Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Kejari Berau Dalami Kasus Kredit Fiktif Libatkan 100 Nasabah di Talisayan

Kejari Berau Dalami Kasus Kredit Fiktif Libatkan 100 Nasabah di Talisayan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 199
  • print Cetak

BERAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus mendalami kasus dugaan kredit fiktif di BRI Unit Talisayan yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. Dalam perkembangan terbaru, penyelidikan mengarah kepada satu orang terduga pelaku berinisial IH yang diketahui menjabat sebagai Account Officer (AO) atau Mantri di unit perbankan tersebut.

Kasi Intelijen Kejari Berau, Imam Ramdhoni, mengatakan pihaknya telah melayangkan dua surat panggilan resmi kepada IH untuk menjalani pemeriksaan. Namun hingga saat ini yang bersangkutan belum memenuhi panggilan penyidik.

“Sudah dua kali kami berikan surat pemanggilan, tapi calon tersangka ini tidak kooperatif dan tidak hadir,” kata Dhoni, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, hasil penyelidikan sementara menunjukkan IH diduga memiliki peran utama dalam praktik kredit fiktif yang melibatkan sekitar 100 nasabah di Kecamatan Talisayan. Dugaan tersebut diperoleh setelah penyidik memeriksa puluhan saksi serta mengumpulkan sejumlah alat bukti terkait proses pencairan kredit.

“Total kerugian sekitar Rp4,4 miliar, sementara ini masih satu orang tersangkanya. Penyelidikan terus berjalan,” ujarnya.

Dhoni menjelaskan, modus yang diduga digunakan dalam perkara tersebut adalah manipulasi data pengajuan kredit atas nama sejumlah nasabah. Praktik itu disebut mengakibatkan kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

“Dari hasil penyelidikan sementara, kredit yang difiktifkan kurang lebih sebanyak 100 nasabah dengan total kerugian sekitar Rp4,4 miliar,” jelasnya.

Meski demikian, Kejari Berau masih memberikan kesempatan kepada IH untuk memenuhi panggilan pemeriksaan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.

“Pekan depan adalah panggilan ketiga kalinya. Jika masih tidak hadir, maka akan kami tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegas Dhoni.

Sejauh ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 40 saksi yang terdiri dari para nasabah serta sejumlah pihak internal BRI Unit Talisayan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.

“Adapun potensi penambahan tersangka melihat perkembangan penyelidikan selanjutnya,” pungkasnya.

Kejari Berau memastikan proses penyidikan masih terus berlangsung. Penyidik juga tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka apabila ditemukan bukti baru dalam pengembangan kasus dugaan kredit fiktif tersebut. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Ingatkan Warga Prioritaskan Keselamatan Saat Libur dan Arus Balik, Jangan Paksakan Berkendara Saat Lelah

    DPRD Berau Ingatkan Warga Prioritaskan Keselamatan Saat Libur dan Arus Balik, Jangan Paksakan Berkendara Saat Lelah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Meningkatnya aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Berau mendapat perhatian dari DPRD setempat. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, baik saat berkendara maupun selama menikmati liburan. Ia menyebut, lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, sehingga kewaspadaan menjadi hal […]

  • Pertalite di Berau Dibatasi 25 Liter untuk Mobil, Bupati Minta Warga Awasi Pembelian Berulang

    Pertalite di Berau Dibatasi 25 Liter untuk Mobil, Bupati Minta Warga Awasi Pembelian Berulang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau masih menerapkan pembatasan pengisian BBM di tengah kuota yang belum memenuhi kebutuhan daerah. Untuk Pertalite, kendaraan roda empat dibatasi maksimal 25 liter dan kendaraan roda dua maksimal lima liter. Sedangkan untuk Pertamax, pengisian kendaraan roda dua dibatasi senilai Rp50 ribu dan kendaraan roda empat maksimal Rp400 ribu. Pembatasan itu […]

  • WTP Diraih, Pemkab Berau Fokus Benahi Kinerja dan Respons Kebutuhan Masyarakat

    WTP Diraih, Pemkab Berau Fokus Benahi Kinerja dan Respons Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan meskipun telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2025. Pengakuan tersebut disampaikan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat menanggapi rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi yang diberikan DPRD disebut menjadi bahan evaluasi strategis […]

  • Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    Ketika Leluhur Menuntun Alam: Manugal Dayak Merabu Pikat Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di balik pesona karst dan danau-danau cantik di Kampung Merabu, terdapat satu tradisi yang hingga kini tetap dijaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Dayak Lebo: Manugal. Tradisi ini bukan sekadar cara bertani, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang menarik minat wisatawan untuk melihat langsung kearifan lokal yang terus diwariskan lintas generasi. Manugal […]

  • Kemarau Diprediksi Panjang, Berau Laporkan Upaya Mitigasi dan Kendala Lahan Terdampak Intrusi Air Laut

    Kemarau Diprediksi Panjang, Berau Laporkan Upaya Mitigasi dan Kendala Lahan Terdampak Intrusi Air Laut

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan pemerintah daerah memperkuat langkah mitigasi untuk melindungi sektor pertanian dari ancaman musim kemarau panjang tahun ini. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat koordinasi mitigasi kekeringan lahan yang digelar Kementerian Pertanian, Senin, 20 April 2026. Dalam forum tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan sejumlah upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau […]

  • 15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Keberadaan pasar sore di kawasan permukiman Jalan Suprapto, Kabupaten Bulungan, kembali menuai keluhan warga. Selama hampir 16 tahun, aktivitas pasar di tengah lingkungan tempat tinggal itu belum memiliki kepastian relokasi dari pemerintah daerah. Salah satu warga, Vivy, menyatakan penolakan terhadap keberadaan pasar yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Ia menyebut sebagian warga sebenarnya […]

expand_less