Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 486
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala.
November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang selalu memenuhi area festival pada gelaran sebelumnya.

Tema tahun ini, Harmoni Budaya, Warisan dan Inovasi Masa Kini, memberi pesan tegas bahwa kreativitas anak muda dan warisan budaya tidak perlu dipertentangkan. Keduanya bisa tumbuh dalam satu panggung, saling menguatkan—seperti masa lalu yang memberi akar, dan masa kini yang membentuk sayap.

Karrap Fest edisi kedua bukan sekadar festival musik atau pameran produk kreatif. Ia adalah ruang bertemu: antara seniman dan penonton, antara budaya lama dan improvisasi baru, antara pelaku UMKM dan pasar yang sedang tumbuh.

Lima hari penyelenggaraan, 5–9 November 2025, akan dipenuhi pertunjukan tari kreasi tradisional, musik akustik, pantomim, penampilan band-band lokal, hingga seni pertunjukan modern yang memberi cita rasa segar bagi festival ini. Di sisi lain, puluhan UMKM dan ekonomi kreatif akan mengisi tenant dengan warna berbeda: kain etnik, kriya rotan, inovasi kuliner, busana etnik kontemporer, serta produk desain yang lahir dari tangan anak muda Berau.

“Kami ingin Karrap Fest menjadi ruang hidup bagi karya anak daerah. Tidak hanya panggung hiburan, tapi wadah tumbuhnya ekonomi kreatif,” ujar Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir.

Rumah baru festival ini pun dipilih bukan tanpa alasan. Taman Sanggam hadir dengan landscape yang memberi keleluasaan untuk mengalirkan seni dan dialog budaya, mendekatkan festival kepada ruang publik, dan membuka akses bagi lebih banyak pelaku kreatif.

Sejak lahir pada 2024, Karrap Fest menjadi denyut baru bagi kota ini. Nama “Karrap”—yang berarti sering dalam bahasa Berau—adalah harapan agar festival tidak berhenti di satu tahun, tetapi menjadi agenda yang hidup dan pulang kembali setiap musim. Sebuah festival yang tidak hanya menonton masa lalu, tapi menanam masa depan kreativitas.

Tahun ini, festival kembali mempertegas fokus pada enam subsektor kreatif unggulan: seni pertunjukan, kriya, kuliner, fashion lokal, musik, dan desain produk. Harapannya, produk-produk kreatif lokal tidak hanya dipamerkan, tapi naik kelas secara profesional, terhubung dengan pasar wisata, dan memperluas jejaring ekonomi.

Persiapan dilakukan dengan melibatkan komunitas seni, pelaku usaha, hingga sponsor lokal. Kolaborasi ini adalah nadi dari festival—sebuah kerja bersama untuk menciptakan wajah baru pariwisata Berau berbasis kreativitas.

“Karrap Fest harus menjadi ikon. Festival ini lahir dari masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, dan kembali memberi manfaat kepada masyarakat,” tutup Ilyas.

Festival akan tiba sebentar lagi. Lampu-lampu akan dinyalakan, panggung akan dibangun, dan Berau bersiap menyambut gelombang kreativitas baru.
Tidak hanya untuk dilihat—tetapi untuk dirasakan, dirayakan, dan dibanggakan. (akml/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    FJPI Kaltim Gandeng SMSI Berau, Tekankan Pentingnya Peran Media dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 620
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim menggelar diskusi bertema “Peran Media Informasi dalam Perlindungan Korban Kekerasan Seksual” yang dihadiri oleh sejumlah jurnalis perempuan dari berbagai media online dan cetak, serta mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Berau, Rabu (13/11/2024). Kegiatan ini menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) […]

  • Gerakan Digital “Bangga Buatan Daerah” di Berau Kian Menguat, UMKM Lokal Makin Percaya Diri

    Gerakan Digital “Bangga Buatan Daerah” di Berau Kian Menguat, UMKM Lokal Makin Percaya Diri

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    BERAU – Gerakan digital “Bangga Buatan Daerah” terus menunjukkan tren peningkatan minat di Kabupaten Berau. Program yang mendorong masyarakat untuk lebih mencintai, membeli, dan mempromosikan produk lokal tersebut kini mulai menjadi kultur baru di tengah pelaku UMKM maupun kalangan muda kreatif Bumi Batiwakkal. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menyebut, digitalisasi […]

  • Disbudpar Harus Prioritaskan Pelatihan Pemandu Wisata demi Daya Saing Pariwisata

    Disbudpar Harus Prioritaskan Pelatihan Pemandu Wisata demi Daya Saing Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sutami, mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk meningkatkan kualitas layanan wisata melalui penguatan kapasitas para pemandu wisata (tour guide) di berbagai destinasi unggulan Berau. Sutami menilai, sektor pariwisata Berau memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dengan keberadaan destinasi populer seperti Maratua, Derawan, Labuan […]

  • Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    BERAU – Permasalahan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum juga teratasi. Dari pantauan di lapangan, bahu jalan terlihat dipenuhi genangan air serta tumpukan lumpur yang bercampur dengan rerumputan tinggi. Warga setempat menyebut kondisi ini telah berlangsung kurang lebih lima tahun. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi […]

  • Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan tak pernah mengeluarkan izin penjualan minuman keras (miras) di Hotel Palmy Exclusive maupun tempat usaha lain di luar ketentuan. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di tengah sorotan publik atas dugaan peredaran miras di sejumlah lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Sri Juniarsih mengingatkan, tata niaga minuman beralkohol […]

  • Papa Cookies Resmi Hadir di Berau, Pemkab Dorong UMKM Terus Naik Kelas

    Papa Cookies Resmi Hadir di Berau, Pemkab Dorong UMKM Terus Naik Kelas

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.245
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sektor ekonomi kreatif (ekraf). Komitmen itu kembali ditunjukkan melalui kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, yang meresmikan pembukaan Papa Cookies Cake and Bakery Cabang Berau, Sabtu (18/10/2025) di Jalan Gatot Subroto No. 88, Sei Bedungun, Tanjung […]

expand_less