berau, Riza Fahmi, menyampaikan rangkaian kegiatan anti korupsi ini diharapkan dapat memberikan edukasi yang informatif serta pemahaman […]

  • Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    Kesehatan Mental di Berau Memprihatinkan: Psikiater dan Psikolog Sangat Terbatas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kurangnya tenaga profesional untuk menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD setempat. Komisi I DPRD Berau menilai bahwa pelayanan kesehatan mental di daerah ini masih jauh dari memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa ketersediaan tenaga […]

  • Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

    Duel Mematikan di Samarinda: Pria Meninggal Usai Perkelahian dengan Penjaga Malam

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Kasus kematian seorang pria yang belum teridentifikasi di galangan kapal Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, mulai terkuak. Polisi menduga bahwa pria tersebut adalah pelaku pencurian yang terlibat dalam perkelahian dengan penjaga malam perusahaan, yang berujung pada kematiannya akibat luka serius, pada Minggu (10/5/2026). Kapolsekta Palaran, Kompol Iswanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima […]

expand_less