Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

Antrean BBM Tak Kunjung Selesai, DPRD Kaltara Gerakkan Satgas Terpadu di Bulungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 332
  • print Cetak

TANJUNG SELOR – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan kembali memantik reaksi keras dari para pemangku kebijakan di Kalimantan Utara. Masalah klasik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi itu kini resmi diangkat ke meja Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kalimantan Utara pada Senin (11/5) sore.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menyampaikan bahwa rapat bersama lintas institusi tersebut menyepakati pembentukan satuan tugas (Satgas) terpadu untuk mengawal distribusi BBM, khususnya di Bulungan, yang selama ini kerap dilanda antrean panjang.

RDP itu menghadirkan unsur Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dari forum itulah mengemuka kebutuhan akan satu tim pengawas bersama yang bekerja secara terkoordinasi di lapangan.

“Kita akan membuat tim terpadu yang melibatkan aparat penegak hukum dan OPD terkait, khususnya di Bulungan,” ujar Achmad Djufrie usai RDP.

Menurut Djufrie, antrean BBM di Bulungan bukan lagi persoalan insidental. Fenomena serupa, kata dia, berulang dalam beberapa tahun terakhir sehingga menimbulkan kecurigaan adanya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. DPRD pun mendesak agar pengawasan diperketat, terutama terhadap pola-pola distribusi yang selama ini rawan dimanipulasi.

Salah satu sorotan utama ialah dugaan aktivitas “pengetap” – kendaraan yang berulang kali mengisi BBM dengan berbagai cara demi meraup keuntungan pribadi. Praktik semacam ini diduga kuat menjadi salah satu faktor pemicu mengularnya antrean di SPBU.

Djufrie mengungkapkan, dari hasil penelusuran, muncul beragam modus penyalahgunaan barcode pembelian BBM subsidi. Di permukaan, barcode tampak sesuai dengan nomor kendaraan, namun ketika dicocokkan, data di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berbeda.

“Modus seperti ini cukup banyak ditemukan. Barcode cocok dengan plat kendaraan, tetapi STNK berbeda. Ini yang akan menjadi perhatian serius,” katanya.

Ia menjelaskan, Satgas terpadu saat ini tinggal menunggu pemetaan teknis yang tengah disusun biro ekonomi dan OPD terkait. Menurut Djufrie, Polda Kaltara, Kejaksaan, dan Korem sudah menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan tim tersebut.

Satgas tidak hanya akan bertugas mengawasi, tetapi juga melakukan pembinaan serta penindakan terhadap pelanggaran distribusi BBM subsidi. Pemerintah Provinsi Kaltara akan menjadi koordinator utama, yang kemudian berjejaring dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Dalam RDP itu, perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltara menegaskan dukungan terhadap langkah pembentukan Satgas. Kejaksaan menilai, pengawasan distribusi BBM harus dilakukan secara serius agar kuota subsidi tepat sasaran dan benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

Kejaksaan juga menekankan, jika ditemukan pelanggaran dalam pendataan maupun distribusi, sanksi dapat dijatuhkan. Evaluasi kuota BBM bagi pihak-pihak yang terindikasi menyimpang pun menjadi opsi yang disiapkan.

Dukungan serupa datang dari Kepolisian melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kaltara. Kepolisian berharap, Satgas terpadu mampu memperkuat pengawasan di lapangan dan pada akhirnya mengurai antrean panjang BBM di Kalimantan Utara, terutama di Bulungan.

Di sisi lain, publik menaruh harapan besar pada Satgas ini. Antrean berkepanjangan di SPBU selama ini bukan hanya menghabiskan waktu warga, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan transportasi di daerah.

Dengan keterlibatan DPRD, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga TNI dalam satu pola pengawasan terpadu, diharapkan distribusi BBM subsidi menjadi lebih tepat sasaran dan ruang bagi praktik penyalahgunaan semakin sempit.

“Kami akan memastikan agar pesoalan antrian BBM dapat diselesaikan dengan terbentuknya tim terpadu” tutupnya Djufrie. (Lia)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papa Cookies Resmi Hadir di Berau, Pemkab Dorong UMKM Terus Naik Kelas

    Papa Cookies Resmi Hadir di Berau, Pemkab Dorong UMKM Terus Naik Kelas

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.238
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan sektor ekonomi kreatif (ekraf). Komitmen itu kembali ditunjukkan melalui kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, yang meresmikan pembukaan Papa Cookies Cake and Bakery Cabang Berau, Sabtu (18/10/2025) di Jalan Gatot Subroto No. 88, Sei Bedungun, Tanjung […]

  • Pers Berperan Ciptakan Kamtibmas

    Pers Berperan Ciptakan Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Berau, Indera Teguh, menyerukan pentingnya persatuan dan kesolidan wartawan pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Teguh menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pernyataan pada Rabu (11/12/2024). Menurutnya, meski banyak perbedaan yang mencuat selama proses Pilkada, baik dalam pemberitaan maupun pandangan politik, hal itu seharusnya tidak […]

  • Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

    Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BERAU – Rencana penataan kawasan permukiman di bantaran sungai dan jalur hijau di Kabupaten Berau hingga kini belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Padahal, pemerintah daerah telah menyusun dokumen perencanaan untuk sejumlah kawasan yang dinilai perlu ditata ulang sesuai ketentuan tata ruang. Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum) Berau, Dahri, mengatakan kawasan […]

  • Berau Fokus pada Pengembangan Sektor Pertanian 2025

    Berau Fokus pada Pengembangan Sektor Pertanian 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menyalurkan bantuan hibah sarana produksi pertanian dan peternakan kepada kelompok tani di wilayah tersebut. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, pada Selasa (27/8/2024) di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun. Bantuan yang diberikan kepada kelompok tani kali ini cukup […]

  • Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

    Deklarasi APRI Berau 2024-2029: Langkah Awal Menuju Pemancingan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Berau periode 2024-2029, dideklarasikan. Minggu, (10/11/2024) di Balai Mufakat, Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus APRI Kalimantan Timur, pejabat pemerintah daerah, dan sejumlah pemancing yang tergabung dalam komunitas tersebut. APRI adalah sebuah organisasi yang bertujuan […]

  • Pemprov Kaltim Kucurkan Rp25 Miliar untuk Renovasi Rumah Jabatan, Klaim Transparan dan Sesuai Aturan

    Pemprov Kaltim Kucurkan Rp25 Miliar untuk Renovasi Rumah Jabatan, Klaim Transparan dan Sesuai Aturan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk renovasi rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur. Kebijakan ini menuai perhatian publik karena nilainya yang dinilai cukup besar. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengatakan renovasi dilakukan karena kondisi bangunan yang sudah lama tidak ditempati dan membutuhkan perbaikan menyeluruh. “Rumah jabatan ini sudah puluhan […]

expand_less