Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 420
  • print Cetak

BERAU — Penguatan ekonomi pesisir dan potensi kampung bahari kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Berau. Dinas Perikanan memetakan sekitar 2.000 hektare perairan di Batu Putih dan Talisayan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan budidaya laut bernilai tinggi—mulai dari kerapu, lobster, hingga rumput laut—yang sekaligus mendukung rantai ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, menyebut kerapu sebagai komoditas unggulan yang paling prospektif, baik dari sisi harga, efisiensi pemeliharaan, maupun peluang pasar regional.

“Kerapu ini harga jualnya tinggi dan masa pemeliharaannya relatif singkat. Potensi perairannya mendukung, pasarnya jelas, dan ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan yang lebih stabil,” ujarnya.

Selama ini pemasaran kerapu di Berau sudah terhubung dengan jaringan internasional melalui kapal-kapal dari Hong Kong yang langsung melakukan pembelian di perairan Batu Putih dan Maratua. Konektivitas ini bukan hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga membuka ruang investasi baru yang dapat berdampak pada peningkatan transportasi laut, logistik, dan pemasaran digital berbasis komunitas pesisir.

Untuk memastikan pengembangan budidaya berjalan berkelanjutan, Dinas Perikanan berkolaborasi dengan DKP Kalimantan Timur dalam pendampingan teknis—mulai dari pemilihan lokasi budidaya, grading ikan, manajemen pakan, hingga monitoring kualitas air berbasis digital.

Selain itu, kerja sama dengan BBAP Situbondo memastikan pasokan benih unggul tetap tersedia, sehingga masyarakat tidak lagi mengandalkan tangkapan alam yang rentan mengganggu keseimbangan ekosistem bahari.

Menurut analisis teknis, tingkat keberhasilan budidaya kerapu dapat mencapai 80 persen jika dikelola dengan tepat. Dalam satu unit keramba berisi empat lubang pemeliharaan, potensi keuntungan bisa tembus Rp 45 juta dalam satu siklus enam bulan. Peluang ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi kampung, termasuk UMKM berbasis olahan laut, transportasi perairan, hingga wisata edukasi budidaya.

“Dukungan juga lengkap. Dari dinas kabupaten ada pendampingan, DKP Kaltim membantu sarana prasarana, dan dari KKP pun ada peluang bantuan unit keramba untuk masyarakat,” tambah Budiono.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pengembangan budidaya laut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, investor, hingga masyarakat pesisir yang menjadi penjaga nilai budaya bahari.

“Kolaborasi adalah kunci agar budidaya berkembang, berdaya saing, dan tetap menjaga kearifan lokal pesisir Berau,” pungkasnya. (Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Festival Kuliner Lokal Berau: Menggali Kearifan Rasa, Menguatkan Ketahanan Pangan

    ‎Festival Kuliner Lokal Berau: Menggali Kearifan Rasa, Menguatkan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.098
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mencoba menegaskan satu hal kemandirian pangan tak harus bergantung pada beras dan tepung.Melalui Festival Kuliner Pangan Lokal yang digelar Dinas Pangan Berau dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2025. ‎Kimi masyarakat diajak kembali menoleh ke dapur tradisional ke sumber karbohidrat yang selama ini terpinggirkan seperti umbi-umbian, jagung, dan pisang. ‎“Festival […]

  • 389 Guru Non-ASN di Berau Tak Bisa Ikut PPPK, Disdik Berjuang Carikan Jalan Keluar

    389 Guru Non-ASN di Berau Tak Bisa Ikut PPPK, Disdik Berjuang Carikan Jalan Keluar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memperjuangkan nasib 389 guru non-ASN yang belum memenuhi masa kerja dua tahun dan tidak masuk dalam database pemerintah daerah maupun seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebelumnya. Kelompok guru tersebut tidak dapat mengikuti seleksi PPPK karena tidak terdata dalam sistem resmi pemerintah daerah. Nama mereka juga tidak […]

  • Sudah Masuk Kuota Haji 2025? Segera Lakukan Pelunasan Sebelum 14 Maret!

    Sudah Masuk Kuota Haji 2025? Segera Lakukan Pelunasan Sebelum 14 Maret!

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 819
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) akan membuka tahap pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler 1446 H/2025 M mulai 14 Februari hingga 14 Maret 2025. Pembukaan pelunasan ini menyusul terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang ditandatangani Presiden pada 12 Februari 2025. […]

  • Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

    Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim. Kegiatan ini berlangsung di Hallroom Grand Parama, Tanjung Redeb, pada Rabu (13/11/2024). Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber […]

  • Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

    Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    BERAU – Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan pelataran Kantor Bupati Berau. Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam sebuah aliansi menggelar aksi mimbar bebas untuk menyuarakan berbagai ketimpangan kebijakan, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun di internal Kabupaten Berau sendiri. (22/5/2026) Aksi yang berlangsung tertib namun sarat akan kritik tajam tersebut menjadi panggung bagi para […]

  • PN Tanjung Redeb Gelar Sidang Tuntutan Paman Bejat, Korban Keponakan Sendiri Mengandung

    PN Tanjung Redeb Gelar Sidang Tuntutan Paman Bejat, Korban Keponakan Sendiri Mengandung

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    BERAU – Tuntutan hukuman berat dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum kepada Sumardi, paman yang didakwa mencabuli keponakan kandungnya hingga hamil. Tuntutan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjung Redeb, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam persidangan tersebut, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara 12 tahun kepada terdakwa. Jaksa menilai perbuatan Sumardi terbukti melanggar ketentuan undang-undang […]

expand_less