Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 344
  • print Cetak

BERAU — Penguatan ekonomi pesisir dan potensi kampung bahari kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Berau. Dinas Perikanan memetakan sekitar 2.000 hektare perairan di Batu Putih dan Talisayan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan budidaya laut bernilai tinggi—mulai dari kerapu, lobster, hingga rumput laut—yang sekaligus mendukung rantai ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, menyebut kerapu sebagai komoditas unggulan yang paling prospektif, baik dari sisi harga, efisiensi pemeliharaan, maupun peluang pasar regional.

“Kerapu ini harga jualnya tinggi dan masa pemeliharaannya relatif singkat. Potensi perairannya mendukung, pasarnya jelas, dan ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan yang lebih stabil,” ujarnya.

Selama ini pemasaran kerapu di Berau sudah terhubung dengan jaringan internasional melalui kapal-kapal dari Hong Kong yang langsung melakukan pembelian di perairan Batu Putih dan Maratua. Konektivitas ini bukan hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga membuka ruang investasi baru yang dapat berdampak pada peningkatan transportasi laut, logistik, dan pemasaran digital berbasis komunitas pesisir.

Untuk memastikan pengembangan budidaya berjalan berkelanjutan, Dinas Perikanan berkolaborasi dengan DKP Kalimantan Timur dalam pendampingan teknis—mulai dari pemilihan lokasi budidaya, grading ikan, manajemen pakan, hingga monitoring kualitas air berbasis digital.

Selain itu, kerja sama dengan BBAP Situbondo memastikan pasokan benih unggul tetap tersedia, sehingga masyarakat tidak lagi mengandalkan tangkapan alam yang rentan mengganggu keseimbangan ekosistem bahari.

Menurut analisis teknis, tingkat keberhasilan budidaya kerapu dapat mencapai 80 persen jika dikelola dengan tepat. Dalam satu unit keramba berisi empat lubang pemeliharaan, potensi keuntungan bisa tembus Rp 45 juta dalam satu siklus enam bulan. Peluang ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi kampung, termasuk UMKM berbasis olahan laut, transportasi perairan, hingga wisata edukasi budidaya.

“Dukungan juga lengkap. Dari dinas kabupaten ada pendampingan, DKP Kaltim membantu sarana prasarana, dan dari KKP pun ada peluang bantuan unit keramba untuk masyarakat,” tambah Budiono.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pengembangan budidaya laut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, investor, hingga masyarakat pesisir yang menjadi penjaga nilai budaya bahari.

“Kolaborasi adalah kunci agar budidaya berkembang, berdaya saing, dan tetap menjaga kearifan lokal pesisir Berau,” pungkasnya. (Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih Peka Melihat Bakat Anak-anak Berau

    Lebih Peka Melihat Bakat Anak-anak Berau

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    (26/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi I DPRD Berau, Sri Kumalasari, memberikan apresiasi terhadap kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Berau. Kegiatan ini sukses diselenggarakan baru-baru ini di Stadion Mini Olympic Teluk Bayur. Menurut Kumalasari, Porseni tersebut merupakan yang pertama kali diadakan di Kabupaten Berau. Beliau menyatakan bahwa kegiatan […]

  • Agus Wahyudi: Jalan Santai Ini Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Kebersamaan

    Agus Wahyudi: Jalan Santai Ini Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Kebersamaan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sabtu pagi (21/09/2024), masyarakat Kabupaten Berau berbondong-bondong memadati pusat kota. Ratusan hadiah dengan total nilai mencapai jutaan rupiah menjadi daya tarik utama dalam acara Jalan Santai Bersama Madri Pani dan Agus Wahyudi (MP-AW). Sejak matahari belum tinggi, warga sudah tampak bersemangat berkumpul di titik-titik utama. Wajah-wajah penuh antusias mengiringi langkah mereka, tak […]

  • Soal WFA ASN, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    Soal WFA ASN, Pemkab Berau Tunggu Juknis

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 608
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membuat surat panduan terkait kebijakan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, panduan dari Kemendagri ini nantinya akan menjadi acuan bagi ASN di pemerintah daerah (pemda). “Ya nanti akan bisa dibuatkan surat panduan, […]

  • Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan tak pernah mengeluarkan izin penjualan minuman keras (miras) di Hotel Palmy Exclusive maupun tempat usaha lain di luar ketentuan. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di tengah sorotan publik atas dugaan peredaran miras di sejumlah lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Sri Juniarsih mengingatkan, tata niaga minuman beralkohol […]

  • Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

    Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK menerbitkan regulasi baru perihal perlindungan terhadap pejuang lingkungan. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024. Peraturan ini telah ditandatangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 30 Agustus 2024. Regulasi yang melindungi pejuang lingkungan ini telah resmi diundangkan pada 4 September 2024. Dalam poin pertimbangannya, KLHK menyebut […]

  • Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    Polemik Merger Kampus di Berau: Ricuh di DPRD, Kesepakatan Akhir Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 798
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Polemik rencana penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) ke Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) terus bergulir. Puncaknya, rapat dengar pendapat (RDP) yang mempertemukan kedua kampus ini digelar di ruang rapat gabungan DPRD, Senin (6/6/2025). Berjalan sejak pukul 9.00 WITA, RDP cukup alot bahkan sempat diwarnai kericuhan dan pemukulan meja oleh perwakilan mahasiswa STIPER […]

expand_less