Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 556
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Sebanyak 99 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) kini resmi terbentuk. Dua kampung, Batu Rajang dan Siduung Indah, sepakat bergabung dalam satu wadah.

“Dengan demikian, 100 persen kampung dan kelurahan di Berau sudah memiliki Koperasi Merah Putih,” kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, dalam rapat koordinasi di Balai Mufakat, Selasa, 26 Agustus 2025.

Eva menjelaskan, KMP didirikan bukan sekadar untuk menyalurkan dana desa, melainkan sebagai instrumen penguatan ketahanan pangan, pemerataan ekonomi, dan pilar pembangunan desa. Ia meminta pengurus KMP segera melengkapi kelembagaan dan menyusun rencana bisnis yang realistis.

“Bidang usaha bisa sangat beragam, mulai dari pengadaan sembako, simpan pinjam, layanan kesehatan, distribusi logistik, hingga penyaluran LPG. Kuncinya jeli melihat potensi yang ada di kampung masing-masing,” ujarnya.

Pinjaman Rp3 Miliar dengan Skema Pengawasan Ketat

Dalam forum yang sama, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Redeb, Viera Martina Rahmawati, memaparkan mekanisme pembiayaan KMP. Setiap KDMP atau KKMP dapat mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar dengan tenor maksimal enam tahun. Perjanjian dilakukan langsung antara koperasi dan bank, serta diketahui bupati dan kepala kampung.

“Semua transaksi terhubung dengan sistem perbankan dan Kementerian Keuangan. Jika koperasi gagal bayar, dana desa otomatis dicatat sebagai piutang terhadap KDMP atau KKMP, dan aset koperasi menjadi jaminan,” kata Viera.

Bupati Ingatkan Potensi Desa

Bupati Berau mendorong agar pengurus KMP tak hanya bergantung pada dana pinjaman, melainkan aktif mencari peluang usaha yang sesuai kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, setiap kampung memiliki potensi unik yang bisa dikelola untuk menopang kemandirian ekonomi.

“Kita tidak boleh hanya menunggu. Kalau KMP dikelola setengah hati, dana desa bisa terpotong. Maka harus ada inovasi, ada rencana bisnis yang matang. Saya yakin banyak potensi yang belum tergarap,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya sinergi antara pengurus koperasi dan kepala kampung untuk membangun model bisnis yang berkelanjutan. “Tujuan kita jelas: menuju kemandirian ekonomi desa,” katanya. (lit/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    Distribusi Logistik Pilkada Dimulai H-3 Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau memastikan kesiapan mereka untuk mendistribusikan logistik Pilkada Serentak tahun 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang. Proses distribusi logistik akan dimulai pada H-3 atau tiga hari sebelum hari pencoblosan, dengan prioritas utama kepada wilayah-wilayah pedalaman dan kecamatan yang paling terpencil. Ketua KPU Berau, Budi Harianto menjelaskan bahwa […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.683
    • 0Komentar

    ‎TALISAYAN – Sebuah kapal bernama Maritim 148 milik H. Supian dilaporkan terbalik di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Minggu (26/10/2025) siang. Kapal yang mengangkut 14 Anak Buah Kapal (ABK) itu karam akibat cuaca ekstrem. Hingga sore ini, delapan ABK berhasil ditemukan, sementara enam lainnya masih dalam pencarian. ‎ ‎“Kami masih melakukan pencarian. Kapal sudah berada di […]

  • BUMD Didorong Jadi Mesin Ekonomi Daerah: Komisi II DPRD Berau Ingin Kontribusi PAD Lebih Kuat

    BUMD Didorong Jadi Mesin Ekonomi Daerah: Komisi II DPRD Berau Ingin Kontribusi PAD Lebih Kuat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Jika APBD adalah bahan bakar pembangunan, maka BUMD adalah salah satu mesin yang seharusnya ikut mendorong laju ekonomi Berau. Itulah pesan yang ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, ketika menyoroti peran BUMD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rudi melihat BUMD bukan sekadar lembaga usaha milik pemerintah, tetapi instrumen […]

  • PWI Berau Raih Juara III Futsal di Pupuk Kaltim Porwada 2025 Bontang

    PWI Berau Raih Juara III Futsal di Pupuk Kaltim Porwada 2025 Bontang

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.356
    • 0Komentar

    BONTANG — Tim futsal Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau berhasil meraih peringkat ketiga dalam ajang Pupuk Kaltim Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Yang Ke-3 di Bontang Kalimantan Timur 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi PWI Berau sebagai salah satu tim kuat di cabor futsal antarjurnalis se-kaltim. Sabtu, (18/10). Pada babak penyisihan, PWI Berau tergabung […]

  • Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    Pembangunan Jalan KBNK di Berau Dilakukan Secara Bertahap karena Kendala Anggaran

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    BERAU – Pembangunan jalan di kawasan berstatus Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) di Kabupaten Berau belum dapat dilaksanakan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang menjadi penghambat utama, sehingga beberapa ruas jalan yang telah ditetapkan sebagai KBNK belum sepenuhnya bisa dilakukan pengaspalan. Fendra Firnawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, […]

expand_less