Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

Banjir di Kawasan Perkotaan, PUPR: Hujannya Kebanyakan, Drainase Sampai Over Kapasitas

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 312
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb– Banjir menjadi momok tahunan bagi masyarakat Kabupaten Berau, terutama saat musim penghujan tiba. Beberapa kawasan perkotaan terdampak banjir memerlukan perhatian serius, serta langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh pemerintah daerah dan dinas terkait guna mengatasi masalah ini secara komprehensif.

Sejumlah titik genangan air, seperti di kawasan Bedungun, Kedaung, Jalan Kalimarau, Pasar Adji Dilayas, Perumahan Berau Indah, dan Gunung Panjang, menjadi fokus peninjauan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra Pranata, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di beberapa titik tersebut. Dari hasil tinjauan, ia menyebut bahwa meski aliran air terpantau lancar, kapasitas air yang melintasi area tersebut sudah melebihi batas normal.

“Air yang mengalir sangat over kapasitas. Hingga saat ini, kami masih terus mengupayakan peningkatan kapasitas drainase agar mampu menampung volume air yang lebih besar,” ujar Hendra.

Salah satu solusi yang diusulkan DPUPR adalah pembangunan RTH dalam bentuk area resapan air. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi volume air permukaan yang melimpah saat hujan lebat. Menurut Hendra, analisis masterplan drainase Berau menunjukkan adanya pengurangan kawasan hijau di wilayah hulu Sub-DAS Kedaung dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan terjadinya erosi dan peningkatan debit aliran air permukaan, terutama saat hujan deras.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Berau juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar pada tahun ini untuk proyek penanganan banjir, termasuk pembangunan gorong-gorong, serta peningkatan kapasitas jaringan drainase di beberapa titik rawan. Proyek ini juga mencakup pembuatan kolam detensi dan perluasan RTH sebagai area resapan air.

“Kami sedang melanjutkan konektivitas jaringan drainase dan meningkatkan kapasitas saluran air, serta memperbanyak area resapan di sekitar kolam-kolam detensi yang ada. Semua ini merupakan bagian dari rencana besar untuk mengatasi banjir di wilayah Berau,” tambah Hendra.

Penyelesaian masalah banjir di Berau, kata Hendra, tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan merawat saluran air dan sungai, menjadi elemen penting dalam upaya penanganan banjir. Menurutnya, kesadaran publik untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian alam di sekitar sungai serta drainase akan membantu mengurangi risiko banjir.

“Banjir memang sulit dihindari sepenuhnya, tapi yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir dampak dan risikonya melalui berbagai upaya yang sudah dan akan terus kami jalankan,” pungkasnya.

Hendra juga menyoroti perubahan fungsi lahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tarum dan Rawa Indah, di mana dahulu kawasan tersebut merupakan sungai yang lebar dan hutan yang rimbun. Namun, seiring waktu, area tersebut berubah menjadi lahan terbuka dan pemukiman, yang turut memperparah risiko banjir. Oleh karena itu, Hendra menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk menangani masalah ini secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, harapannya, Kabupaten Berau bisa terbebas dari ancaman banjir yang terus membayangi setiap musim penghujan.(yf)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Raih Dua Penghargaan Arindama pada HUT ke-68 Kaltim

    Berau Raih Dua Penghargaan Arindama pada HUT ke-68 Kaltim

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Berau kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Berau berhasil meraih dua penghargaan Arindama, yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai apresiasi atas keberhasilan pembangunan daerah. Penghargaan diserahkan oleh Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam upacara yang berlangsung di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, […]

  • Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    Laut Berau Terancam, Diduga Nelayan Masih Gunakan Bahan Peledak

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dugaan kerusakan lingkungan kembali terjadi di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Informasi ini beredar luas melalui grup pesan dan media sosial, dengan sejumlah foto yang menunjukkan kondisi laut di RT 03 Kampung Balikukup tampak rusak seperti akibat ledakan bom. Suryadi, perwakilan kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Lestari Balikukup, mengungkapkan bahwa hingga kini masih […]

  • Anggaran Bertambah, Tradisi Perahu Panjang Masuk Kalender Event Berau

    Anggaran Bertambah, Tradisi Perahu Panjang Masuk Kalender Event Berau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 501
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pastikan dukungan anggaran terhadap kegiatan tradisional lomba perahu panjang akan terus di tingkatkan. Bupati Berau menilai kegiatan ini tidak hanya melestarikan adat, tetapi juga berdampak pada pengembangan pariwisata daerah. ‎”Lomba perahu tradisional ini merupakan warisan leluhur kita, jadi harus terus dijalankan, dan semoga bisa menarik pengunjung dari luar daerah serta mancanegara” ujarnya. […]

  • Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    Sistem Kontrak Jadi Solusi Alternatif Kekurangan Pegawai

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Penghapusan tenaga kerja kontrak atau honorer yang berakibat pada kurangnya jumlah pegawai di beberapa OPD, hingga menyebabkan kurang maksimalnya pelayanan, menjadi sorotan para wakil rakyat. Meskipun ada perekrutan CPNS, hal itu dianggap belum mampu menjawab permasalahan ini. “Penerapan sistem kontrak kerja bisa jadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja di […]

  • Bonus Atlet Berau Masih Belum Jelas, KONI Desak Segera Dianggarkan

    Bonus Atlet Berau Masih Belum Jelas, KONI Desak Segera Dianggarkan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 436
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penantian para atlet Kabupaten Berau yang telah mengharumkan nama daerah melalui berbagai ajang olahraga, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON), masih belum berakhir. Hingga kini, kejelasan terkait pencairan bonus yang dijanjikan masih menjadi tanda tanya besar. Ketua KONI Berau, Taupan Majid, menyampaikan bahwa persoalan bonus atlet turut menjadi pembahasan dalam rapat dengar pendapat […]

  • Dari Tarian Adat hingga Produk Kreatif, Abutta Banua Jadi Panggung Rakyat Sambaliung

    Dari Tarian Adat hingga Produk Kreatif, Abutta Banua Jadi Panggung Rakyat Sambaliung

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Suasana budaya kembali menyelimuti Sambaliung. Tepat di halaman Keraton Sambaliung, Kamis (31/7/2025), masyarakat menyaksikan pembukaan Abutta Banua 2025, sebuah festival tahunan yang kini telah menjadi bagian penting dari narasi kultural Bumi Batiwakkal. Digelar selama sepekan, festival ini menandai dua momentum, Hari Jadi ke-23 Kelurahan Sambaliung dan ulang tahun ke-5 Pedagang Kaki Lima Basuli. […]

expand_less