12 Kuliner Khas Berau yang Wajib Dicoba — Dari Olahan Udang hingga Jajanan Tradisi
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
- visibility 165
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb – Sebagai salah satu daerah dengan kekayaan alam menawan di Kalimantan Timur, Berau bukan hanya memikat lewat laut biru dan gugusan pulaunya. Daerah ini juga menyimpan khazanah kuliner yang kuat secara identitas. Bahan lokal, cara memasak tradisional, serta jejak kultur yang melekat menjadikannya layak masuk daftar kunjungan para pencinta makanan.
Berikut sejumlah kuliner khas Berau yang bisa menjadi agenda icip-icip saat datang ke Bumi Batiwakkal.
1. Udang Singgang
Sajian klasik yang tak lekang oleh waktu. Udang sungai segar diproses sederhana—dilumuri jeruk nipis, direbus bersama santan, serai, dan lengkuas. Kesederhanaan bumbu justru membuat rasa manis gurih alami udang makin menonjol. Hidangan ini adalah salah satu ikon rasa Berau.
2. Kue Puncak Rasul
Jajanan berbasis ketan ini biasa hadir dalam upacara adat dan syukuran. Warnanya mencolok—kuning, merah, dan putih—masing-masing mengusung makna. Putih melambangkan teladan Nabi Muhammad SAW, kuning simbol keraton Berau, dan merah mewakili para penjaga serta pelayan kerajaan. Bentuknya bertingkat menyerupai gunung, sebagai simbol harmoninya masyarakat.
3. Bubur Ancur Paddas
Kuliner pedas yang sudah semakin jarang ditemui. Berbahan dasar beras sangrai, bubur ini biasa hadir dalam ritual kampung atau perayaan kelahiran. Rempah dan cabai memberikan karakter kuat, menambah rasa hangat dan nostalgia bagi warga Berau.
4. Udang Jarrang Asam
Sajian udang lain yang tak kalah populer. Menggunakan campuran asam hasil budidaya warga, rasanya segar dan cocok disantap bersama nasi putih hangat. Jika berwisata ke Berau, menu ini nyaris tak boleh dilewatkan.
5. Tehe-tehe
Unik dan ikonik. Daging bulu babi dan ketan putih dikemas dalam cangkang bulu babi sebagai wadah alami. Banyak ditemui di Pulau Derawan, makanan ini menawarkan sensasi rasa gurih lembut yang berpadu tekstur ketan, cocok dinikmati bersama nasi hangat.
6. Talinga Sagayi
Jajanan ringan berbahan beras dan gula merah. Bentuknya mengingatkan pada telinga—karena itu dinamai Talinga Sagayi. Adonan dibentuk menyerupai angka delapan lalu digoreng garing. Rasa manis gurihnya pas sebagai camilan atau buah tangan.
7. Rangai
Salah satu jajanan paling ikonik di Berau. Terbuat dari ketan sangrai yang dihaluskan, kemudian dicampur kelapa dan gula. Setelah dicetak, adonan dipanggang hingga matang. Bentuknya kini semakin beragam, namun rasa legit dan aromanya tetap melekat sebagai ciri khas oleh-oleh Berau.
8. Buah Elai
Bagi pecinta durian, Elai adalah varian lain yang patut dicoba. Warnanya oranye terang, rasanya manis dan lembut. Hanya tumbuh di wilayah Kalimantan, membuatnya kerap diburu wisatawan sebagai pengalaman rasa yang berbeda.
9. Kue Sarang Semut
Kue coklat dengan tekstur berongga menyerupai sarang semut inilah yang memberi namanya. Berbahan dasar karamel, teksturnya lembut dan legit di mulut. Sederhana namun memikat.
10. Terasi Batu Putih
Terbuat dari udang pilihan dari kawasan Batu Putih. Kualitasnya membuat terasi ini kini tersebar hingga kota-kota besar di Indonesia. Aromanya kuat, gurihnya khas—pas untuk sambal ataupun masakan rumahan.
11. Tumpi Udang
Hidangan khas untuk jamuan pernikahan di Berau. Terbuat dari udang yang ditumbuk halus dengan kelapa dan bumbu tradisional. Digoreng hingga kecokelatan, renyah di luar namun gurih lembut di dalam. Semakin nikmat bila disantap dengan sambal.
12. Pia Berau
Oleh-oleh modern tetapi tetap berakar pada rasa lokal. Hadir dalam varian kacang hijau, ubi, nanas, hingga keju dan cokelat. Harganya ramah, rasanya ringan dan cocok untuk dibawa pulang dalam satu boks berisi belasan buah.
Berau bukan hanya tentang alam dan garis pantai nan bening—tapi juga tentang rasa yang tertinggal setelah perjalanan usai. Jika suatu hari Anda singgah, daftar di atas siap menemani petualangan lidah Anda.
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar