Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

Teknologi Pertanian Jadi Kunci, Berau Siapkan Fondasi Baru Menuju Ketahanan Pangan Mandiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 435
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Sebuah langkah kecil bisa menjadi pijakan besar bagi masa depan pangan Berau.
Di sebuah ruangan diskusi di Hotel Palmy Exclusive, para pemangku kepentingan berkumpul pada peringatan Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober 2025. Di sana, isu pangan tidak dibahas sekadar angka produksi—tetapi sebagai bicara keselamatan masa depan, kesejahteraan masyarakat, dan arah ekonomi baru Kabupaten Berau.

Lokakarya bertema “Menggali Potensi dan Tantangan Ketahanan Pangan untuk Mendukung Transisi Ekonomi Kabupaten Berau” ini diselenggarakan oleh Dinas Pangan Kabupaten Berau berkolaborasi dengan Menapak Indonesia dan Article 33. Kegiatan dibuka oleh Plt Asisten II Setda Berau, Warji, mewakili Sekretaris Daerah Muhammad Said. Hadir pula Kepala Dinas Pangan Rakhmadi Pasarakan, akademisi, NGO, dan tokoh-tokoh lokal.

Ketahanan pangan: bukan hanya soal produksi, tetapi masa depan

Dalam sambutannya, Warji mengingatkan bahwa pangan tidak boleh dilihat dari satu pintu—bahwa persoalan pangan tidak hanya soal hasil panen, tetapi juga ketersediaan akses, distribusi, stabilitas harga, dan kelestarian alam yang menjaga siklus produksi tetap hidup.

Ia menegaskan, Berau sedang berdiri di tengah transisi ekonomi. Ketergantungan selama puluhan tahun terhadap tambang mulai bergeser menuju sektor hijau: pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan pariwisata. Di sinilah ketahanan pangan menjadi ujung tombak transformasi ekonomi daerah.

“Tantangannya kompleks, tetapi juga penuh peluang. Potensi pangan kita besar, namun tanpa tata kelola yang baik, potensi tinggal potensi,” ujarnya.

Mengolah, bukan hanya menghasilkan

Bagi Berau, keberlanjutan pangan bukan hanya memastikan panen berhasil, tetapi memastikan nilai tambah bertahan di tangan masyarakat. Pemerintah ingin menggeser pola pikir: dari penghasil bahan mentah menjadi produsen olahan pangan bernilai ekonomi tinggi. Dari menjual gabah menjadi penjual beras premium. Dari memanen ikan menjadi pengolah produk perikanan modern.

Transisi ini membutuhkan fondasi yang kuat—teknologi pertanian modern, digitalisasi pemasaran, akses pembiayaan yang mudah, dan kelembagaan petani yang solid.

Karena itu, Pemkab Berau tidak sendirian. Pemerintah membuka ruang sinergi: kepada lembaga penelitian, organisasi sosial, pelaku UMKM, hingga masyarakat di tingkat kampung. Lokakarya ini menjadi ruang tukar gagasan, tempat ide bertemu praktik, dan rekomendasi lahir untuk dijalankan.

“Kita ingin lokakarya ini melahirkan komitmen bersama. Ketahanan pangan harus menjadi gerakan kolektif,” tegas Warji.

Pangan adalah tanggung jawab bersama

Pada akhirnya, ketahanan pangan bukan hanya jargon atau target laporan. Ia adalah soal apakah setiap rumah memiliki makanan. Soal apakah anak-anak tumbuh sehat dan kuat. Soal apakah masyarakat merasa aman menghadapi perubahan iklim, naik turun harga komoditas, dan dinamika ekonomi global.

Warji menutup dengan ajakan sederhana, namun dalam maknanya:

Bahwa ketahanan pangan dimulai dari rumah. Dari pekarangan kecil yang ditanami cabai, kolam terpal yang memelihara ikan, kebun kampung yang dikelola bersama.

“Setiap kebun, setiap kolam, setiap pekarangan adalah bagian dari gerakan menuju kemandirian pangan Berau,” ujarnya.

Gerakan besar selalu dimulai oleh tindakan kecil.
Dan di Berau, langkah itu sudah diambil—menuju masa depan yang lebih hijau, lebih mandiri, dan lebih sejahtera.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Besar Belum Tergarap, DPRD Kaltim Soroti Laju Ekonomi Berau

    Potensi Besar Belum Tergarap, DPRD Kaltim Soroti Laju Ekonomi Berau

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    BERAU — Luas wilayah dan kekayaan sumber daya yang dimiliki Kabupaten Berau dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang optimal. Hal ini menjadi sorotan Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, terkait posisi strategis Berau dalam pembangunan daerah. Menurut dia, Berau memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan komposisi sekitar 70 persen kawasan […]

  • SraGam Berkomitmen Kembangkan Pariwisata Pulau Derawan Menuju Destinasi Unggulan

    SraGam Berkomitmen Kembangkan Pariwisata Pulau Derawan Menuju Destinasi Unggulan

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb, Kaltim (OKEGAS.ID) – Dalam kampanye yang berlangsung di Kampung Pulau Derawan, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), mengungkapkan komitmen mereka untuk memajukan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pariwisata di kawasan tersebut. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menegaskan pentingnya potensi wisata Pulau […]

  • Gamalis: Masa Depan Berau Ada di Tangan Pemimpin Terpilih

    Gamalis: Masa Depan Berau Ada di Tangan Pemimpin Terpilih

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 729
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama kedua anaknya, memberikan hak suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rabu (27/11). Ia menggunakan hak pilihnya di TPS 02, Kelurahan Gayam, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Ditemui setelah pencoblosan, Gamalis mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada. “Saya berharap masyarakat Kabupaten Berau datang ke TPS […]

  • Peserta pertemuan pembahasan batas wilayah Berau dan Kutai Timur menunjukkan dokumen berita acara

    Sri Juniarsih Minta Kemendagri Kaji Ulang Batas Berau-Kutim

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Bupati Berau Sri Juniarsih meminta Kemendagri mengkaji batas Berau-Kutai Timur sesuai aturan dan melindungi hak masyarakat di kawasan tersebut.

  • 12 Kuliner Khas Berau yang Wajib Dicoba — Dari Olahan Udang hingga Jajanan Tradisi

    12 Kuliner Khas Berau yang Wajib Dicoba — Dari Olahan Udang hingga Jajanan Tradisi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sebagai salah satu daerah dengan kekayaan alam menawan di Kalimantan Timur, Berau bukan hanya memikat lewat laut biru dan gugusan pulaunya. Daerah ini juga menyimpan khazanah kuliner yang kuat secara identitas. Bahan lokal, cara memasak tradisional, serta jejak kultur yang melekat menjadikannya layak masuk daftar kunjungan para pencinta makanan. Berikut sejumlah kuliner […]

  • Kinerja Cemerlang, PT HSB Jadi Inspirasi Baru BUMD di Kabupaten Berau

    Kinerja Cemerlang, PT HSB Jadi Inspirasi Baru BUMD di Kabupaten Berau

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.162
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah meningkatnya sorotan terhadap kontribusi perusahaan daerah dalam memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), PT Hutan Sanggam Berau (HSB) justru tampil sebagai teladan baru bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Berau. Perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Berau itu sukses menunjukkan kinerja keuangan yang solid sekaligus memperluas dampak […]

expand_less