Tak Perlu Jalur Rumit Lagi, Speed Boat Berau–Tarakan Permudah Akses Kesehatan
- account_circle admin
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb – Pelayaran perdana speed boat SRI EVA rute Berau–Tarakan resmi beroperasi pada Selasa, 17 Maret 2026. Peluncuran layanan ini digelar di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi laut antara Kabupaten Berau dan wilayah Kalimantan Utara.
Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menyampaikan apresiasi kepada operator dan pihak terkait atas terealisasinya layanan tersebut, termasuk dukungan Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan bagi penumpang.
“Kami mengapresiasi upaya semua pihak sehingga hari ini layanan ini dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan,” ujar Said.
Ia menilai kehadiran rute ini akan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan ke Tarakan.
“Dengan adanya akses ini, masyarakat yang ingin berobat ke Tarakan menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya,” katanya.
Selain itu, konektivitas baru ini juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, termasuk investasi dan pariwisata di Kabupaten Berau.
Menurut Said, selama ini akses menuju Tarakan cukup terbatas karena harus melalui perjalanan darat yang dikombinasikan dengan transportasi laut.
“Dengan adanya moda ini, arus penumpang dan barang akan semakin lancar, baik dari Berau maupun Tarakan,” ujarnya.
Pada pelayaran perdana, speed boat SRI EVA mengangkut sekitar 55 penumpang dari Tanjung Redeb menuju Tarakan. Tarif yang diberlakukan sebesar Rp280 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Batu dan Rp370 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Redeb, serta berlaku sebaliknya.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap layanan ini dapat terus beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kemudahan akses serta pertumbuhan ekonomi daerah.(/tnr)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar