Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Perkuat Dermaga dan Jalur Distribusi demi Tekan Harga Bahan Pokok

Pemkab Berau Perkuat Dermaga dan Jalur Distribusi demi Tekan Harga Bahan Pokok

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menargetkan pengendalian inflasi dan percepatan pembangunan infrastruktur penghubung kampung tetap menjadi fokus utama pada 2026. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat distribusi logistik hingga wilayah pesisir dan pedalaman.

Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Berau, Andi Marewangeng, mengatakan kondisi perekonomian daerah sejauh ini masih bergerak stabil. Aktivitas masyarakat dan roda pemerintahan yang berjalan normal disebut berdampak pada membaiknya sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita melihat kondisi makro dan mikro kita saat ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau sudah berjalan cukup baik. Salah satu indikatornya bisa kita lihat dari indeks kepuasan masyarakat dan pembangunan manusia kita yang menunjukkan tingkat kemiskinan saat ini sudah mulai menurun,” ujar Andi Marewangeng saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, pemerintah daerah tetap mewaspadai sejumlah sektor yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi, terutama terkait distribusi bahan pokok dan konektivitas antarwilayah. Karena itu, pembangunan sarana dan prasarana transportasi masih menjadi instrumen utama untuk menopang pertumbuhan ekonomi di tingkat kampung maupun pedalaman.

Andi menyebut kapasitas fiskal daerah memiliki hubungan erat dengan percepatan pembangunan fisik. Pada 2025 lalu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan APBD Berau disebut sempat mencapai sekitar Rp5 triliun. Sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalan, sarana publik, hingga gedung pelayanan masyarakat.

Kabupaten Berau sendiri memiliki wilayah yang cukup luas dan tersebar, terdiri dari 13 kecamatan, 100 kampung, dan 10 kelurahan dengan karakteristik pesisir, perkotaan, hingga pedalaman.

“Kabupaten Berau ini kan terdiri dari wilayah pesisir, perkotaan, hingga pedalaman. Nah, untuk mengomunikasikan pergerakan bahan pokok dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah ini, kuncinya ada pada ketersediaan infrastruktur dan moda transportasi yang memadai,” katanya.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat pembangunan dermaga pengumpan lokal di sejumlah kawasan, seperti Biduk-Biduk, Tanjung Batu, Derawan, Maratua, Batu Putih, hingga Talisayan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memangkas jalur distribusi logistik dan menekan biaya transportasi.

“Dengan terbangunnya dermaga-dermaga pengumpan lokal kita ini, jarak angkut logistik otomatis menjadi lebih pendek dan waktu tempuh terpotong. Dampak langsungnya, biaya transportasi bisa ditekan dan harga barang pokok menjadi jauh lebih terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Berau mencatat angka inflasi daerah masih berada di bawah rata-rata Provinsi Kalimantan Timur maupun nasional, yakni di kisaran aman bawah 2,5 persen. Kondisi itu diperkirakan tetap terjaga hingga triwulan kedua 2026.

Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, mengatakan pemerintah daerah akan terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga wilayah terpencil. Menurut dia, konektivitas antarwilayah menjadi kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga dirasakan masyarakat di kampung-kampung dan wilayah pesisir. Infrastruktur yang baik akan memperlancar distribusi barang, menekan biaya logistik, dan berdampak langsung terhadap kestabilan harga kebutuhan pokok,” ujar Sri Juniarsih.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha agar lonjakan harga tetap terkendali.

“Stabilitas inflasi harus terus dijaga karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Pemerintah daerah akan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman dan distribusinya berjalan lancar,” katanya. (tnr/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 946
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Syamsiah Nawir, menyampaikan kekecewaannya terkait alokasi dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Berau yang jauh dari harapan. Dalam keterangannya, Syamsiah mengungkapkan bahwa usulan dana sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan beberapa kawasan destinasi wisata yang diajukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan […]

  • SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    SIGAP dari Berau hingga Bulungan, Model Baru Pembangunan Hijau Berbasis Desa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Di saat tekanan terhadap hutan dan krisis lingkungan kian menguat di berbagai daerah, sejumlah kampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memilih jalur berbeda: membangun dari desa dengan menaruh pengelolaan sumber daya alam dan partisipasi warga sebagai titik tumpu. Pengalaman itu dipaparkan dalam Ekspos Program SIGAP bertajuk “Simpul Hijau: Merayakan Kolaborasi Pembangunan Daerah […]

  • Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Budaya lokal sebagai salah satu potensi Kabupaten Berau haruslah terus dikembangkan. Meskipun saat ini era modern banyak budaya kekinian, tapi budaya lokal harus tetap dijaga kelestariannya. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Gideon Andris saat ditemui menghadiri HUT kesultanan beberapa waktu lalu. Dirinya berharap pelestarian budaya lokal dapat […]

  • Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Jakarta – Seorang buruh dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Herbert Sinambela (47) menyambangi kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan. Dia mengaku hendak mengadu kepada Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel. Herbert terlihat membawa sebuah spanduk berukuran sedang yang isinya meminta Noel memperhatikan aduannya. “Pak Wamen. Tolong perhatikan nasib kami buruh yang ada di Kalimantan Timur. Kami […]

  • Pelantikan Pengurus KONI Berau 2024-2028, Diharap Lebih Memajukan Dunia Olahraga

    Pelantikan Pengurus KONI Berau 2024-2028, Diharap Lebih Memajukan Dunia Olahraga

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelantikan Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Berau masa bakti 2024-2028 Resmi dilantik di Tokyo Ballroom Hotel Bumi Segah pada Senin, (18/11/2024). Dihadiri oleh unsur pemerintah Kabupaten Berau, jajaran KONI dari luar daerah, serta anggota Cabor KONI Kabupaten Berau. Dalam kesempatan ini, Taupan Majid yang ditunjuk sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten […]

  • 12 Ribu Keluarga di Berau Dapat Beras & Minyak Gratis, BULOG Jangkau Hingga 110 Kampung

    12 Ribu Keluarga di Berau Dapat Beras & Minyak Gratis, BULOG Jangkau Hingga 110 Kampung

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) menyalurkan bantuan pangan untuk periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Berau. Program ini menyasar 12.212 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 13 kecamatan dan 110 kampung. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran dilakukan melalui titik distribusi hingga tingkat kampung, dengan mempertimbangkan kondisi […]

expand_less