BKSDA Berau Kembalikan Bekantan ke Habitat
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

BERAU — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Berau melepasliarkan satu ekor bekantan (Nasalis larvatus) di kawasan hutan Kampung Meras, Kecamatan Kelay, Rabu (22/04/2026).
Kepala Seksi KSDA Wilayah I Berau, Yulian Sadono, mengatakan satwa tersebut sebelumnya diamankan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau pada waktu Maghrib. Karena kondisi sudah malam, bekantan itu terlebih dahulu diamankan di kantor sebelum dibawa ke lokasi konservasi pada pagi hari.
“Pagi harinya kami bawa ke mitra kami, Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Long Sam yang dikelola oleh Conservation Action Network (CAN) di Kampung Meras,” ujar Yulian Sadono dalam keterangannya.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.30 WITA, bekantan tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan setempat. Hasil pemeriksaan menunjukkan satwa berjenis kelamin jantan itu dalam kondisi sehat dan siap dilepasliarkan ke habitat alaminya. Proses pelepasliaran dilakukan pada pukul 15.00 WITA di area Pulau Long Sam.
Terkait asal-usul satwa tersebut, Yulian menyebutkan terdapat dua kemungkinan. Pertama, bekantan tersebut merupakan individu “alpha” yang tersingkir dari kelompoknya akibat faktor usia atau persaingan, sehingga keluar dari habitat dan masuk ke permukiman warga. Kemungkinan kedua, satwa tersebut merupakan peliharaan warga yang terlepas, mengingat bekantan termasuk satwa yang mudah mengalami stres jika dikurung.
“Habitat terbaik bagi satwa liar adalah di hutan. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak memelihara, berburu, apalagi mengonsumsi satwa yang dilindungi ini,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada BKSDA apabila menemukan satwa dilindungi yang dipelihara atau masuk ke lingkungan warga, agar dapat segera dievakuasi dan dikembalikan ke alam liar. (akti)
- Penulis: admin
