Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

Bupati Berau: Rumah Tenun Jadi Simbol Kebangkitan Kearifan Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
  • visibility 1.118
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Rumah tenun yang menjadi salah satu harapan para pengrajin tenun di Kabupaten Berau akan segera tuntas dibangun. Rumah tenun ini merupakan usulan yang telah diajukan sejak 2021 oleh Pemkab Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

“Sudah berjalan 2 tahun pembangunannya ini. Saat ini memang sudah finishing-finishing saja. Artinya seperti halaman, dan ada tambahan ruangan yang memang dibutuhkan dan harus dibangun,” ujar Kadiskoperindag Berau, Eva Yunita.

Dikatakannya, meskipun sudah hampir tuntas, namun untuk peresmian rumah tenun itu sendiri belum bisa dilakukan dengan cepat, karena harapannya setelah peresmian maka rumah tenun itu akan langsung bisa dimanfaatkan atau digunakan para pengrajin tenun.

“Jadi jangan sampai sekadar peresmian habis itu stagnan. Saya tidak mau seperti itu, makanya kemarin kita Alhamdulillah masih dikasih tambahan dana oleh kementerian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk penyempurnaan halaman, kemudian ada penambahan ruangan.

“Semuanya berproses dan mungkin di 2024 ini bisa selesai semuanya. Setelah itu baru kita rencanakan peresmian dengan mendatangkan dari Kementerian, kalau memungkinkan,” tambahnya.

Ketika sudah diresmikan nantinya, rumah tenun di Kampung Sukan Kecamatan Sambaliung ini terbuka untuk semua penenun. Artinya dari daerah atau kampung lain bisa datang juga untuk memanfaatkan gedung itu.

“Silakan untuk penenun mau datang dari mana, mau manfaatkan disana atau apa, diperbolehkan. Karena ruangannya itu ada beberapa ruangan yang kita sudah siapkan untuk penenun. Makanya saat ini kami juga masih sembari melengkapi peralatannya. Minimal alat standar yang dibutuhkan penenun,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan apresiasi atas progres pembangunan rumah tenun ini. Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi salah satu upaya strategis dalam melestarikan dan memberdayakan kearifan lokal, khususnya tenun Berau, sekaligus mendorong perekonomian masyarakat setempat.

“Rumah tenun ini bukan hanya menjadi wadah bagi pengrajin lokal, tetapi juga simbol kekayaan budaya yang kita miliki. Dengan adanya rumah tenun ini, kita bisa mendorong lebih banyak pengrajin untuk terus berkarya dan memperkenalkan tenun khas Berau ke pasar yang lebih luas. Saya yakin, fasilitas ini akan membawa dampak positif bagi pengrajin dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Juniarsih.  (adv/Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berawal dari Laporan Warga, Gudang Sabu di Berau Digrebek

    Berawal dari Laporan Warga, Gudang Sabu di Berau Digrebek

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Jajaran Satresnarkoba Polres Berau berhasil mengungkap keberadaan gudang sabu-sabu di Berau. Lebih dari setengah kilogram narkotika jenis sabu berhasil disita polisi. Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto mengatakan, gudang tersebut berada di kawasan Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung. Di mana, gudang sabu tersebut berkamuflase sebagai rumah bangsalan dan dihuni oleh salah seorang […]

  • Warga Gang Bahtera Sambut Baik Pemaparan Program Unggulan MPAW

    Warga Gang Bahtera Sambut Baik Pemaparan Program Unggulan MPAW

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 684
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pasangan calon nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi menyampaikan program-programnya kepada ratusan masyarakat yang hadir di Gang Bahtera, Jalan Murjani II, Tanjung Redeb. Kehadiran Madri Pani-Agus Wahyudi bahkan disambut dengan tarian. Di hadapan ratusan pasang mata yang hadir diacara tersebut, Madri Pani berorasi dan bersyukur, karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat […]

  • Ditemukan Jarak 5 Kilometer, Korban Kedua Hilang di Maratua Akhirnya Ditemukan

    Ditemukan Jarak 5 Kilometer, Korban Kedua Hilang di Maratua Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.535
    • 0Komentar

    MARATUA  — Setelah dua jam melakukan pencarian, korban kedua yakni anak yang dilaporkan hilang di Maratua ditemukan juga dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama ditemukan sang ayah saat melakukan penyelaman di sekitar speed boat yang bersandar, sekitar pukul 22.00 wita. Sedangkan korban kedua ditemukan sekitar pukul 23.47 wita atau menjelang pagi. “Lokasi ditemukannya korban kedua […]

  • Gunung Tabur Hadirkan Pedestrian Ikonik Bernuansa Kesultanan di Depan Museum Batiwakkal

    Gunung Tabur Hadirkan Pedestrian Ikonik Bernuansa Kesultanan di Depan Museum Batiwakkal

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 773
    • 0Komentar

    BERAU — Wajah baru kawasan depan Museum Batiwakkal di Kelurahan Gunung Tabur kini menarik perhatian. Sebuah pedestrian megah dengan sentuhan arsitektur budaya Melayu dan kejayaan Kesultanan Gunung Tabur resmi hadir sebagai ikon baru ruang publik di wilayah pesisir bersejarah ini. Dibangun menghadap langsung ke Sungai Berau, jalur pedestrian ini memadukan unsur heritage dan keindahan tata […]

  • daerah.  Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

    daerah. Padi Gogo Jadi Komoditas Strategis Berau, Optimalisasi Lahan Perkebunan Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kampung

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau resmi mengangkat padi gogo sebagai komoditas strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kampung-kampung yang berada di kawasan perkebunan. Melalui Dinas Perkebunan (Disbun), pemkab menyiapkan pemanfaatan 300 hektare lahan pada area kelapa sawit dan kakao untuk ditanami padi gogo sebagai sistem tumpangsari. Langkah ini selaras dengan […]

  • Mahasiswa Berusia 21 Tahun Asal Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Samarinda, Jenazah Dievakuasi ke RS AWS

    Mahasiswa Berusia 21 Tahun Asal Berau Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Samarinda, Jenazah Dievakuasi ke RS AWS

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Seorang mahasiswa berinisial AF (21), warga Kabupaten Berau, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Folder Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban dengan mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah alat bukti. Penemuan jenazah tersebut dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis […]

expand_less