Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Banjir dan Longsor Renggut 30 Nyawa di Aceh, Tokoh Kaltim Ajak Masyarakat Berau Bergerak

Banjir dan Longsor Renggut 30 Nyawa di Aceh, Tokoh Kaltim Ajak Masyarakat Berau Bergerak

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 1.045
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Gelombang duka menyelimuti Aceh setelah banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir menimbulkan kerusakan luas serta korban jiwa. Pemerintah setempat menetapkan status darurat bencana, sementara proses evakuasi masih terus berlangsung di sejumlah titik yang sulit diakses.

Musibah ini tak hanya mengetuk hati warga Aceh, tetapi juga menggugah solidaritas dari berbagai daerah. Di Berau, Kalimantan Timur, pengusaha H. Abidinsyah menyerukan ajakan bersama untuk membantu para korban. Melalui sebuah video singkat yang beredar, ia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tidak berpangku tangan.

“Saya mengajak para pengusaha, baik yang namanya besar maupun yang bekerja dalam diam, juga para wakil rakyat di parlemen, untuk turun tangan membantu saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.

Abidinsyah menekankan bahwa besaran bantuan bukanlah ukuran. Yang terpenting, kata dia, adalah kepedulian dan kemauan untuk berbagi. “Sekecil apa pun bantuannya, itu tetap berarti. Kondisi mereka saat ini benar-benar membutuhkan uluran tangan kita,” tambahnya.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh mencatat 30 korban meninggal dunia yang tersebar di empat kabupaten, dengan jumlah terbanyak di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Longsor dan banjir membuat sejumlah akses jalan terputus, menghambat proses pencarian dan evakuasi. Putusnya jaringan telekomunikasi dan padamnya listrik di Aceh Tengah juga memperberat kondisi lapangan.

Di Aceh Tengah, longsor merenggut sedikitnya 15 nyawa, sementara beberapa warga masih dinyatakan hilang. Di Kabupaten Bener Meriah, 11 orang meninggal dan 13 lainnya belum ditemukan. Adapun di Aceh Utara, banjir bandang menewaskan 2 orang dan menyebabkan tiga warga hilang. Laporan awal dari Aceh Tenggara juga menyebut dua korban meninggal dunia.

Di tengah situasi yang serba sulit itu, berbagai bentuk solidaritas yang datang dari masyarakat luas menjadi kekuatan penting. Seruan untuk bergandengan tangan dari Berau menjadi salah satu pengingat bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah.

(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

    Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 651
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tim Arindama bidang Kelautan dan Perikanan melakukan verifikasi penilaian terhadap kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Penilaian tahun ini, yang digelar Rabu, 10 September 2025, hadir dengan sejumlah penyesuaian, termasuk perubahan nomenklatur. Ketua tim verifikasi Arindama Bidang Kelautan dan Perikanan, Tri Astuti, mengatakan penilaian yang sebelumnya dikenal sebagai Panji-Panji […]

  • Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 696
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama legislatif telah membahas terkait program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Untuk menyukseskan program tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 15/2024, pemerintah kabupaten diminta untuk mengalokasikan anggaran semampunya. Dikatakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani, program makan […]

  • Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

    Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di Kabupaten Berau, pemerintah setempat berkolaborasi dengan Bank Indonesia meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan ini digelar untuk mengatasi kondisi pasar yang semakin mengkhawatirkan akibat kenaikan harga bahan pangan dalam beberapa waktu terakhir. Kepala Bidang […]

  • Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti aturan mengenai kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau yang dinilai masih menimbulkan multitafsir. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang menyebutkan porsi tenaga kerja lokal sebesar 80 persen. Menurut Dedy, meskipun angka tersebut tercantum dalam perda, penjabaran pada aturan turunannya […]

  • Kampung Sukan Tengah Berau Masuk 5 Besar Desa Digital Kaltim

    Kampung Sukan Tengah Berau Masuk 5 Besar Desa Digital Kaltim

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar lomba desa digital 2024. Satu kampung di Kabupaten Berau, yakni Kampung Sukan Tengah Kecamatan Sambaliung, masuk dalam nominasi. Lomba desa digital menjadi kegiatan rutin yang dilakukan guna mendukung penerapan teknologi informasi dan komunikasi di desa atau kampung, dalam pelayanan publik […]

  • Dulu Layani Puskesmas, Kini Swasta—Nasib Dokter Spesialis Talisayan Jadi Sorotan

    Dulu Layani Puskesmas, Kini Swasta—Nasib Dokter Spesialis Talisayan Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memberikan penjelasan terkait kabar pengunduran diri seorang dokter spesialis yang sebelumnya bertugas di wilayah Talisayan. Dokter tersebut dipastikan tidak lagi bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Berau, Sitti Zakiah, mengatakan dokter itu sebelumnya berstatus tenaga honorer. Namun, yang bersangkutan tidak masuk dalam […]

expand_less