Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

Kenaikan Harga Bahan Pokok, Berau Luncurkan Program Pangan Murah

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

BERAU — Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di Kabupaten Berau, pemerintah setempat berkolaborasi dengan Bank Indonesia meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan ini digelar untuk mengatasi kondisi pasar yang semakin mengkhawatirkan akibat kenaikan harga bahan pangan dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Basri, mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas telah melampaui batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Ia menekankan pentingnya respons cepat untuk mencegah kenaikan harga semakin meluas.

“Rata-rata harga naik, bahkan di atas harga yang ditetapkan pemerintah. Karena itu perlu diantisipasi supaya tidak terjadi kenaikan lebih jauh,” ujarnya pada Sabtu (09/05/2026).

GPM ini merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Berau, dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Diskoperindag, dan Bulog.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pokok yang berkontribusi terhadap inflasi, seperti beras, minyak goreng, telur, ikan, dan sayuran. Menurut Basri, inflasi yang terjadi pada bulan April lalu didorong oleh meningkatnya harga ikan dan sayuran, sehingga pemerintah memprioritaskan penjualan komoditas tersebut dalam pasar murah.

“Target utama kita menstabilkan harga. Karena yang mengalami kenaikan itu terutama ikan dan sayuran,” jelasnya.

Meski warga diperbolehkan berbelanja, terdapat batasan pembelian untuk mencegah penumpukan barang. Setiap warga, misalnya, hanya diperbolehkan membeli dua karung beras, dua liter minyak goreng, dan satu piring telur.

Basri juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berlangsung sekali. Dinas Pangan akan melanjutkan program GPM secara berkala di berbagai kampung dan kecamatan di Berau.

“Sampai sekarang kami sudah melaksanakan 12 kali GPM yang diinisiasi Dinas Pangan,” tuturnya.

Di antara komoditas yang dijual, beras SPHP menjadi salah satu produk unggulan, di samping beras lokal yang dicampur dengan stok lainnya. Kebutuhan telur dipasok dari produksi lokal melalui kerja sama dengan perusahaan daerah.

Kasmiatu, seorang warga dari Mangga 3, mengaku mengetahui pasar murah ini melalui grup pesan singkat. Ia merasa sangat terbantu oleh adanya kegiatan ini, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah terbantu, karena sekarang kebetulan semuanya naik,” ucapnya.

Ia berharap agar Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin agar masyarakat dapat terus memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Semoga bisa berlanjut,” pungkasnya. (tnr/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Stabilisasi Harga Pangan Dinilai Tepat, Sutami Tekankan Perluasan Akses hingga Kecamatan

    Program Stabilisasi Harga Pangan Dinilai Tepat, Sutami Tekankan Perluasan Akses hingga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai langkah stabilisasi harga pangan yang dijalankan Dinas Pangan sudah berada di arah yang tepat, tetapi belum menjangkau seluruh lapisan warga. Ia menyebut manfaat program semestinya bisa dirasakan hingga tingkat kecamatan dan kampung, bukan hanya masyarakat di sekitar pusat kota. Salah satu upaya yang diapresiasinya yakni […]

  • Emosi Jalanan Berujung Penjara, Empat Pemuda Keroyok Korban di Tanjung Redeb

    Emosi Jalanan Berujung Penjara, Empat Pemuda Keroyok Korban di Tanjung Redeb

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ramai beredar video CCTV yang menunjukkan seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan , di tikungan depan Kantor Gerindra, Jalan Pulau Sambit, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Senin petang, 21 Juli 2025, sekitar pukul 18.12 WITA. Kasat Reskrim Polres Berau AKP Jody Rahman membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula saat […]

  • Tekan Risiko Penyimpangan Seksual, Komisi I DPRD Berau Dorong Penguatan Peran Orang Tua dan Sekolah

    Tekan Risiko Penyimpangan Seksual, Komisi I DPRD Berau Dorong Penguatan Peran Orang Tua dan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina, menyampaikan keprihatinannya terkait meningkatnya potensi penyimpangan seksual di kalangan anak muda. Ia menilai perkembangan teknologi, akses informasi tanpa filter, serta lemahnya pengawasan sosial dapat menjadi faktor pendorong munculnya perilaku menyimpang yang berisiko merusak masa depan generasi muda. Elita menegaskan bahwa fenomena sosial yang melibatkan anak […]

  • Aksi Panas di Depan DPRD Berau: Tarif Air Kembali ke Harga Lama

    Aksi Panas di Depan DPRD Berau: Tarif Air Kembali ke Harga Lama

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga. Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 […]

  • Satgas PKH Segel 10 Ribu Hektare Sawit Ilegal, di Kawasan Hutan Industri Berau

    Satgas PKH Segel 10 Ribu Hektare Sawit Ilegal, di Kawasan Hutan Industri Berau

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melakukan penyegelan kawasan hutan yang ditanami sawit, di Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Ernin (16/6/2025) pukul 09.00 Wita. Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Berau, Imam Ramdhoni. Diungkapkannya, pemasangan plang penertiban itu dilakukan terhadap kawasan hutan tanaman industri (KHTI) yang ditanami kelapa […]

  • Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan

    Kebutuhan BBM Nelayan Maratua Dinilai Masih Stabil, Rencana SPBN Belum Diputuskan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau masih mengkaji rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah Kepulauan Maratua. Realisasi fasilitas tersebut disebut bergantung pada kebutuhan riil nelayan di lapangan. Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pembangunan SPBN harus didasarkan pada pemetaan jumlah nelayan aktif dan kebutuhan bahan bakar di wilayah tersebut. “Pendirian SPBN […]

expand_less