Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • visibility 1.015
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Rumah tenun yang menjadi salah satu harapan para pengrajin tenun di Kabupaten Berau akan segera tuntas dibangun. Rumah tenun ini merupakan usulan yang telah diajukan sejak 2021 oleh Pemkab Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

“Sudah berjalan 2 tahun pembangunannya ini. Saat ini memang sudah finishing-finishing saja. Artinya seperti halaman, dan ada tambahan ruangan yang memang dibutuhkan dan harus dibangun,” ujar Kadiskoperindag Berau, Eva Yunita.

Dikatakannya, meskipun sudah hampir tuntas, namun untuk peresmian rumah tenun itu sendiri belum bisa dilakukan dengan cepat, karena harapannya setelah peresmian maka rumah tenun itu akan langsung bisa dimanfaatkan atau digunakan para pengrajin tenun.

“Jadi jangan sampai sekadar peresmian habis itu stagnan. Saya tidak mau seperti itu, makanya kemarin kita Alhamdulillah masih dikasih tambahan dana oleh kementerian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk penyempurnaan halaman, kemudian ada penambahan ruangan.

“Semuanya berproses dan mungkin di 2024 ini bisa selesai semuanya. Setelah itu baru kita rencanakan peresmian dengan mendatangkan dari Kementerian, kalau memungkinkan,” tambahnya.

Ketika sudah diresmikan nantinya, rumah tenun di Kampung Sukan Kecamatan Sambaliung ini terbuka untuk semua penenun. Artinya dari daerah atau kampung lain bisa datang juga untuk memanfaatkan gedung itu.

“Silakan untuk penenun mau datang dari mana, mau manfaatkan disana atau apa, diperbolehkan. Karena ruangannya itu ada beberapa ruangan yang kita sudah siapkan untuk penenun. Makanya saat ini kami juga masih sembari melengkapi peralatannya. Minimal alat standar yang dibutuhkan penenun,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan apresiasi atas progres pembangunan rumah tenun ini. Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi salah satu upaya strategis dalam melestarikan dan memberdayakan kearifan lokal, khususnya tenun Berau, sekaligus mendorong perekonomian masyarakat setempat.

“Rumah tenun ini bukan hanya menjadi wadah bagi pengrajin lokal, tetapi juga simbol kekayaan budaya yang kita miliki. Dengan adanya rumah tenun ini, kita bisa mendorong lebih banyak pengrajin untuk terus berkarya dan memperkenalkan tenun khas Berau ke pasar yang lebih luas. Saya yakin, fasilitas ini akan membawa dampak positif bagi pengrajin dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Juniarsih.  (adv/Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Kayu Masih Bertahan, DPRD Berau Minta Infrastruktur Pendidikan Dibenahi

    Sekolah Kayu Masih Bertahan, DPRD Berau Minta Infrastruktur Pendidikan Dibenahi

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto menyoroti masih adanya bangunan sekolah yang menggunakan material kayu di sejumlah wilayah di daerah tersebut. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Menurut Dedy, di wilayah perkotaan maupun kecamatan yang memiliki akses pembangunan cukup baik, penggunaan bangunan […]

  • Tak Hanya untuk Seni, Amphiteater Dibuka bagi Semua Aktivitas Positif

    Tak Hanya untuk Seni, Amphiteater Dibuka bagi Semua Aktivitas Positif

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah melalui proses konstruksi yang dimulai pada 2023 dan rampung setahun kemudian, panggung terbuka amphiteater yang terletak di pusat kota Tanjung Redeb kini resmi digunakan. Peresmian pemanfaatan fasilitas tersebut dilakukan pada pertengahan Agustus 2025, menandai langkah lanjutan Pemerintah Kabupaten Berau dalam menyediakan ruang publik yang mendukung kegiatan seni dan budaya. Pengelolaan amphiteater […]

  • Jaringan Internet Ganggu Kinerja Pemerintahan Kampung Teluk Alulu

    Jaringan Internet Ganggu Kinerja Pemerintahan Kampung Teluk Alulu

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Pulau Maratua — Koneksi internet yang masih minim, membuat kinerja perangkat kampung di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Pulau Maratua, kerap kali terganggu. Bahkan sejumlah pekerjaan penting yang membutuhkan koneksi jaringan internet terpaksa harus dilakukan di luar kantor kepala kampung, agar mendapat sambungan internet yang lancar. Hal itu diungkapkan Kepala Kampung Teluk Alulu, Noraliansyah saat […]

  • Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BERAU — Seberapa “kaya” keluarga Anda jika dibandingkan dengan masyarakat Indonesia lainnya? Jawabannya ternyata tidak harus diterka hanya dari gaji, kendaraan yang dipakai, rumah yang ditempati, atau saldo rekening. Pemerintah memiliki pemeringkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dikenal sebagai desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Masyarakat kini ramai mengecek posisi desil […]

  • Meski Laris, Mie Gacoan Berau Belum Sumbang Pajak Daerah

    Meski Laris, Mie Gacoan Berau Belum Sumbang Pajak Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.783
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meski telah beroperasi beberapa bulan dan menjadi salah satu tempat kuliner favorit warga Kabupaten Berau, rumah makan Mie Gacoan diketahui belum menyetorkan pajak daerah, termasuk pajak parkir. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, membenarkan bahwa hingga kini belum ada setoran pajak dari franchise nasional tersebut. Namun, pihak Mie Gacoan disebut […]

  • Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    Bongkar 665 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG bersubsidi dalam kurun waktu 2025 hingga awal 2026. Mengutip CNN Indonesia, total terdapat 665 kasus yang berhasil dibongkar, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1,2 triliun. Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifudin, menyebut angka kerugian tersebut berasal dari praktik penyalahgunaan subsidi […]

expand_less