Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sekda Berau Soroti Potensi Konflik Lahan, Dorong Perlindungan Masyarakat Adat

Sekda Berau Soroti Potensi Konflik Lahan, Dorong Perlindungan Masyarakat Adat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 360
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti potensi konflik lahan yang kerap muncul seiring masuknya investasi di sektor perkebunan dan pertambangan.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan konflik umumnya terjadi akibat tumpang tindih klaim lahan antara masyarakat dan perusahaan.

“Ketika perusahaan masuk, sering muncul klaim dari masyarakat. Di sisi lain, ada persoalan administrasi di tingkat kampung dan kecamatan,” ujarnya dalam sosialisasi pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, Kamis, 9 April 2026.

Ia menjelaskan, persoalan juga dipicu oleh penerbitan dokumen yang tidak akurat, seperti Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) yang bisa terbit lebih dari satu akibat pergantian pejabat atau lemahnya penelusuran riwayat lahan.

Selain itu, terdapat kasus benturan antara izin yang diterbitkan pemerintah pusat, seperti Hak Guna Usaha (HGU), dengan klaim masyarakat yang telah lama mengelola lahan tersebut.

Menurut dia, kondisi ini berpotensi menimbulkan persoalan hukum jika tidak ditangani secara hati-hati.

Muhammad Said menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk tokoh adat, untuk menjaga netralitas dan mendorong penyelesaian konflik secara bijak.

Ia juga meminta perusahaan memiliki komitmen terhadap masyarakat sekitar, termasuk dalam memberikan perlindungan dan kompensasi yang layak.

“Perusahaan boleh masuk, tapi harus ada komitmen membantu masyarakat. Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan perlindungan,” katanya.

Pemerintah daerah, lanjut dia, juga mendorong keterlibatan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memberikan kejelasan hak kewilayahan masyarakat adat guna mencegah konflik di masa mendatang.

Ia mengingatkan pengakuan masyarakat adat tidak boleh memicu perpecahan di tingkat lokal dan harus tetap menjaga persatuan.

Menurut dia, pengelolaan konflik yang baik justru dapat mendukung pembangunan daerah, sementara konflik yang tidak terkendali berpotensi menghambat investasi.

“Ini momentum untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan masyarakat adat,” ujar Muhammad Said. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Soroti Jalur Peredaran Narkoba di Berau, Aparatur Kampung Mulai Dites

    Pemkab Soroti Jalur Peredaran Narkoba di Berau, Aparatur Kampung Mulai Dites

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BATU PUTIH – Sebanyak 95 aparatur kampung dari Kecamatan Batu Putih dan Biduk-Biduk menjalani tes urine di Kantor Kecamatan Batu Putih, Selasa, (11/8). Pemeriksaan dilakukan ketika Pemerintah Kabupaten Berau mengingatkan bahwa daerah ini telah menjadi salah satu tujuan peredaran narkoba. Tes terhadap aparatur kampung itu menjadi bagian dari langkah pencegahan sekaligus deteksi dini penyalahgunaan narkotika […]

  • Kasus Asusila di Talisayan Terungkap, Pria 63 Tahun Diamankan Usai Dugaan Aksi Berulang terhadap Anak

    Kasus Asusila di Talisayan Terungkap, Pria 63 Tahun Diamankan Usai Dugaan Aksi Berulang terhadap Anak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Talisayan — Seorang pria berusia 63 tahun diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur di Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau. Kasus tersebut terungkap setelah pihak keluarga menerima informasi dari sekolah korban mengenai kondisi yang dialami anak tersebut. Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto, menjelaskan bahwa awalnya guru korban […]

  • Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau tengah serius menjalankan program transformasi digital dengan menerapkan aplikasi kesehatan di seluruh Puskesmas. Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan digitalisasi kesehatan nasional yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie, mengungkapkan pentingnya adaptasi teknologi bagi optimalisasi kinerja kesehatan di daerah. “Dinas […]

  • Dukung Pemilu Damai dan Berkualitas, SMSI Kaltim Gelar Rakorwil di Berau

    Dukung Pemilu Damai dan Berkualitas, SMSI Kaltim Gelar Rakorwil di Berau

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 2.523
    • 0Komentar

    Beraunews.id,Tanjung Redeb — 2024 menjadi tahun paling sibuk bagi republik ini. Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar, selama 12 bulan ke depan Indonesia akan melangsungkan suksesi kepemimpinan secara serentak dan berjenjang. Pemilihan legislatif digelar bersamaan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan kepala daerah yang digelar September mendatang. Pers sebagai pilar demokrasi […]

  • Anggaran Terbatas, DPUPR Berau Utamakan Pemeliharaan Drainase di Lokasi Rawan

    Anggaran Terbatas, DPUPR Berau Utamakan Pemeliharaan Drainase di Lokasi Rawan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau memfokuskan penanganan pada titik-titik rawan banjir di kawasan perkotaan. Langkah ini diambil seiring meningkatnya intensitas hujan yang berpotensi memicu genangan di sejumlah wilayah. Pemeliharaan drainase menjadi prioritas utama untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan. DPUPR menilai, sistem saluran air yang […]

  • 33 Ribu Hektare Mangrove Kaltara Disiapkan Jadi Proyek Ekonomi Biru

    33 Ribu Hektare Mangrove Kaltara Disiapkan Jadi Proyek Ekonomi Biru

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama perwakilan Sabah, Malaysia, memulai kerja sama pengembangan ekonomi biru melalui penanaman mangrove di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Rabu, 8 April 2026. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Menurut dia, […]

expand_less