Jelang Aksi 21 April, Polisi dan APM Kaltim Sepakat Jaga Demo Tetap Damai
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

kapolresta Samarinda Kombespol Hendri umar saat mengunjungi posko aksi (dok.ist)
SAMARINDA – Menjelang rencana aksi penyampaian aspirasi pada 21 April 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur menjadi perhatian bersama. Aparat kepolisian bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kaltim mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.
Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi di ruang publik. Ia mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi, namun harus dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai aturan hukum.
“Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi tetap jaga ketertiban, keamanan, dan tidak melanggar hukum,” ujarnya.(Kamis/16/4/2026)
Sebagai bentuk pendekatan humanis, Kapolresta Samarinda juga melakukan kunjungan langsung ke posko aksi dan berdialog dengan perwakilan aliansi. Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian dan peserta aksi saling bertukar pandangan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Dialog tersebut juga menjadi upaya membangun komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan massa aksi, sehingga potensi kesalahpahaman di lapangan dapat diminimalisir.
Sementara itu, Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kaltim juga telah menyatakan komitmennya untuk menggelar aksi secara damai. Dalam imbauannya, APM mengajak seluruh peserta untuk tidak terprovokasi serta menolak segala bentuk tindakan anarkis yang dapat merugikan banyak pihak.
APM Kaltim menegaskan beberapa poin penting dalam pelaksanaan aksi, di antaranya menjaga ketertiban dan keamanan, berkomitmen tidak melakukan tindakan anarkis, serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara santun dan sesuai ketentuan hukum.
Selain itu, peserta aksi juga diingatkan untuk menjaga solidaritas serta nama baik gerakan selama berlangsungnya kegiatan.
Pihak kepolisian menambahkan, penting bagi seluruh peserta untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat memicu ketegangan di lapangan.
Polresta Samarinda juga akan melakukan pengamanan guna memastikan aksi berjalan aman dan tertib, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Dengan adanya sinergi antara peserta aksi, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan kegiatan penyampaian aspirasi pada 21 April mendatang dapat berlangsung damai, tertib, dan bermartabat.
“Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Samarinda,” tegas Hendri Umar. (/tnr)
- Penulis: admin
