Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

Aksi Mahasiswa Kepung DPRD Kaltim, Minta Audit Independen Kasus Jembatan Ditabrak Tongkang

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 198
  • print Cetak

SAMARINDA — Desakan transparansi soal ganti rugi insiden tongkang menabrak jembatan di Sungai Mahakam kembali menguat. Rabu siang, 13 Mei 2026, Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kalimantan Timur (AMAK Kaltim) menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Samarinda.

Puluhan mahasiswa datang membawa poster dan spanduk, menyoroti rangkaian kecelakaan tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Bagi mereka, deretan insiden itu tak lagi bisa dipandang sebagai kecelakaan biasa.

Koordinator aksi, Syafrudin, menyebut pola kejadian yang berulang dan minimnya keterbukaan penyelesaian kasus sebagai indikasi persoalan serius dalam tata kelola pelayaran dan perlindungan aset publik.

“Ini bukan lagi kejadian biasa, ini pola yang berulang. Ketika jembatan ditabrak berkali-kali dan penyelesaiannya tidak transparan, maka ada persoalan serius dalam tata kelola,” ujarnya di depan massa aksi.

AMAK Kaltim menilai publik hingga kini belum mendapatkan informasi utuh soal berapa total kerugian negara dan daerah, bagaimana aliran dana ganti rugi, serta sejauh mana status penyelesaian tiap kasus penabrakan yang melibatkan kapal tongkang milik perusahaan tambang dan angkutan sungai.

Mahasiswa juga menantang DPRD Kaltim dan instansi teknis untuk menjelaskan fungsi pengawasan mereka terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di jalur Sungai Mahakam.

“Kami tidak menuduh, tetapi kami menuntut keterbukaan. Jika semua bersih, maka buka ke publik,” kata Syafrudin.

Ia menilai, selama ini penyelesaian perkara cenderung berhenti pada urusan pembayaran ganti rugi, tanpa diikuti langkah penegakan hukum yang memberi efek jera bagi pelaku.

“Kalau hanya ganti rugi melalui asuransi tanpa sanksi tegas, lalu di mana efek jeranya? Ini yang dipertanyakan rakyat,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, AMAK Kaltim mendesak dilakukan audit independen terhadap seluruh kasus penabrakan jembatan, publikasi terbuka dana ganti rugi, evaluasi izin pelayaran perusahaan, serta peninjauan ulang sistem pengawasan oleh Pelindo dan KSOP.

Setelah berorasi, massa aksi diterima di dalam gedung oleh perwakilan DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar, Sapto Setyo Pramono. Di hadapan mahasiswa, Sapto menjelaskan posisi DPRD dalam menyikapi rentetan insiden tersebut.

Ia menegaskan, lembaganya lebih menitikberatkan pada perlindungan dan pengamanan aset daerah, sementara aspek pidana maupun perdata diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Yang paling penting adalah menjaga aset kita. Orang yang menabrak wajib mengganti kerugian sesuai fungsinya,” ujarnya.

Sapto mengungkapkan, sebagai bentuk tanggung jawab, pihak terkait telah menempatkan dana jaminan perbaikan di bank. Nilainya, kata dia, mencapai sekitar Rp31 miliar.

“Saat ini mereka sudah memberikan jaminan kurang lebih Rp31 miliar dan itu ada di bank, cash clear,” katanya.

Dana tersebut, menurut Sapto, baru dapat digunakan setelah proses perbaikan selesai dan jembatan dinyatakan kembali layak secara teknis maupun fungsional.

Menjawab sorotan soal lambannya perbaikan Jembatan Mahulu, Sapto menjelaskan bahwa perusahaan penabrak masih dalam tahap penentuan kontraktor pelaksana. Proses ini, ujarnya, ikut mempengaruhi jadwal dimulainya pekerjaan di lapangan.

Ia menambahkan, pengawasan teknis perbaikan nantinya akan berada di tangan Dinas Pekerjaan Umum, menyesuaikan jadwal dan tingkat kerumitan pekerjaan yang disusun.

“Informasinya paling cepat akhir Mei atau awal Juni kontraktornya sudah terpilih untuk melakukan action plan pekerjaan,” jelasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badwi Resmi Jadi Dewan Pengawas Koperasi TKBM Tanjung Redeb, Diharapkan Perkuat Kinerja Organisasi

    Badwi Resmi Jadi Dewan Pengawas Koperasi TKBM Tanjung Redeb, Diharapkan Perkuat Kinerja Organisasi

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Redeb menetapkan pengawas baru dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Badwi resmi ditunjuk sebagai tambahan anggota Dewan Pengawas koperasi tersebut. Penetapan itu dilakukan dalam forum RAT yang diikuti para anggota koperasi. Badwi mengapresiasi pelaksanaan rapat yang menurutnya berlangsung tertib dan kondusif. “Kami […]

  • Perda Dinilai Tumpul, Pemuda Berau Desak DPRD Serius Berantas Miras Ilegal

    Perda Dinilai Tumpul, Pemuda Berau Desak DPRD Serius Berantas Miras Ilegal

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BERAU — Suasana Gedung DPRD Kabupaten Berau memanas pada Selasa, 19 Mei 2026. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Generasi Muda Kabupaten Berau datang menggelar aksi dan dialog, menyoroti maraknya peredaran minuman keras ilegal yang mereka nilai kian liar di Bumi Batiwakkal. Mereka menuding akar persoalan berada pada lemahnya payung hukum yang saat ini berlaku, […]

  • Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

    Gagal Diangkat, Ratusan Guru Honorer Berau Bertahan dengan Skema Darurat Disdik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Pendidikan Kabupaten Berau berupaya menjaga kesejahteraan tenaga honorer di tengah keterbatasan kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini ditempuh menyusul regulasi pemerintah pusat yang membatasi rekrutmen tenaga non-ASN baru. Kepala Bidang P2TK Dinas Pendidikan Berau, Mustaring, mengatakan ratusan tenaga honorer belum dapat diakomodasi menjadi ASN. Sebelumnya, sekitar 146 tenaga […]

  • Sri Juniarsih: "Apapun Hasilnya, Saya Ridho dan Ikhlas"

    Sri Juniarsih: “Apapun Hasilnya, Saya Ridho dan Ikhlas”

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.362
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menunjukkan komitmennya terhadap proses demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Berau 2024 pada Rabu (27/11). Ia mencoblos di TPS 14, Jalan Al Bina Atas, didampingi oleh anggota keluarganya. Usai mencoblos, Sri Juniarsih menyempatkan diri menyapa petugas dan warga di TPS. Kepada media, ia mengungkapkan optimismenya […]

  • SraGam Bersama Gunung Tabur: Mewujudkan Perubahan dari Hati untuk Rakyat

    SraGam Bersama Gunung Tabur: Mewujudkan Perubahan dari Hati untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 829
    • 0Komentar

    Gunung Tabur — Kampanye Pilkada Kabupaten Berau semakin menghangat. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut dua, Sri Juniarsih dan Gamalis—yang dikenal dengan sebutan SraGam—tetap melanjutkan kampanyenya di Gunung Tabur. Meski hujan mengguyur, semangat masyarakat tidak surut untuk memberikan dukungan kepada SraGam. Juru Kampanye dari Partai Keadilan […]

  • Drainase Mampet, Lurah & Warga Langsung Bertindak

    Drainase Mampet, Lurah & Warga Langsung Bertindak

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Kondisi Jalan H.A.R.M Ayoeb di Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan tersebut kerap tergenang air usai hujan, diperparah dengan sedimentasi yang menumpuk di tengah jalan. Akibatnya, pengendara, terutama pengguna roda dua, kesulitan melintas. Merespons keluhan tersebut, Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizali, bersama personel TNI-Polri, pihak Kecamatan Gunung Tabur […]

expand_less