Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 431
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di balik pesona karst dan danau-danau cantik di Kampung Merabu, terdapat satu tradisi yang hingga kini tetap dijaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Dayak Lebo: Manugal. Tradisi ini bukan sekadar cara bertani, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang menarik minat wisatawan untuk melihat langsung kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi.

Manugal adalah metode pertanian tradisional suku Dayak dalam menanam padi dengan menggunakan kayu tugal—alat menyerupai alu atau antan yang ujungnya dibuat runcing untuk melubangi tanah. Proses ini dilakukan secara handep atau bergotong royong, melibatkan seluruh warga tanpa memandang usia dan gender.

Tradisi manugal biasanya berlangsung sekali setahun, antara bulan Oktober hingga November. Lahan dipilih dari himba (hutan) atau ladang yang pernah digunakan sebelumnya. Apabila dilakukan di himba, warga membuka lahan dengan membersihkan semak, menebang pohon besar, hingga membangun parit sebagai sekat pengendali kebakaran dan batas pembagian lahan.

Setelah itu, lahan dibiarkan kering selama satu bulan menuju musim hujan. Ketika waktunya tiba, sisa tebasan dibakar untuk menyuburkan tanah, sebuah teknik tradisional yang telah berlangsung turun-temurun dan dilakukan dengan sistem handel—yakni pengelolaan lahan secara kelompok dari tahap pembersihan hingga panen.

Dalam praktiknya, laki-laki bertugas membuat lubang tanam menggunakan tugal, sementara perempuan memasukkan benih padi ke setiap lubang dengan jarak 20 cm x 20 cm, sebanyak 5–7 butir benih. Lubang sengaja dibiarkan terbuka agar air hujan dapat meresap dan memberi kelembapan alami bagi benih.

Lebih dari sekadar kerja fisik, manugal adalah wujud kebersamaan masyarakat. Semua bergerak sebagai satu komunitas, mencerminkan nilai leluhur Dayak tentang kebersamaan, saling bantu, dan menjaga harmoni dengan alam.

Tradisi manugal juga disertai berbagai ritual adat sebelum, saat, dan setelah proses berlangsung. Masing-masing sub-suku Dayak memiliki ritual khas, menjadi kekayaan budaya yang menambah daya tarik tradisi ini sebagai wisata budaya yang unik.

Dengan semakin dikenalnya Kampung Merabu sebagai destinasi karst dan ekowisata, tradisi manugal kini turut menjadi magnet wisata. Banyak pengunjung tertarik menyaksikan langsung bagaimana masyarakat Dayak mempertahankan teknik bertani tradisional yang selaras alam dan mengandung filosofi mendalam.

Tradisi ini tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga membuka peluang wisata edukasi, ekowisata, dan pemberdayaan ekonomi kampung, sejalan dengan semangat pembangunan berbasis potensi lokal di Kecamatan Kelay. (Adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Ekonomi Pesisir, Pemerintah Berau Satukan Pasar Murah dan Pembinaan UMKM dalam Satu Program Terpadu

    Dorong Ekonomi Pesisir, Pemerintah Berau Satukan Pasar Murah dan Pembinaan UMKM dalam Satu Program Terpadu

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menggelar pasar murah di wilayah pesisir selatan Biduk-Biduk. Program yang diinisiasi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) ini berlangsung sejak 4 hingga 6 November 2025 dan menyasar enam kampung yang selama ini bergantung pada jalur distribusi panjang untuk mendapatkan kebutuhan pokok. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan pasar […]

  • Putusan MK Perpanjang Masa Jabatan Kepala Daerah, Bupati Berau: Kesempatan Menyelesaikan Janji

    Putusan MK Perpanjang Masa Jabatan Kepala Daerah, Bupati Berau: Kesempatan Menyelesaikan Janji

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di balik kesibukan pemerintah daerah menjalankan roda pembangunan, kabar dari Mahkamah Konstitusi (MK) datang seperti jeda yang memberi ruang napas. Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 bukan hanya soal tanggal pemilu yang diubah, ia menjadi babak baru dalam perjalanan kepala-kepala daerah di seluruh Indonesia. Putusan ini memisahkan penyelenggaraan Pemilu nasional dan Pemilu daerah. Jika sebelumnya […]

  • Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menyoroti mahalnya biaya transportasi sebagai kendala utama dalam menarik wisatawan datang ke Bumi Batiwakkal. Ia menilai sikap Disbudpar yang fokus pada pembenahan destinasi sebelum melakukan promosi besar-besaran adalah langkah yang sangat tepat dan realistis. Menurut Sujarwo, pengembangan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan kuantitas kunjungan […]

  • Gerakan Hijau Berau: Bupati Ajak Warga Tanam Pohon Demi Anak Cucu

    Gerakan Hijau Berau: Bupati Ajak Warga Tanam Pohon Demi Anak Cucu

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengajak seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP untuk aktif melakukan gerakan menanam pohon “Satu Orang Satu Pohon”. Langkah ini dinilai sangat penting demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana banjir yang akhir-akhir ini semakin sering terjadi di Kabupaten Berau. Dalam pernyataannya, Sri Juniarsih menegaskan bahwa gerakan […]

  • DPRD Berau Ingatkan Warga Prioritaskan Keselamatan Saat Libur dan Arus Balik, Jangan Paksakan Berkendara Saat Lelah

    DPRD Berau Ingatkan Warga Prioritaskan Keselamatan Saat Libur dan Arus Balik, Jangan Paksakan Berkendara Saat Lelah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Meningkatnya aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Berau mendapat perhatian dari DPRD setempat. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, baik saat berkendara maupun selama menikmati liburan. Ia menyebut, lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, sehingga kewaspadaan menjadi hal […]

  • Belanja Makin Mahal, Sumadi Lempar Opsi: Pelihara Lele Sendiri

    Belanja Makin Mahal, Sumadi Lempar Opsi: Pelihara Lele Sendiri

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    BERAU — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kenaikan harga bahan pokok di tengah tekanan inflasi. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini masih dapat dihadapi dengan langkah antisipatif di tingkat rumah tangga. Kenaikan harga disebut dipengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah yang berpotensi menembus Rp17.400 per dolar Amerika Serikat pada April […]

expand_less