Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 377
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di balik pesona karst dan danau-danau cantik di Kampung Merabu, terdapat satu tradisi yang hingga kini tetap dijaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Dayak Lebo: Manugal. Tradisi ini bukan sekadar cara bertani, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang menarik minat wisatawan untuk melihat langsung kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi.

Manugal adalah metode pertanian tradisional suku Dayak dalam menanam padi dengan menggunakan kayu tugal—alat menyerupai alu atau antan yang ujungnya dibuat runcing untuk melubangi tanah. Proses ini dilakukan secara handep atau bergotong royong, melibatkan seluruh warga tanpa memandang usia dan gender.

Tradisi manugal biasanya berlangsung sekali setahun, antara bulan Oktober hingga November. Lahan dipilih dari himba (hutan) atau ladang yang pernah digunakan sebelumnya. Apabila dilakukan di himba, warga membuka lahan dengan membersihkan semak, menebang pohon besar, hingga membangun parit sebagai sekat pengendali kebakaran dan batas pembagian lahan.

Setelah itu, lahan dibiarkan kering selama satu bulan menuju musim hujan. Ketika waktunya tiba, sisa tebasan dibakar untuk menyuburkan tanah, sebuah teknik tradisional yang telah berlangsung turun-temurun dan dilakukan dengan sistem handel—yakni pengelolaan lahan secara kelompok dari tahap pembersihan hingga panen.

Dalam praktiknya, laki-laki bertugas membuat lubang tanam menggunakan tugal, sementara perempuan memasukkan benih padi ke setiap lubang dengan jarak 20 cm x 20 cm, sebanyak 5–7 butir benih. Lubang sengaja dibiarkan terbuka agar air hujan dapat meresap dan memberi kelembapan alami bagi benih.

Lebih dari sekadar kerja fisik, manugal adalah wujud kebersamaan masyarakat. Semua bergerak sebagai satu komunitas, mencerminkan nilai leluhur Dayak tentang kebersamaan, saling bantu, dan menjaga harmoni dengan alam.

Tradisi manugal juga disertai berbagai ritual adat sebelum, saat, dan setelah proses berlangsung. Masing-masing sub-suku Dayak memiliki ritual khas, menjadi kekayaan budaya yang menambah daya tarik tradisi ini sebagai wisata budaya yang unik.

Dengan semakin dikenalnya Kampung Merabu sebagai destinasi karst dan ekowisata, tradisi manugal kini turut menjadi magnet wisata. Banyak pengunjung tertarik menyaksikan langsung bagaimana masyarakat Dayak mempertahankan teknik bertani tradisional yang selaras alam dan mengandung filosofi mendalam.

Tradisi ini tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga membuka peluang wisata edukasi, ekowisata, dan pemberdayaan ekonomi kampung, sejalan dengan semangat pembangunan berbasis potensi lokal di Kecamatan Kelay. (Adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

    Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di Kabupaten Berau, perekonomian tidak hanya berdenyut di kota besar dan pusat industri. Ia juga hidup di kampung–kampung, tumbuh melalui tangan-tangan masyarakat yang mengolah tanah, laut, hingga bambu dan serat alam menjadi karya bernilai jual. Karena itulah Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut, ekonomi kampung adalah urutan pertama dari kekuatan ekonomi daerah—bukan […]

  • ‎Lalu Lintas Lebih Aman dan Terkendali, Dishub Siapkan CCTV dan Sistem Kendali dari Kantor

    ‎Lalu Lintas Lebih Aman dan Terkendali, Dishub Siapkan CCTV dan Sistem Kendali dari Kantor

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 715
    • 0Komentar

    ANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau sedang menyiapkan program peremajaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) sekaligus pemasangan CCTV di semua persimpangan. ‎Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, menjelaskan bahwa CCTV yang dipasang nantinya bukan sistem tilang elektronik seperti milik kepolisian. ‎“CCTV ini bukan ETLE. Ini CCTV biasa, standar luar ruangan. Fungsinya untuk memantau […]

  • Pjs Bupati Berau Lepas Jalan Sehat HUT ke-53 Korpri dengan Semangat Kebersamaan

    Pjs Bupati Berau Lepas Jalan Sehat HUT ke-53 Korpri dengan Semangat Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam rangka memperingati HUT ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, melepas peserta jalan sehat yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Berau, Jumat (22/11/2024). Acara ini disambut dengan antusiasme ratusan peserta yang memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan olahraga sekaligus memperebutkan berbagai hadiah menarik. Dalam sambutannya, Sufian Agus mengapresiasi […]

  • Parkir di Pinggir Jalan Sekarang Ada Tarif Langganannya

    Parkir di Pinggir Jalan Sekarang Ada Tarif Langganannya

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Hingga kini, parkir liar di tepi jalan masih banyak ditemukan di Kabupaten Berau. Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai OPD teknis pun diminta untuk lebih perhatian tentang hal ini. Ditemui beberapa waktu lalu, Kadishub Berau Andi Marawangeng menyebut jika permasalahan parkir liar terus dilakukan penertiban. Namun, kesadaran dari masyarakat juga lah yang menjadi salah […]

  • Rentetan Musibah Kebakaran di Berau, Kembali Terjadi di Lamin Dini Hari

    Rentetan Musibah Kebakaran di Berau, Kembali Terjadi di Lamin Dini Hari

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 936
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau, tepatnya di Lamin, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 02.23 WITA. Peristiwa ini menambah panjang daftar kebakaran yang melanda wilayah tersebut dalam tiga hari terakhir. Hingga berita ini diturunkan, jumlah rumah yang terbakar di Lamin belum dapat dipastikan. Kebakaran ini merupakan kejadian keempat selama tiga […]

  • Peran Krusial BPK Diperpanjang, Sri Juniarsih Serukan Kolaborasi Demi Kemajuan Kampung

    Peran Krusial BPK Diperpanjang, Sri Juniarsih Serukan Kolaborasi Demi Kemajuan Kampung

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Total 556 Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) di 100 kampung se-Kabupaten Berau dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya menjadi 8 tahun pada Jumat (13/9/2024). Dalam pengukuhan itu, Bupati Berau Sri Juniarsih dengan tegas meminta agar BPK bisa lebih intens membangun komunikasi. “Khususnya komunikasi dengan Kepala Kampung (kakam). Anggota BPK berasal dari wakil penduduk kampung, berdasarkan […]

expand_less