Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 386
  • print Cetak

BERAU — Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di Kabupaten Berau, pemerintah setempat berkolaborasi dengan Bank Indonesia meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan ini digelar untuk mengatasi kondisi pasar yang semakin mengkhawatirkan akibat kenaikan harga bahan pangan dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Basri, mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas telah melampaui batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Ia menekankan pentingnya respons cepat untuk mencegah kenaikan harga semakin meluas.

“Rata-rata harga naik, bahkan di atas harga yang ditetapkan pemerintah. Karena itu perlu diantisipasi supaya tidak terjadi kenaikan lebih jauh,” ujarnya pada Sabtu (09/05/2026).

GPM ini merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Berau, dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Diskoperindag, dan Bulog.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pokok yang berkontribusi terhadap inflasi, seperti beras, minyak goreng, telur, ikan, dan sayuran. Menurut Basri, inflasi yang terjadi pada bulan April lalu didorong oleh meningkatnya harga ikan dan sayuran, sehingga pemerintah memprioritaskan penjualan komoditas tersebut dalam pasar murah.

“Target utama kita menstabilkan harga. Karena yang mengalami kenaikan itu terutama ikan dan sayuran,” jelasnya.

Meski warga diperbolehkan berbelanja, terdapat batasan pembelian untuk mencegah penumpukan barang. Setiap warga, misalnya, hanya diperbolehkan membeli dua karung beras, dua liter minyak goreng, dan satu piring telur.

Basri juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berlangsung sekali. Dinas Pangan akan melanjutkan program GPM secara berkala di berbagai kampung dan kecamatan di Berau.

“Sampai sekarang kami sudah melaksanakan 12 kali GPM yang diinisiasi Dinas Pangan,” tuturnya.

Di antara komoditas yang dijual, beras SPHP menjadi salah satu produk unggulan, di samping beras lokal yang dicampur dengan stok lainnya. Kebutuhan telur dipasok dari produksi lokal melalui kerja sama dengan perusahaan daerah.

Kasmiatu, seorang warga dari Mangga 3, mengaku mengetahui pasar murah ini melalui grup pesan singkat. Ia merasa sangat terbantu oleh adanya kegiatan ini, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah terbantu, karena sekarang kebetulan semuanya naik,” ucapnya.

Ia berharap agar Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin agar masyarakat dapat terus memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Semoga bisa berlanjut,” pungkasnya. (tnr/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subroto Ajak Warga Biasakan Konsumsi Ikan: Kunci Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Keluarga

    Subroto Ajak Warga Biasakan Konsumsi Ikan: Kunci Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mendorong masyarakat menjadikan konsumsi ikan sebagai kebiasaan harian. Ia menilai langkah sederhana itu dapat menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencegah kekurangan gizi dan menekan angka stunting, terutama pada ibu hamil dan anak-anak yang termasuk kelompok paling rentan. Subroto mengingatkan bahwa isu stunting kini menjadi […]

  • Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, 1.000 Warga Gunung Tabur Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BERAU — Kemarau panjang mulai mengubah keseharian sekitar 1.000 warga Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau. Sungai dan parit yang selama ini menjadi sumber air warga mengering. Di sejumlah titik, air yang tersisa pun keruh dan tak lagi layak digunakan. Kondisi itu terjadi di sedikitnya lima wilayah, yakni RT 7, RT 9, RT 12, RT 14, […]

  • TPA Sultan Agung Berau Disulap Jadi Pusat Hortikultura Modern

    TPA Sultan Agung Berau Disulap Jadi Pusat Hortikultura Modern

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Mengatasi inflasi di Kabupaten Berau, salah satunya dengan menghadirkan secara mandiri komoditi penyebab inflasi. Komoditi sayuran yang menjadi penyumbang inflasi Berau, akan mulai ditumbuh kembangkan di Berau. Dengan menggunakan lahan TPA seluas 1 hektare lebih di Jalan Sultan Agung, pihak Provinsi Kaltim akan siap memberikan support mulai dari anggaran hingga pendampingan langsung […]

  • DPRD Soroti Kebersihan Kota di Tengah Ambisi Berau Jadi Destinasi Wisata

    DPRD Soroti Kebersihan Kota di Tengah Ambisi Berau Jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 353
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Keinginan Kabupaten Berau untuk berkembang sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur dinilai perlu dibarengi dengan keseriusan menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa pengelolaan kebersihan yang baik, potensi wisata yang dimiliki daerah itu dikhawatirkan tidak mampu memberikan kesan positif bagi para pelancong. Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, mengatakan bahwa kondisi lingkungan sering […]

  • Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

    Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membatasi distribusi hanya pada hari sekolah, setelah evaluasi menunjukkan penyaluran saat hari libur kurang efektif. Meski demikian, bantuan tetap diberikan penuh kepada kelompok rentan, wilayah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi, dengan potensi penghematan anggaran hingga Rp 20 triliun per tahun. […]

  • Lapak UMKM di CFD Sungai Segah: Strategi DPRD Berau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

    Lapak UMKM di CFD Sungai Segah: Strategi DPRD Berau untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya space atau ruang yang diberikan kepada UMKM untuk menjajakan produknya pada gelaran Car Free Day (CFD) di sepanjang tepian Sungai Segah, mendapat apresiasi dari DPRD Berau. Ditemui pada Minggu (13/10/2024) pagi, anggota DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto mengatakan jika lapak berjualan yang disediakan bagi para UMKM sangat bagus. Karena bisa meningkatkan […]

expand_less