Momen Penentuan 1 Syawal di Berau, Akankah Hilal Terlihat Sore Ini?
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemantauan hilal untuk menentukan akhir Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Berau akan dilaksanakan di menara Masjid Agung Baitul Hikmah pada Kamis, 19 Maret 2026, mulai pukul 17.00 WITA.
Anggota Tim Rukyat Hilal Kementerian Agama Berau, H. Yusuf Arie, mengatakan pelaksanaan rukyatul hilal dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Di Berau, pemantauan dipusatkan di lokasi tersebut menjelang matahari terbenam.
“Pelaksanaan dilakukan serentak secara nasional, sementara di Berau dipusatkan di Masjid Agung mulai pukul 17.00 WITA,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Kementerian Agama, Pengadilan Agama, BMKG, MUI, organisasi kemasyarakatan Islam, serta tokoh agama setempat.
Menurut dia, secara teknis persiapan pemantauan hilal telah dilakukan dan peralatan yang digunakan dinilai memadai, didukung tim yang siap melakukan pengamatan.
Namun demikian, faktor cuaca diperkirakan menjadi kendala utama dalam proses rukyat. Kondisi langit yang kurang mendukung berpotensi menghambat pengamatan hilal secara langsung.
“Persiapan sudah berjalan lancar, hanya saja cuaca kemungkinan menjadi tantangan dalam pengamatan,” katanya.
Hasil rukyatul hilal tersebut nantinya akan menjadi salah satu dasar pertimbangan pemerintah dalam menetapkan awal 1 Syawal 1447 Hijriah.(*/tnr)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar