Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAU — Penguatan ekonomi pesisir dan potensi kampung bahari kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Berau. Dinas Perikanan memetakan sekitar 2.000 hektare perairan di Batu Putih dan Talisayan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan budidaya laut bernilai tinggi—mulai dari kerapu, lobster, hingga rumput laut—yang sekaligus mendukung rantai ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, menyebut kerapu sebagai komoditas unggulan yang paling prospektif, baik dari sisi harga, efisiensi pemeliharaan, maupun peluang pasar regional.

“Kerapu ini harga jualnya tinggi dan masa pemeliharaannya relatif singkat. Potensi perairannya mendukung, pasarnya jelas, dan ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan yang lebih stabil,” ujarnya.

Selama ini pemasaran kerapu di Berau sudah terhubung dengan jaringan internasional melalui kapal-kapal dari Hong Kong yang langsung melakukan pembelian di perairan Batu Putih dan Maratua. Konektivitas ini bukan hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga membuka ruang investasi baru yang dapat berdampak pada peningkatan transportasi laut, logistik, dan pemasaran digital berbasis komunitas pesisir.

Untuk memastikan pengembangan budidaya berjalan berkelanjutan, Dinas Perikanan berkolaborasi dengan DKP Kalimantan Timur dalam pendampingan teknis—mulai dari pemilihan lokasi budidaya, grading ikan, manajemen pakan, hingga monitoring kualitas air berbasis digital.

Selain itu, kerja sama dengan BBAP Situbondo memastikan pasokan benih unggul tetap tersedia, sehingga masyarakat tidak lagi mengandalkan tangkapan alam yang rentan mengganggu keseimbangan ekosistem bahari.

Menurut analisis teknis, tingkat keberhasilan budidaya kerapu dapat mencapai 80 persen jika dikelola dengan tepat. Dalam satu unit keramba berisi empat lubang pemeliharaan, potensi keuntungan bisa tembus Rp 45 juta dalam satu siklus enam bulan. Peluang ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi kampung, termasuk UMKM berbasis olahan laut, transportasi perairan, hingga wisata edukasi budidaya.

“Dukungan juga lengkap. Dari dinas kabupaten ada pendampingan, DKP Kaltim membantu sarana prasarana, dan dari KKP pun ada peluang bantuan unit keramba untuk masyarakat,” tambah Budiono.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pengembangan budidaya laut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, investor, hingga masyarakat pesisir yang menjadi penjaga nilai budaya bahari.

“Kolaborasi adalah kunci agar budidaya berkembang, berdaya saing, dan tetap menjaga kearifan lokal pesisir Berau,” pungkasnya. (Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.730
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu ramah lingkungankini tengah digagas di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang dengan mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan. Dalam […]

  • Pastikan Tak Ada Jual Beli Seragam di Sekolah, Program Seragam Gratis Mulai Tahun Depan

    Pastikan Tak Ada Jual Beli Seragam di Sekolah, Program Seragam Gratis Mulai Tahun Depan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan Berau, melarang segala bentuk praktik jual beli seragam, khususnya seragam nasional, di sekolah negeri. Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen Pemkab dalam menjamin akses pendidikan yang adil dan tanpa beban bagi semua kalangan. “Tidak boleh ada sekolah negeri yang memaksa orang tua untuk membeli seragam di […]

  • RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 353
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah dipaparkan oleh Bupati Berau beberapa waktu lalu, kemudian dibahas bersama DPRD Berau dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2025 disepakati di angka Rp5,2 Triliun. Dalam kesepakatan RAPBD itu bisa dirincikan untuk pendapatan Rp4,7 Triliun lebih, belanja Rp5,2 Triliun, defisit di angka Rp488 Miliar […]

  • Gebrakan Pemprov Kaltim, Wacanakan Skema Block Seat untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pulau Maratua

    Gebrakan Pemprov Kaltim, Wacanakan Skema Block Seat untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pulau Maratua

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 871
    • 0Komentar

    SAMARINDA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempersiapkan penerbangan reguler ke Pulau Maratua untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau tersebut. Lisa Hasliana, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyusun skema penerbangan yang dapat menambah frekuensi penerbangan ke Maratua. Pemprov Kaltim mempertimbangkan penggunaan model […]

  • Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Karang Masimbung Masih Tanpa Hasil

    Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Karang Masimbung Masih Tanpa Hasil

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Derawan – Memasuki hari ketiga pencarian, korban hilang di perairan Karang Masimbung, Kampung Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, belum juga ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI AL, pemerintah kampung, dan warga setempat kembali menyisir perairan sejak Rabu pagi, 30 Juli 2025. Operasi pencarian dimulai pukul 07.00 WITA dan berlangsung hingga pukul […]

  • Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

    Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Tim Arindama bidang Kelautan dan Perikanan melakukan verifikasi penilaian terhadap kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Penilaian tahun ini, yang digelar Rabu, 10 September 2025, hadir dengan sejumlah penyesuaian, termasuk perubahan nomenklatur. Ketua tim verifikasi Arindama Bidang Kelautan dan Perikanan, Tri Astuti, mengatakan penilaian yang sebelumnya dikenal sebagai Panji-Panji […]

expand_less