Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 411
  • print Cetak

GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga.

Baturunan Parau bukan sebatas prosesi ritual saat Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Lebih jauh, ia merupakan bentuk edukasi sejarah—mengingatkan generasi muda bahwa peradaban Berau pernah berdiri kuat di atas jalur sungai dan perdagangan maritim.

Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Suhaidi, menjelaskan bahwa pada masa Kesultanan Gunung Tabur, perahu panjang ini digunakan raja untuk mengunjungi rakyatnya serta mengumpulkan upeti sebagai bentuk penghormatan kepada kerajaan. Kepala naga di bagian haluan bukan sekadar estetika, melainkan simbol kewibawaan dan penjaga keselamatan.

“Sejarah perahu panjang ini memang sebagai transportasi para bangsawan atau raja, dalam melakukan kunjungan ke banua agar cepat sampai,” jelasnya.

Tradisi Baturunan Parau juga menggambarkan nilai kolektif yang menjadi akar kuat kehidupan masyarakat. Perahu tidak mungkin digerakkan oleh satu orang—melainkan hasil tenaga banyak tangan yang kompak menarik, mendorong, hingga akhirnya mengapungkan perahu ke Sungai Berau. Di sinilah pesan luhur itu hidup: kemajuan hanya mungkin jika dilakukan bersama.

Pemerintah Dorong Pelestarian Nilai, Bukan Sekadar Acaranya

Usai pelaksanaan, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan rasa syukur sekaligus penekanan penting bahwa tradisi ini hadir bukan hanya untuk seremoni tahunan. Menurutnya, Baturunan Parau adalah ruang belajar bagi masyarakat—bagaimana kerja sama, gotong royong, dan identitas budaya memberi fondasi bagi pembangunan Berau ke depan.

“Hikmah dari Baturunan Parau adalah kebersamaan dan gotong royong, inilah modal utama dalam membangun Berau agar lebih sejahtera,” ungkap Said.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen menjaga keberlanjutan tradisi lokal seperti ini. Pelestarian budaya bukan sekadar melestarikan upacara, tetapi juga nilai yang terkandung di dalamnya, agar generasi baru memahami sejarah sebagai identitas, bukan hanya tontonan.

“Sebagai masyarakat Banua, kita berharap tradisi ini terus lestari hingga generasi berikutnya,” pungkasnya.

Warisan untuk Masa Depan

Baturunan Parau kini bukan lagi hanya kisah masa Kesultanan. Ia menjadi ruang edukasi publik—bahwa Berau pernah memiliki peradaban maritim kuat, bahwa sungai dulu adalah ‘jalan utama’, dan bahwa pembangunan hari ini tetap membutuhkan ruh kebersamaan seperti masa lampau.

Melalui pelestarian tradisi ini, Pemerintah Kabupaten Berau ingin memastikan bahwa kemajuan daerah tidak memutus akar sejarah. Modern boleh maju, tetapi identitas harus tetap tegak. Baturunan Parau bukan perayaan, tapi pengingat: Berau tumbuh karena budaya, dan akan kuat karena nilai yang diwariskan. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    Penataan Kawasan Kumuh di Berau: Empat Kecamatan Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    BERAU– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum KPP) Kabupaten Berau kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk menangani kawasan permukiman kumuh. Inisiatif ini dimulai dengan penerbitan Surat Keputusan Kumuh terbaru dan penyusunan kajian teknis yang lebih mendalam. Dahri, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Disperum Berau, menjelaskan bahwa upaya penanganan tahun ini berlandaskan pada SK Kumuh Nomor 700 […]

  • ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau berpeluang besar menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengembangkan konsep Blue Food, sebuah inisiatif yang menonjolkan produk perikanan lokal sebagai pangan sehat bernilai ekonomi tinggi. ‎Gagasan tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Niko Barito, saat berkunjung ke Berau. Ia menilai potensi perikanan dan kreativitas pelaku UMKM di Bumi […]

  • Pemprov Kaltim Beri Hadiah Umroh untuk Marbot, Ziarah untuk Penjaga Rumah Ibadah Non-Muslim

    Pemprov Kaltim Beri Hadiah Umroh untuk Marbot, Ziarah untuk Penjaga Rumah Ibadah Non-Muslim

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan program Gratispol sebagai bentuk apresiasi kepada marbot dan penjaga rumah ibadah. Program ini memberikan kesempatan bagi ribuan pekerja sosial keagamaan untuk menunaikan ibadah umroh dan perjalanan ke tempat ibadah bagi semua agama. “Pada tahun 2025, sebanyak 691 marbot dan 189 penjaga rumah ibadah non-Muslim akan diberangkatkan, dari total […]

  • Dari Tawar-Menawar Ikan hingga UMKM Olahan Laut, Bupati Berau Pantau Pasar Murah di Sambaliung

    Dari Tawar-Menawar Ikan hingga UMKM Olahan Laut, Bupati Berau Pantau Pasar Murah di Sambaliung

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    BERAU – Pagi Sabtu, 16 Mei 2026, kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga berdesakan menuju lapak-lapak ikan segar dalam gelaran Gerakan Pasar Ikan Murah yang diadakan Pemerintah Kabupaten Berau. Arus kendaraan menuju lokasi pun sempat tersendat sejak awal kegiatan karena padatnya pengunjung. Di antara antrean warga yang menenteng kantong […]

  • Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

    Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    BERAU – Kecemasan guru honorer di Berau kembali menguat setelah beredar isu nasional soal penghapusan tenaga non-ASN di sekolah negeri mulai 2027. Di tengah kegaduhan yang ramai dibahas di media sosial itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memilih menyiapkan skema penyelamatan alih-alih ikut panik, Sabtu, 23 Mei 2026. Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) […]

  • Pemkab Berau Perkuat Infrastruktur Digital, WiFi Gratis Hingga Standar Kompetensi Wartawan

    Pemkab Berau Perkuat Infrastruktur Digital, WiFi Gratis Hingga Standar Kompetensi Wartawan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau mulai mengambil langkah serius dalam memperkuat tata kelola informasi dan komunikasi publik, seiring dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 4 Tahun 2024. Aturan ini menjadi pedoman baru bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan urusan komunikasi dan informatika. Langkah ini salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Permenkominfo tersebut yang […]

expand_less