Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Berau Menuju Sentra Wisata Kaltim

Berau Menuju Sentra Wisata Kaltim

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 214
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Di tengah geliat pembangunan ekonomi pasca-pandemi, Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu lokomotif penggerak ekonomi daerah. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), upaya penguatan destinasi wisata berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif, agar manfaat industri ini tak sebatas angka kunjungan, tetapi juga menetes ke dapur warga.

Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menyebut peningkatan sarana prasarana wisata menjadi pekerjaan paling mendasar. Akses jalan, keamanan, hingga fasilitas penunjang wisatawan disiapkan bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran. Standar layanan yang layak menjadi target, meski diakui belum seluruh titik wisata mendapat sentuhan yang sama.

“Setiap lokasi yang belum lengkap sarprasnya akan kami lengkapi secara bertahap. Ada yang sudah ditangani, tapi banyak juga yang masih menunggu perhatian,” ujar Ilyas.

Terjun Bertahap: Dari Air Terjun Bidadari hingga Long Sam

Langkah peningkatan infrastruktur terlihat di sejumlah destinasi. Air Terjun Bidadari, misalnya, masih kekurangan fasilitas pendukung yang layak untuk wisatawan. Sementara Air Terjun Nyalimah mulai mendapat penanganan sejak awal. Di Kampung Merasa, terutama kawasan Long Sam, pemerintah ikut turun tangan membenahi fasilitas ekowisata dan memberi bantuan kapal wisata. Meski begitu, alat keselamatan tambahan tetap menjadi pekerjaan rumah.

“Bantuan bisa kami fasilitasi, asal syarat administratif dan teknisnya dipenuhi lebih dulu,” imbuhnya.

Promosi Dioptimalkan, Videotron Menyala di Balikpapan

Keterbatasan anggaran tak membuat promosi wisata berhenti. Disbudpar memaksimalkan kanal digital: media sosial, konten kreatif, hingga penempatan videotron promosi. Salah satunya berdiri di Kota Balikpapan—pintu masuk strategis wisatawan ke Kaltim. Strategi ini dianggap efektif menggaet perhatian publik tanpa biaya kampanye besar.

Ekonomi Kreatif Tidak Ditinggal di Belakang

Pariwisata Berau tak ingin berdiri sendirian. Bidang seni pertunjukan, tari tradisional, film, hingga seni rupa turut dirangkul agar tumbuh bersama ekosistem wisata. Sentuhan inovasi menjadi kata kunci, tanpa mengikis akar budaya yang diwarisi generasi.

“Tari-tarian misalnya, tetap dijaga keasliannya tapi juga diberi sentuhan kreatif agar menarik dan relevan,” kata Ilyas.

Baginya, keberhasilan pariwisata bukan semata soal destinasi, tetapi bagaimana masyarakat lokal terlibat sebagai produsen nilai. Produk budaya yang diolah modern dapat menjadi magnet wisatawan, sementara keuntungan ekonomi kembali ke pelakunya—bukan hanya dipungut sebagai tiket masuk.

Menyiasati Keterbatasan

Ilyas tak menutup mata, persoalan anggaran masih menjadi batas langkah. Beberapa event besar terpaksa disesuaikan skala dan waktunya. Namun, ia memastikan proyek inti peningkatan destinasi tetap berjalan.

“Untuk kegiatan promosi dan pembinaan memang ada penyesuaian. Tapi kami tetap berkomitmen menghadirkan event-event yang efisien dan berdampak,” tegasnya.

Pariwisata sebagai Nadi Ekonomi Daerah

Harapan Ilyas sederhana namun besar: kolaborasi. Pemerintah tak bisa berjalan sendirian. Diperlukan peran masyarakat, komunitas, hingga pelaku usaha wisata untuk menjadikan pariwisata Berau lebih berdaya guna. Jika seluruh pihak bergerak dalam ritme yang sama, ia optimistis sektor ini mampu mengangkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjadi sumber ekonomi baru masyarakat.

“Kalau semua kompak dari pemerintah, masyarakat, hingga pelaku wisata, saya yakin sektor ini bisa menjadi penggerak utama ekonomi daerah,” tutupnya.

Pariwisata bukan lagi hanya soal panorama dan katalog destinasi. Di Berau, ia mulai dipahat sebagai ruang hidup—tempat dimana budaya dipelihara, kreativitas tumbuh, dan ekonomi bergerak bersama denyut masyarakatnya. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kering di Kabupaten Berau kembali menyoroti kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan. Di Pos Pemadam Kebakaran Labanan, misalnya, hanya terdapat satu petugas pemerintah daerah yang bertugas. Selebihnya, penanganan kebakaran banyak mengandalkan relawan masyarakat. Di tengah kondisi itu, PT Hutan Sanggam Berau (HSB) […]

  • Gubernur Kaltara Mulai Tempati Rumah Jabatan Baru Setelah 12 Tahun Pinjam Pakai

    Gubernur Kaltara Mulai Tempati Rumah Jabatan Baru Setelah 12 Tahun Pinjam Pakai

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang mulai menempati rumah jabatan gubernur yang baru di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros Kaltara. Sebelumnya, selama sekitar 12 tahun gubernur menggunakan rumah jabatan dengan status pinjam pakai dari Pemerintah Kabupaten Bulungan. Rumah jabatan baru tersebut mulai ditempati sejak 8 Maret 2026. Bangunan berwarna putih yang berdiri […]

  • Jelang Lebaran, TPID Berau Bergerak Cepat Kendalikan Harga Bahan Pokok

    Jelang Lebaran, TPID Berau Bergerak Cepat Kendalikan Harga Bahan Pokok

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Berau menggelar High Level Meeting (HLM) 2026 untuk memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terutama saat permintaan masyarakat meningkat pada periode hari besar keagamaan. “Stabilitas harga dan […]

  • Terhalang Regulasi Baru, DPRD Tetap Jalankan Pengawasan Penggunaan APBD

    Terhalang Regulasi Baru, DPRD Tetap Jalankan Pengawasan Penggunaan APBD

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb–  Meskipun terhalang adanya regulasi baru dalam hal keterbatasan kewenangan pengawasan, DPRD Berau tetap melakukan tugas dan kewajibannya, yakni mengawasi jalannya pelaksanaan penggunaan APBD. “DPRD memiliki tiga fungsi utama, salah satunya adalah fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan pelaksanaan anggaran daerah. Jadi pelaksanaan APBD tetap menjadi bagian dari pengawasan DPRD. Kita memiliki hak untuk […]

  • ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    ‎UMKM Center Jadi Motor Pemerataan Ekonomi, Tak Lagi Terpusat di Kota

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya memperkecil kesenjangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. ‎Salah satu strategi yang mulai digencarkan adalah menghadirkan fasilitas pengembangan UMKM yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga pusat peningkatan kapasitas pelaku usaha. ‎Tahun ini, Diskoperindag Berau memulai pembangunan kawasan terpadu berisi Mal Pelayanan Publik (MPP) […]

  • Yudha Budisantosa: Kualitas Toilet Jadi Tolok Ukur Pariwisata Berau

    Yudha Budisantosa: Kualitas Toilet Jadi Tolok Ukur Pariwisata Berau

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menyoroti pentingnya fasilitas dasar dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ketersediaan toilet yang layak di destinasi wisata. Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan peningkatan kualitas sarana dan prasarana menjadi syarat penting jika daerah ingin mendorong sektor pariwisata menuju standar internasional. […]

expand_less