Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Sebuah langkah kecil bisa menjadi pijakan besar bagi masa depan pangan Berau.
Di sebuah ruangan diskusi di Hotel Palmy Exclusive, para pemangku kepentingan berkumpul pada peringatan Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober 2025. Di sana, isu pangan tidak dibahas sekadar angka produksi—tetapi sebagai bicara keselamatan masa depan, kesejahteraan masyarakat, dan arah ekonomi baru Kabupaten Berau.

Lokakarya bertema “Menggali Potensi dan Tantangan Ketahanan Pangan untuk Mendukung Transisi Ekonomi Kabupaten Berau” ini diselenggarakan oleh Dinas Pangan Kabupaten Berau berkolaborasi dengan Menapak Indonesia dan Article 33. Kegiatan dibuka oleh Plt Asisten II Setda Berau, Warji, mewakili Sekretaris Daerah Muhammad Said. Hadir pula Kepala Dinas Pangan Rakhmadi Pasarakan, akademisi, NGO, dan tokoh-tokoh lokal.

Ketahanan pangan: bukan hanya soal produksi, tetapi masa depan

Dalam sambutannya, Warji mengingatkan bahwa pangan tidak boleh dilihat dari satu pintu—bahwa persoalan pangan tidak hanya soal hasil panen, tetapi juga ketersediaan akses, distribusi, stabilitas harga, dan kelestarian alam yang menjaga siklus produksi tetap hidup.

Ia menegaskan, Berau sedang berdiri di tengah transisi ekonomi. Ketergantungan selama puluhan tahun terhadap tambang mulai bergeser menuju sektor hijau: pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan pariwisata. Di sinilah ketahanan pangan menjadi ujung tombak transformasi ekonomi daerah.

“Tantangannya kompleks, tetapi juga penuh peluang. Potensi pangan kita besar, namun tanpa tata kelola yang baik, potensi tinggal potensi,” ujarnya.

Mengolah, bukan hanya menghasilkan

Bagi Berau, keberlanjutan pangan bukan hanya memastikan panen berhasil, tetapi memastikan nilai tambah bertahan di tangan masyarakat. Pemerintah ingin menggeser pola pikir: dari penghasil bahan mentah menjadi produsen olahan pangan bernilai ekonomi tinggi. Dari menjual gabah menjadi penjual beras premium. Dari memanen ikan menjadi pengolah produk perikanan modern.

Transisi ini membutuhkan fondasi yang kuat—teknologi pertanian modern, digitalisasi pemasaran, akses pembiayaan yang mudah, dan kelembagaan petani yang solid.

Karena itu, Pemkab Berau tidak sendirian. Pemerintah membuka ruang sinergi: kepada lembaga penelitian, organisasi sosial, pelaku UMKM, hingga masyarakat di tingkat kampung. Lokakarya ini menjadi ruang tukar gagasan, tempat ide bertemu praktik, dan rekomendasi lahir untuk dijalankan.

“Kita ingin lokakarya ini melahirkan komitmen bersama. Ketahanan pangan harus menjadi gerakan kolektif,” tegas Warji.

Pangan adalah tanggung jawab bersama

Pada akhirnya, ketahanan pangan bukan hanya jargon atau target laporan. Ia adalah soal apakah setiap rumah memiliki makanan. Soal apakah anak-anak tumbuh sehat dan kuat. Soal apakah masyarakat merasa aman menghadapi perubahan iklim, naik turun harga komoditas, dan dinamika ekonomi global.

Warji menutup dengan ajakan sederhana, namun dalam maknanya:

Bahwa ketahanan pangan dimulai dari rumah. Dari pekarangan kecil yang ditanami cabai, kolam terpal yang memelihara ikan, kebun kampung yang dikelola bersama.

“Setiap kebun, setiap kolam, setiap pekarangan adalah bagian dari gerakan menuju kemandirian pangan Berau,” ujarnya.

Gerakan besar selalu dimulai oleh tindakan kecil.
Dan di Berau, langkah itu sudah diambil—menuju masa depan yang lebih hijau, lebih mandiri, dan lebih sejahtera.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun BLK, Jangan Biarkan Anak Muda Kehilangan Peluang Kerja

    Bangun BLK, Jangan Biarkan Anak Muda Kehilangan Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Berau hingga kini belum terealisasi, meski setiap tahun selalu masuk dalam wacana Pemkab Berau. Menanggapi hal ini, Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menegaskan bahwa BLK sangat penting untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal dan mengurangi angka pengangguran. “Jika kita tidak menyiapkan SDM yang memiliki […]

  • Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

    Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Berau periode 2024-2029, dideklarasikan. Minggu, (10/11/2024) di Balai Mufakat, Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus APRI Kalimantan Timur, pejabat pemerintah daerah, dan sejumlah pemancing yang tergabung dalam komunitas tersebut. APRI adalah sebuah organisasi yang bertujuan […]

  • Sinergi untuk Kebersihan

    Sinergi untuk Kebersihan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Untuk lebih meningkatkan kesadaran berperilaku hidup bersih dan sehat, Anggota DPRD Berau, Ratna Kalalembang memberikan apresiasinya kepada Rukun Tetangga (RT) dan Kelurahan yang rutin menggalakkan kegiatan kebersihan lingkungan. Gotong rotong menjaga kebersihan di lingkungan RT diaktakannga merupakan hal penting untuk menghindarkan masyarakat dari berbagai penyakit yang mengintai. “Saya sangat mengapresiasi untuk semua […]

  • Bawaslu Berau Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran

    Bawaslu Berau Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Dugaan Pelanggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh kecamatan se-Kabupaten Berau, Senin (23/9/2024). Penertiban tersebut dilakukan Bawaslu bersama dengan Satpol PP. Diungkapkan Ketua Bawaslu Berau, Ira Kencana penertiban tersebut sudah sesuai Peraturan KPU terkait dengan pemasangan APK pada masa kampanye. Sejumlah APK yang tidak sesuai dengan aturan, diturunkan […]

  • DLHK Diminta Aktif Awasi Uji Lab Air Sungai Pasca Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara di Muara Mantaritip

    DLHK Diminta Aktif Awasi Uji Lab Air Sungai Pasca Tumpahan 7.000 Ton Batu Bara di Muara Mantaritip

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pejabat Sementara Bupati Berau, Sufian Agus, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau terlibat aktif dalam pengawasan pengambilan sampel hingga uji laboratorium terkait tumpahan 7.000 ton batu bara di Muara Mantaritip. Menurutnya, hasil pemeriksaan ini harus transparan dan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, terutama jika ditemukan adanya pencemaran. “DLHK tidak melakukan […]

  • Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

    Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Perikanan Berau akan menutup pendaftaran peserta Festival Manutung Jukut pada Kamis (12/9/2024). Kemudian melanjutkan tahapan dengan Technical Meeting untuk kegiatan yang akan dilakukan pada 16 September mendatang. Dikatakan Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, ada sebanyak 406 petak yang disiapkan Dinas Perikanan di Festival Manutung Jukut tahun ini. Jumlah tersebut lebih […]

expand_less