Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » HUT ke-72 Berau Kemungkinan Tanpa Pesta, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Manfaat Publik

HUT ke-72 Berau Kemungkinan Tanpa Pesta, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Manfaat Publik

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb dipastikan belum bisa digelar sesuai rencana. Seluruh rangkaian kegiatan resmi ditunda menyusul arahan dari Kementerian Dalan Negeri (Kemendagri).

Keputusan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Setkab Berau, Selasa (2/9/2025), dipimpin Asisten I Setkab Berau, M.Hendratno, mewakili Bupati Berau.

“Dengan tegas saya sampaikan, seluruh agenda HUT Berau yang sudah disusun masuk dalam status dipending. Hal ini mengikuti arahan dari Kemendagri,” ujar Hendratno.

Dalam surat edaran Mendagri Tito Karnavian, daerah diminta untuk menunda kegiatan seremonial yang dianggap berlebihan atau terkesan pemborosan, terutama yang berhubungan dengan hiburan dan pesta. Namun kegiatan sosial seperti bakti sosial (baksos) masuh tetap diperbolehkan.

Meski begitu, Pemkab Berau memastikan tetap memberikan kompensasi kepada masyarakat, terlebih dengan adanya tamu undangan dari luar daerah hingga mancanegara. Adapun bentuk kompensasi yang disiapkan antara lain:

1. Sembako murah untuk masyarakat kurang mampu dengan mekanisme pembagian melalui kupon atau wilayah.

2. Kegiatan bersama komunitas ojek online yang difasilitasi Forkopimda sekaligus menindaklanjuti aspirasi mereka.

3. Agenda sosial lainnya yang sifatnya bermanfaat bagi masyarakat, sedangkan acara yang menimbulkan keramaian besar masih ditunda sampai pembahasan berikutnya.

Sementara itu, agenda rapat paripurna DPRD maupun tabligh akbar juga masuk dalam daftar yang ditunda. “Kalau dipaksakan bisa memicu situasi yang tidak kondusif. Untuk tabligh akbar masih akan dikoordinir lebih lanjut oleh Forkopimda,” jelas Hendratno.

Pemkab menegaskan, status penundaan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi dalam rapat lanjutan.(akmal/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Desak Percepatan Produksi Perikanan Target 35 Ribu Ton Per Tahun Dinilai Harus Dikejar dengan Strategi Hulu–Hilir

    DPRD Berau Desak Percepatan Produksi Perikanan Target 35 Ribu Ton Per Tahun Dinilai Harus Dikejar dengan Strategi Hulu–Hilir

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, menyoroti capaian produksi ikan semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13 ribu ton lebih dari target 35 ribu ton per tahun. Angka itu disebut menjadi tanda penting bagi pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan, untuk bergerak lebih agresif pada semester berikutnya. “Kalau ingin target tercapai di akhir […]

  • Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    Warga Diminta Lapor ke Dinkes Berau Jika BPJS PBI Tidak Bisa Digunakan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Seorang warga pengguna BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengeluhkan BPJS miliknya yang tidak bisa digunakan. Dikatakannya, BPJS PBI tersebut baru beberapa bulan digunakan, namun saat ini statusnya telah non aktif. “Kok bisa ya, BPJS pemerintah baru beberapa bulan dipakai sudah nonaktif dan tidak bisa dipakai, adakah yang sama begitu? Soalnya bulan lalu […]

  • Berau Ekspor Ribuan Kilo Komoditi Laut Hingga ke KL dan Singapura 

    Berau Ekspor Ribuan Kilo Komoditi Laut Hingga ke KL dan Singapura 

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 496
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Potensi laut Berau cukup luar biasa. Komoditi seperti kepiting, ikan dan udang Berau bahkan telah diekspor hingga ke negara tetangga seperti Kuala Lumpur (KL) dan Singapura. Total ribuan kilogram yang telah mendarat di dua negara tersebut. “Sudah enam kali kita melakukan pengiriman kargo ekspor komoditi hasil laut Berau, melalui Bandara Kalimarau ini. Ini […]

  • Tekan Inflasi Berau dengan Hadirnya Kios Penyeimbang

    Tekan Inflasi Berau dengan Hadirnya Kios Penyeimbang

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Salah satu isu yang menjadi atensi Presiden Joko Widodo hingga keberlanjutan di masa kepemimpinan Presiden Prabowo adalah soal inflasi. Dan pemerintah Provinsi hingga kabupaten ikut bertanggung jawab diberikan tugas menjaga stabilitas, termasuk juga stabilitas harga. “Makanya kita bersama Forkopimda Berau bergerak cepat, salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan inflasi itu adalah […]

  • Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    Menggali Potensi Desa untuk Menutup Celah Fiskal di Kabupaten Berau

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan strategi menghadapi ancaman pemotongan transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil (DBH) tahun depan. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut kunci penguatan pendapatan asli daerah (PAD) justru terletak di tingkat kampung. Sri Juniarsih menilai optimalisasi pajak restoran maupun sektor lain yang selama ini dikelola pemerintah daerah tidak […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

expand_less