Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 559
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak menyusul laporan Kementerian Kesehatan mengenai peningkatan kasus secara nasional. Pada 2025, jumlah temuan kasus suspek campak di Indonesia dilaporkan meningkat hingga 147 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Berau, Suhartini, mengatakan pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan terhadap penyakit tersebut. Secara nasional, sejumlah daerah dilaporkan mengalami kejadian luar biasa (KLB) campak.

Meski demikian, Suhartini menyebut Kabupaten Berau hingga kini tidak termasuk wilayah yang mengalami KLB. “Secara nasional memang terjadi KLB campak. Kami juga sudah menerima surat dari Kementerian Kesehatan. Tetapi untuk Kabupaten Berau tidak termasuk daerah yang mengalami KLB,” kata Suhartini, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut dia, beberapa daerah lain justru mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan cakupan imunisasi, salah satunya Kota Bontang.

Kendati belum masuk kategori KLB, Dinas Kesehatan Berau tetap meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan kasus serta penguatan program imunisasi. Suhartini menekankan pentingnya imunisasi campak untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Ia menjelaskan, setidaknya 80 hingga 90 persen anak harus mendapatkan imunisasi agar penularan virus dapat ditekan.

“Imunisasi campak sangat penting. Anak-anak minimal harus mencapai cakupan sekitar 80 persen agar terbentuk kekebalan komunitas,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Berau, sepanjang 2025 terdapat dua kasus positif campak yang ditemukan di wilayah Batu Putih pada akhir tahun. Selain itu tercatat 105 kasus suspek campak dalam periode yang sama.

Sementara pada 2026, sejak Januari hingga Maret, sudah tercatat 42 kasus suspek campak. Sebagian besar berasal dari wilayah Kecamatan Sambaliung.

“Jika dibandingkan, tahun lalu ada 105 suspek dalam satu tahun. Sekarang baru tiga bulan sudah 42 suspek,” kata Suhartini.

Meski jumlahnya meningkat, seluruh kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah benar positif campak atau tidak.

“Kami berharap dari kasus suspek yang diperiksa tidak ada yang positif,” ujarnya.

Suhartini juga mengimbau masyarakat untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi secara lengkap serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu.

Menurut dia, campak sebenarnya merupakan penyakit yang telah lama dikenal. Namun penurunan cakupan imunisasi membuat penyakit tersebut kembali berpotensi muncul.

“Untuk membentuk kekebalan kelompok, cakupan imunisasi minimal harus mencapai sekitar 90 persen,” katanya.

Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinas Kesehatan Berau, Adi, mengatakan penurunan cakupan imunisasi mulai terasa sejak masa pandemi COVID-19. Dalam tiga tahun terakhir, angka imunisasi di Berau dilaporkan terus menurun bahkan berada di bawah 70 persen.

“Sejak pandemi COVID-19 cakupan imunisasi mulai turun. Dalam tiga tahun terakhir berada di bawah 70 persen,” ujar Adi.

Menurut dia, rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari persepsi masyarakat hingga meningkatnya kelompok yang menolak vaksin. Selain itu, informasi yang tidak akurat di media sosial juga turut memengaruhi keputusan sebagian orang tua.

“Sebagian masyarakat lebih percaya informasi dari media sosial yang belum tentu benar, termasuk hoaks tentang imunisasi,” kata Adi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Berau terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui puskesmas dan tenaga kesehatan di lapangan. Upaya sosialisasi juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor.

“Kami terus melakukan edukasi setiap bulan melalui tenaga kesehatan dan bekerja sama dengan berbagai pihak agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi,” ujar Adi.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Dicari 31 Kapal, Nelayan Batu Putih yang Hilang Sejak Melaut Ditemukan Hidup

    Sempat Dicari 31 Kapal, Nelayan Batu Putih yang Hilang Sejak Melaut Ditemukan Hidup

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    BERAU — Warga Kampung Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, sempat digegerkan dengan hilangnya seorang nelayan bernama Suriansyah, 47 tahun, yang dilaporkan tak kunjung pulang setelah melaut sejak Sabtu, 23 Mei 2026. Korban akhirnya ditemukan selamat pada Senin siang, 25 Mei 2026, setelah sekitar 36 jam dinyatakan hilang di perairan Batu Putih. Informasi hilangnya […]

  • Lewat Deadline Masih Byarpet, PLN Sebut Mesin Baru OTW Berau

    Lewat Deadline Masih Byarpet, PLN Sebut Mesin Baru OTW Berau

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 808
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Masyarakat Berau mempertanyakan kondisi kelistrikan yang hingga saat ini masih byarpet. Padahal sesuai informasi terakhir dari Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik beberapa waktu lalu saat mengunjungi Berau, menyebut jika kondisi ini akan berakhir di 20 November 2024. Ditemui kemarin, Pjs Bupati Berau Sufian Agus menjelaskan jika dirinya belum mengupdate informasi tersebut. Namun, dengan […]

  • Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

    Permintaan Global Melejit, Potensi Logam Tanah Jarang RI Terancam Penyelundupan Ilegal

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah proyeksi lonjakan permintaan magnet rare earth dunia yang diperkirakan menembus 180 kiloton pada 2050, kekayaan alam Indonesia kini menjadi pusat perhatian internasional. Namun, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin memperingatkan bahwa posisi strategis Indonesia ini masih terancam oleh praktik ilegal yang membawa hasil tambang domestik keluar tanpa pengawasan, sebelum diperketat oleh […]

  • Forum Jurnalis Perempuan Kaltim: Peran Wanita Semakin Strategis di Dunia Kepemimpinan

    Forum Jurnalis Perempuan Kaltim: Peran Wanita Semakin Strategis di Dunia Kepemimpinan

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Samarinda- Perempuan merupakan sosok yang digambarkan sebagai sosok yang memiliki kehangatan dan ketulusan. Khususnya peran perempuan dalam dalam memimpin, tidak heran seorang ibu mampu memberikan perhatian penuh dengan tutur kata lembut. Perempuan juga seringkali digambarkan sebagai sosok yang perasa, memiliki kemampuan dalam merespon, mengenali serta memahami persepsi dengan menyatakan pemahaman melalui unsur perhatian positif yang […]

  • Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengimbau perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Dikatakan Said, ketersediaan modal usaha menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan UMKM selain pelatihan dan promosi. “Saat ini, kondisi ekonomi masih belum stabil dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). […]

  • Rotasi Jabatan Polda Kaltim: Dir Lantas dan Kapolresta Balikpapan Resmi Berganti

    Rotasi Jabatan Polda Kaltim: Dir Lantas dan Kapolresta Balikpapan Resmi Berganti

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Dalam rangka penyegaran dan penguatan organisasi, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur kembali melaksanakan rotasi jabatan di lingkungan Polda Kaltim. Mutasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri tertanggal 15 Desember 2025. Dalam rotasi tersebut, satu Pejabat Utama dan satu Kapolres jajaran Polda Kaltim resmi berganti tugas. Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dipimpin […]

expand_less