Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

Udang Windu Berkelanjutan Disiapkan Pemkab Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 1.218
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mulai menggeser arah pembangunan sektor perikanannya ke model yang lebih ramah lingkungan. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu berkelanjutan mulai disiapkan di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan—wilayah yang dikenal memiliki ekosistem pesisir sensitif namun sangat potensial.

Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa program ini masih berada pada tahap penyusunan konsep dan penawaran kepada investor. Namun prinsip dasarnya sudah jelas: tambak modern tidak boleh merusak kawasan pesisir, melainkan harus berjalan seiring dengan pelestarian mangrove.

“Lokasinya di Pegat Betumbuk, dan saat ini masih berupa konsep yang sedang kita tawarkan. Belum ada investor, tapi skemanya sudah kita siapkan,” ujarnya.

Salah satu ciri utama konsep tersebut adalah pembagian ruang budidaya. Dari keseluruhan kawasan, 80 persen akan tetap menjadi area mangrove dan hanya 20 persen dialokasikan untuk tambak. Proporsi ini dirancang untuk menjaga keseimbangan ekologis sehingga pengembangan udang windu tidak mengganggu habitat alami pesisir.

“Kita ingin kegiatan ini tidak merusak, justru ikut menjaga ekosistem. Bahkan, kita berencana bekerjasama dengan YKAN untuk pendampingan teknisnya,” kata Maulidiyah.

Sebelum dibuka untuk penanam modal, Dinas Perikanan tengah merapikan dokumen perencanaan agar pengembangan tambak berjalan terukur dan memiliki pedoman teknis yang kuat. “Kita siapkan dulu konsep dan programnya, baru nanti kita tawarkan kepada pihak yang berminat,” tambahnya.

Meski program ini masih pada tahap konseptual, performa ekspor perikanan Berau justru menunjukkan tren yang baik. Dalam setahun terakhir, sebanyak 55,9 ton produk perikanan—mulai dari udang beku, kepiting bakau, hingga ikan bawal beku—berhasil dikirim ke pasar internasional.

“Pasar utama kita ke Singapura, Thailand, dan Shanghai,” jelasnya.

Selain komoditas beku, ikan kerapu hidup juga menjadi andalan. Sepanjang 2024, Berau membukukan ekspor 120 ton kerapu hidup ke Hongkong melalui jalur laut, menegaskan posisi Berau sebagai pemasok penting komoditas perikanan di kawasan regional.

“Inilah bukti bahwa potensi perikanan kita terus berkembang. Dengan konsep berkelanjutan seperti budidaya udang windu ini, kita ingin memastikan pertumbuhan ekonomi tetap sejalan dengan konservasi,” pungkas Maulidiyah. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudi Minta Pemkab Pertahankan Peraihan Penghargaan UHC

    Rudi Minta Pemkab Pertahankan Peraihan Penghargaan UHC

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    (2/10/2023)  Beraunews — Rudi Mangunsong, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau atas prestasi mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dalam mendukung serta melaksanakan program jaminan kesehatan nasional. Universal Health […]

  • Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    Kasus Suspek Campak di Berau Naik Jadi 58, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus suspek campak hingga pekan ke-12 tahun 2026. Total kasus yang terdata mencapai 58, naik dari laporan sebelumnya sebanyak 42 kasus per 13 Maret 2026. Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinkes Berau, Adi, mengatakan lonjakan terjadi secara bertahap sejak awal tahun. Peningkatan paling signifikan tercatat pada pekan […]

  • DPRD Berau Minta Lahan Menganggur Segera Dioptimalkan Sumadi Dorong Percepatan Produksi Pangan untuk Kemandirian Daerah

    DPRD Berau Minta Lahan Menganggur Segera Dioptimalkan Sumadi Dorong Percepatan Produksi Pangan untuk Kemandirian Daerah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan perlunya percepatan pemanfaatan lahan-lahan menganggur sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, potensi pertanian di Berau masih besar namun belum terkelola maksimal sehingga pemerintah perlu memberikan perhatian lebih serius. “Ada banyak lahan yang sebenarnya bisa produktif, hanya belum digarap dengan optimal,” kata Sumadi. Ia mendorong […]

  • Diwarnai Sanggahan Saksi, Rapat Pleno KPU Berau Dijaga Ketat TNI-Polri

    Diwarnai Sanggahan Saksi, Rapat Pleno KPU Berau Dijaga Ketat TNI-Polri

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 657
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Rapat pleno terbuka terkait penetapan hasil rekapitulasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2024 di Kabupaten Berau berjalan cukup kondusif, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Brimob. Rapat yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau pada Selasa (3/12/2024) ini […]

  • Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti tingginya angka stunting yang masih mencapai 34 persen berdasarkan data SSGI 2024, jauh di atas target nasional 14 persen pada 2029. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penanganan stunting menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat. Selain […]

  • YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    YouTube Dinilai Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak: Komdigi Beri Teguran Keras

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta – Surat teguran resmi dilayangkan kepada Google setelah platform YouTube dinilai belum mematuhi aturan perlindungan anak dalam PP Tunas. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah ini sebagai sinyal tegas bahwa pemerintah mulai bersikap keras terhadap platform digital yang abai regulasi. Teguran tersebut disampaikan langsung oleh Menkomdigi Meutya Hafid dalam konferensi pers […]

expand_less