Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

Potensi 2.000 Hektare Perairan Berau Jadi Andalan Ekonomi Biru

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BERAU — Penguatan ekonomi pesisir dan potensi kampung bahari kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Berau. Dinas Perikanan memetakan sekitar 2.000 hektare perairan di Batu Putih dan Talisayan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan budidaya laut bernilai tinggi—mulai dari kerapu, lobster, hingga rumput laut—yang sekaligus mendukung rantai ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, menyebut kerapu sebagai komoditas unggulan yang paling prospektif, baik dari sisi harga, efisiensi pemeliharaan, maupun peluang pasar regional.

“Kerapu ini harga jualnya tinggi dan masa pemeliharaannya relatif singkat. Potensi perairannya mendukung, pasarnya jelas, dan ini membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan yang lebih stabil,” ujarnya.

Selama ini pemasaran kerapu di Berau sudah terhubung dengan jaringan internasional melalui kapal-kapal dari Hong Kong yang langsung melakukan pembelian di perairan Batu Putih dan Maratua. Konektivitas ini bukan hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga membuka ruang investasi baru yang dapat berdampak pada peningkatan transportasi laut, logistik, dan pemasaran digital berbasis komunitas pesisir.

Untuk memastikan pengembangan budidaya berjalan berkelanjutan, Dinas Perikanan berkolaborasi dengan DKP Kalimantan Timur dalam pendampingan teknis—mulai dari pemilihan lokasi budidaya, grading ikan, manajemen pakan, hingga monitoring kualitas air berbasis digital.

Selain itu, kerja sama dengan BBAP Situbondo memastikan pasokan benih unggul tetap tersedia, sehingga masyarakat tidak lagi mengandalkan tangkapan alam yang rentan mengganggu keseimbangan ekosistem bahari.

Menurut analisis teknis, tingkat keberhasilan budidaya kerapu dapat mencapai 80 persen jika dikelola dengan tepat. Dalam satu unit keramba berisi empat lubang pemeliharaan, potensi keuntungan bisa tembus Rp 45 juta dalam satu siklus enam bulan. Peluang ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi kampung, termasuk UMKM berbasis olahan laut, transportasi perairan, hingga wisata edukasi budidaya.

“Dukungan juga lengkap. Dari dinas kabupaten ada pendampingan, DKP Kaltim membantu sarana prasarana, dan dari KKP pun ada peluang bantuan unit keramba untuk masyarakat,” tambah Budiono.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pengembangan budidaya laut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, investor, hingga masyarakat pesisir yang menjadi penjaga nilai budaya bahari.

“Kolaborasi adalah kunci agar budidaya berkembang, berdaya saing, dan tetap menjaga kearifan lokal pesisir Berau,” pungkasnya. (Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 149
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan. Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, […]

  • Komunitas Pecinta Dayung Berau Gaungkan Perdamaian Pasca Pilkada

    Komunitas Pecinta Dayung Berau Gaungkan Perdamaian Pasca Pilkada

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Sambaliung – Menyambut semangat kedamaian dan kebersamaan pasca Pilkada 2024, Komunitas Pecinta Dayung Pembassai Batu Bual Pegat Bukur Kabupaten Berau menggelar acara Deklarasi Damai yang dilanjutkan dengan Lomba Dayung Open Berau dalam rangka Menyambut Natal dan Tahun baru 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Pegat Bukur Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada hari Minggu, […]

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

  • Bupati Berau Akui Tak Pernah Tandatangani SK Kenaikan Tarif Air Perumdam Batiwakkal

    Bupati Berau Akui Tak Pernah Tandatangani SK Kenaikan Tarif Air Perumdam Batiwakkal

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 667
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menandatangani Surat Keputusan (SK) yang menetapkan kenaikan tarif air pada Perumda Air Minum Batiwakkal. SK tersebut, dengan nomor 705 tahun 2024, bertanggal 29 September 2024, berisi tentanf penetapan tarif air minum untuk Perumda Air Minum Batiwakkal Berau pada periode 2024-2025. Sri mengungkapkan bahwa dirinya […]

  • Raja Muda Perkasa dan Adji Raden Bakhrun, Tokoh Kesultanan Pilih ‘Sragam’ di Pilkada Berau

    Raja Muda Perkasa dan Adji Raden Bakhrun, Tokoh Kesultanan Pilih ‘Sragam’ di Pilkada Berau

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 861
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – -Debat publik terakhir calon bupati dan wakil bupati Berau untuk Pilkada 2024, yang disiarkan langsung oleh stasiun TV nasional pada Sabtu malam (16/11/2024), menjadi sorotan tidak hanya karena adu gagasan yang berlangsung sengit tetapi juga kehadiran dua tokoh kesultanan di tribun pendukung pasangan calon nomor urut 2, Sri Juniarsih-Gamalis. Terpantau, Raja Muda […]

  • Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

    Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 592
    • 0Komentar

    SEGAH – Sejak terjadinya banjir besar pada Selasa (27/5/2025) dini hari, masyarakat di Kampung Long Ayap bergegas mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Berdiam di pengungsian, semua yang mereka butuhkan juga terbatas. Mereka seolah terisolasi dari dunia luar. Lokasi kampung yang cukup jauh hingga harus melewati jalan area perkebunan sawit selama berjam-jam, menjadi kendala bantuan […]

expand_less