Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • visibility 630
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Rumah tenun yang menjadi salah satu harapan para pengrajin tenun di Kabupaten Berau akan segera tuntas dibangun. Rumah tenun ini merupakan usulan yang telah diajukan sejak 2021 oleh Pemkab Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

“Sudah berjalan 2 tahun pembangunannya ini. Saat ini memang sudah finishing-finishing saja. Artinya seperti halaman, dan ada tambahan ruangan yang memang dibutuhkan dan harus dibangun,” ujar Kadiskoperindag Berau, Eva Yunita.

Dikatakannya, meskipun sudah hampir tuntas, namun untuk peresmian rumah tenun itu sendiri belum bisa dilakukan dengan cepat, karena harapannya setelah peresmian maka rumah tenun itu akan langsung bisa dimanfaatkan atau digunakan para pengrajin tenun.

“Jadi jangan sampai sekadar peresmian habis itu stagnan. Saya tidak mau seperti itu, makanya kemarin kita Alhamdulillah masih dikasih tambahan dana oleh kementerian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk penyempurnaan halaman, kemudian ada penambahan ruangan.

“Semuanya berproses dan mungkin di 2024 ini bisa selesai semuanya. Setelah itu baru kita rencanakan peresmian dengan mendatangkan dari Kementerian, kalau memungkinkan,” tambahnya.

Ketika sudah diresmikan nantinya, rumah tenun di Kampung Sukan Kecamatan Sambaliung ini terbuka untuk semua penenun. Artinya dari daerah atau kampung lain bisa datang juga untuk memanfaatkan gedung itu.

“Silakan untuk penenun mau datang dari mana, mau manfaatkan disana atau apa, diperbolehkan. Karena ruangannya itu ada beberapa ruangan yang kita sudah siapkan untuk penenun. Makanya saat ini kami juga masih sembari melengkapi peralatannya. Minimal alat standar yang dibutuhkan penenun,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan apresiasi atas progres pembangunan rumah tenun ini. Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi salah satu upaya strategis dalam melestarikan dan memberdayakan kearifan lokal, khususnya tenun Berau, sekaligus mendorong perekonomian masyarakat setempat.

“Rumah tenun ini bukan hanya menjadi wadah bagi pengrajin lokal, tetapi juga simbol kekayaan budaya yang kita miliki. Dengan adanya rumah tenun ini, kita bisa mendorong lebih banyak pengrajin untuk terus berkarya dan memperkenalkan tenun khas Berau ke pasar yang lebih luas. Saya yakin, fasilitas ini akan membawa dampak positif bagi pengrajin dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Juniarsih.  (adv/Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Segah – PT Hutan Sanggam Berau (HSB) mulai menapaki jalur baru di luar bisnis kayu bulat. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor kehutanan itu memanen perdana jagung dari lahan kurang lebih tiga hektare di Kampung Batu Rajang, Rabu, 13 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mendukung program ketahanan pangan […]

  • Dongkrak Hasil Laut, Dinas Perikanan Berau Salurkan Armada dan Alat Tangkap ke Nelayan

    Dongkrak Hasil Laut, Dinas Perikanan Berau Salurkan Armada dan Alat Tangkap ke Nelayan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada nelayan untuk mendorong peningkatan produksi hasil perikanan. Bantuan tersebut berupa perahu yang dilengkapi mesin ketinting serta alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha Dinas Perikanan Berau, Ika Jayati, mengatakan bantuan diberikan kepada nelayan yang tergabung dalam Kelompok […]

  • Dua Emas untuk Berau: Percasi Berau Raih Peringkat Ketiga di Kejurda Catur Kaltim 2024

    Dua Emas untuk Berau: Percasi Berau Raih Peringkat Ketiga di Kejurda Catur Kaltim 2024

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.867
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb — Tim Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Berau berhasil menutup Kejuaraan Open Turnamen Catur Junior Piala Gubernur Kaltim 2024 dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Junior Kaltim 2024 dengan hasil yang membanggakan. Berau keluar sebagai peringkat ketiga se-Kaltim, setelah meraih total 2 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hasil ini […]

  • Curi Motor di Tanjung Redeb, Pria Ini Dibekuk Saat Sembunyi di Bulungan

    Curi Motor di Tanjung Redeb, Pria Ini Dibekuk Saat Sembunyi di Bulungan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BERAU — Kepolisian Sektor Tanjung Redeb menangkap seorang pria berinisial AW (38) yang diduga mencuri sepeda motor di Jalan Durian II, Tanjung Redeb. Pelaku ditangkap setelah melarikan diri ke wilayah Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kapolsek Tanjung Redeb, Amin Maulani, mengatakan penangkapan dilakukan pada Jumat dini hari, 10 April 2026, sekitar pukul 02.00 WITA, […]

  • Bahaya untuk Balita! Lonjakan Interaksi Saat Lebaran Picu Risiko Penularan Campak

    Bahaya untuk Balita! Lonjakan Interaksi Saat Lebaran Picu Risiko Penularan Campak

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Samarinda — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran campak menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Momentum Lebaran yang identik dengan silaturahmi dinilai berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltim, Fit Nawat, mengatakan penanganan masalah kesehatan memerlukan peran bersama, tidak hanya dari institusi kesehatan tetapi juga masyarakat […]

  • JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.   Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.   Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang […]

expand_less