Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

Bupati Sri Juniarsih Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih di Seluruh Wilayah Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 448
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar rapat koordinasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Berau di Gedung Balai Mufakat, Selasa, 26 Agustus 2025. Agenda ini menjadi langkah strategis Pemkab dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah.

Rapat dibuka langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan mandat dari pemerintah pusat yang wajib dijalankan di seluruh daerah.

“Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian bangsa melalui pembangunan desa, swasembada pangan berkelanjutan, dan pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas,” ujar Sri Juniarsih dalam sambutannya.

Ia meminta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama perangkat daerah terkait agar terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap KMP di tingkat kampung dan kelurahan. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh pendampingan yang berkesinambungan.

“Dukungan Forkopimda, camat, lurah, dan kepala kampung sangat penting agar operasional koperasi berjalan efektif di seluruh wilayah Berau,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Sri Juniarsih juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah koperasi berprestasi yang dinilai memberi kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat—baik di sektor produksi, konsumsi, jasa, maupun koperasi pegawai negeri.

“Selamat kepada koperasi yang telah berprestasi. Mari kita jadikan koperasi sebagai ekosistem ekonomi mikro yang kuat demi kesejahteraan masyarakat Berau,” tutupnya.

109 Koperasi Telah Terbentuk di Berau

Dalam laporannya, Kepala Diskoperindag Kabupaten Berau Eva Yunita menyampaikan bahwa pembentukan KMP telah diatur melalui SK Bupati Berau Nomor 264 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Merah Putih. Hingga 31 Mei 2025, sebanyak 10 kelurahan dan 96 kampung telah melaksanakan musyawarah serta membentuk koperasi.

Empat kampung di Kecamatan Segah disebut sempat mengalami keterlambatan pembentukan akibat dampak banjir. Meski demikian, secara keseluruhan kini telah terbentuk 109 koperasi, yang terdiri dari 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih dan 99 Koperasi Desa Merah Putih.

“Bahkan ada dua desa yang sepakat bergabung membentuk satu koperasi bersama,” ujar Eva.

Ia menjelaskan, sejak 1 Juli 2025 seluruh koperasi tersebut telah memiliki akta pendirian resmi berkat kerja sama dengan Perhimpunan Notaris Kabupaten Berau. Selanjutnya, pada 21 Juli 2025, seluruh Koperasi Merah Putih diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Zoom Meeting yang juga diikuti oleh Kabupaten Berau.

Arahan Presiden: Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Redeb, Viera Martina Rachmawati, menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut, koperasi menjadi bentuk usaha yang paling sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia dan sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 tentang asas kekeluargaan.

“Dalam rapat terbatas 3 Maret 2025, Presiden menargetkan pembentukan 70 ribu KMP di seluruh Indonesia. Namun pada Juli 2025, target itu terlampaui dengan terbentuknya 80.081 koperasi desa dan kelurahan,” jelas Viera.

Sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 yang mengatur skema pendanaan KMP.

Dalam aturan tersebut, setiap koperasi dapat mengakses pembiayaan dari perbankan dengan plafon maksimal Rp3 miliar dan tenor pinjaman hingga enam tahun. Selain itu, bank juga memberikan masa tenggang (grace period) enam hingga delapan bulan agar koperasi memiliki waktu untuk menyiapkan usaha produktif sebelum memulai pembayaran cicilan.

Namun, Viera menegaskan adanya syarat khusus bagi desa untuk dapat mencairkan dana desa tahap II tahun 2025.

“Salah satunya adalah desa wajib memiliki akta notaris pembentukan Koperasi Merah Putih. Di Berau, sudah ada 96 desa dan 10 kelurahan yang memenuhi syarat tersebut,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dana koperasi dapat digunakan untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure) seperti pembelian kendaraan operasional, maupun untuk biaya operasional (operational expenditure). Namun seluruh pengelolaan dana wajib dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

“Karena jaminan pinjaman menggunakan dana publik seperti dana desa, dana alokasi umum, dan dana bagi hasil, maka koperasi harus benar-benar dikelola secara transparan dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dengan terbentuknya 109 Koperasi Merah Putih di Berau, pemerintah daerah berharap sistem ekonomi berbasis gotong royong dapat semakin mengakar di tingkat desa dan kelurahan. Program ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi kemandirian ekonomi masyarakat Berau menuju Indonesia Emas 2045.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

  • Thamrin Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dari Dapil Wisata Berau

    Thamrin Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dari Dapil Wisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasca dilantik sebagai anggota DPRD Berau periode 2024-2029 lalu, Thamrin yang politisi dari PKS ini menyebut jika dirinya telah mempersiapkan tim yang akan menampung semua aspirasi masyarakat, khususnya yang masuk dalam dapilnya yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih, Biduk-biduk, Pulau Derawan dan Maratua. “Potensi di daerah itu sangat banyak dan masih bisa dimaksimalkan. […]

  • Kompak dan Solid, Matador's Perjuangan Siap Gerakkan Seluruh Anggota Menangkan SraGam

    Kompak dan Solid, Matador’s Perjuangan Siap Gerakkan Seluruh Anggota Menangkan SraGam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), semakin kuat menjelang Pilkada Berau 2024. Kali ini, dukungan datang dari Organisasi Masyarakat Matador’s Perjuangan yang secara resmi mendeklarasikan diri mendukung pemenangan pasangan SraGam pada Minggu, 10 November 2024, di sekretariat bersama (Sekber) pemenangan […]

  • Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

      TANJUNG REDEB – Tenun Berau terus menunjukkan daya tariknya di pasar nasional hingga mancanegara. Untuk melindungi kekayaan budaya sekaligus memperkuat posisi UMKM kreatif di tingkat global, kini lima motif kain tenun khas Berau resmi terdaftar dalam Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pencapaian ini menjadi bukti kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, […]

  • Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

    Gas Melon Dipermainkan Oknum, Bupati Berau Minta Pengawasan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Satpol PP, kepolisian, dan pihak kelurahan pada Kamis (7/8/2025) pagi menemukan sejumlah pangkalan LPG di Kecamatan Tanjung Redeb menjual gas melon di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah. Setidaknya enam pangkalan disasar dalam sidak […]

  • DPRD Ingatkan Pedagang Jangan Kebablasan Naikkan Harga Plastik

    DPRD Ingatkan Pedagang Jangan Kebablasan Naikkan Harga Plastik

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    BERAU — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Berau meminta pelaku usaha menjaga kenaikan harga plastik tetap dalam batas wajar di tengah meningkatnya biaya bahan baku dan distribusi. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto, mengatakan kenaikan harga sulit dihindari karena dipengaruhi faktor produksi. Namun, ia menekankan agar pelaku usaha tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat. “Kenaikan harga kemungkinan […]

expand_less