Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga.

Baturunan Parau bukan sebatas prosesi ritual saat Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb ke-214. Lebih jauh, ia merupakan bentuk edukasi sejarah—mengingatkan generasi muda bahwa peradaban Berau pernah berdiri kuat di atas jalur sungai dan perdagangan maritim.

Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Suhaidi, menjelaskan bahwa pada masa Kesultanan Gunung Tabur, perahu panjang ini digunakan raja untuk mengunjungi rakyatnya serta mengumpulkan upeti sebagai bentuk penghormatan kepada kerajaan. Kepala naga di bagian haluan bukan sekadar estetika, melainkan simbol kewibawaan dan penjaga keselamatan.

“Sejarah perahu panjang ini memang sebagai transportasi para bangsawan atau raja, dalam melakukan kunjungan ke banua agar cepat sampai,” jelasnya.

Tradisi Baturunan Parau juga menggambarkan nilai kolektif yang menjadi akar kuat kehidupan masyarakat. Perahu tidak mungkin digerakkan oleh satu orang—melainkan hasil tenaga banyak tangan yang kompak menarik, mendorong, hingga akhirnya mengapungkan perahu ke Sungai Berau. Di sinilah pesan luhur itu hidup: kemajuan hanya mungkin jika dilakukan bersama.

Pemerintah Dorong Pelestarian Nilai, Bukan Sekadar Acaranya

Usai pelaksanaan, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan rasa syukur sekaligus penekanan penting bahwa tradisi ini hadir bukan hanya untuk seremoni tahunan. Menurutnya, Baturunan Parau adalah ruang belajar bagi masyarakat—bagaimana kerja sama, gotong royong, dan identitas budaya memberi fondasi bagi pembangunan Berau ke depan.

“Hikmah dari Baturunan Parau adalah kebersamaan dan gotong royong, inilah modal utama dalam membangun Berau agar lebih sejahtera,” ungkap Said.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen menjaga keberlanjutan tradisi lokal seperti ini. Pelestarian budaya bukan sekadar melestarikan upacara, tetapi juga nilai yang terkandung di dalamnya, agar generasi baru memahami sejarah sebagai identitas, bukan hanya tontonan.

“Sebagai masyarakat Banua, kita berharap tradisi ini terus lestari hingga generasi berikutnya,” pungkasnya.

Warisan untuk Masa Depan

Baturunan Parau kini bukan lagi hanya kisah masa Kesultanan. Ia menjadi ruang edukasi publik—bahwa Berau pernah memiliki peradaban maritim kuat, bahwa sungai dulu adalah ‘jalan utama’, dan bahwa pembangunan hari ini tetap membutuhkan ruh kebersamaan seperti masa lampau.

Melalui pelestarian tradisi ini, Pemerintah Kabupaten Berau ingin memastikan bahwa kemajuan daerah tidak memutus akar sejarah. Modern boleh maju, tetapi identitas harus tetap tegak. Baturunan Parau bukan perayaan, tapi pengingat: Berau tumbuh karena budaya, dan akan kuat karena nilai yang diwariskan. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kepala Kampung di Berau Tak Kebagian Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Alasannya

    Dua Kepala Kampung di Berau Tak Kebagian Perpanjangan Masa Jabatan, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dari 100 kepala kampung (Kakam) di Berau yang dikukuhkan untuk perpanjangan masa jabatannya, dua Kakam, yakni Kakam Sei Bebanir Bangun dan Kakam Teluk Sumbang, tertinggal. Hal ini dikarenakan kedua kampung tersebut saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) atau penjabat (Pj) kepala kampung. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau, […]

  • Keterbatasan Anggaran, MPP Berau Baru Bisa Berfungsi Penuh 2027

    Keterbatasan Anggaran, MPP Berau Baru Bisa Berfungsi Penuh 2027

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.859
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Berau diproyeksikan baru dapat berfungsi penuh pada 2027. Keterbatasan anggaran membuat pengerjaan gedung di Jalan Raja Alam II, tak jauh dari Bandara Kalimarau, harus dilakukan secara bertahap. Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) P3BJK PUPR Berau, Diah, […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

  • Dinkes Berau Awasi Pelayanan Dokter Anak Agar Lebih Humanis

    Dinkes Berau Awasi Pelayanan Dokter Anak Agar Lebih Humanis

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pelayanan ramah dan humanis kini menjadi sorotan dalam praktik kedokteran anak di Kabupaten Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menekankan pentingnya dokter anak membangun kepercayaan pasien sejak dini, terutama pada rentang usia 0 hingga 6 tahun. Menurut Sri Juniarsih, perlakuan baik terhadap anak-anak bukan hanya soal etika pelayanan, melainkan juga bagian dari […]

  • Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan […]

  • Bonus Atlet Berau Masih Belum Jelas, KONI Desak Segera Dianggarkan

    Bonus Atlet Berau Masih Belum Jelas, KONI Desak Segera Dianggarkan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 609
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penantian para atlet Kabupaten Berau yang telah mengharumkan nama daerah melalui berbagai ajang olahraga, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON), masih belum berakhir. Hingga kini, kejelasan terkait pencairan bonus yang dijanjikan masih menjadi tanda tanya besar. Ketua KONI Berau, Taupan Majid, menyampaikan bahwa persoalan bonus atlet turut menjadi pembahasan dalam rapat dengar pendapat […]

expand_less