Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 471
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah

TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar perempuan dan anak mendapat akses perlindungan yang lebih memadai.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menanggapi peristiwa itu dengan menekankan pentingnya kesadaran perempuan terhadap keberadaan lembaga perlindungan yang sudah tersedia. Menurutnya, keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) perlu lebih dikenal agar perempuan tak lagi merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan.

“Perempuan perlu tahu ke mana harus melapor saat ada tekanan atau kekerasan dalam rumah. Jangan sampai mereka bingung dan terlambat mendapatkan bantuan,” ujar Gamalis.

Ia juga mendesak agar pemerintah kampung serta instansi terkait bisa lebih proaktif dalam menyampaikan edukasi dan advokasi. Baginya, pencegahan tak bisa dilakukan setengah-setengah, terutama setelah melihat langsung bagaimana dampak kekerasan bisa merenggut nyawa dalam lingkup keluarga sendiri.

“Saya benar-benar prihatin. Ada yang memilih jalan paling keji saat menghadapi konflik keluarga. Ini seharusnya tidak boleh terjadi,” katanya.

Gamalis menekankan bahwa pendekatan psikis dan mental terhadap perempuan serta anak korban kekerasan menjadi bagian penting dari perlindungan. Untuk itu, informasi mengenai layanan harus disampaikan secara terang dan terbuka, bukan sekadar formalitas.

“Informasi itu harus mudah dipahami. Jangan sampai korban malah kebingungan karena tidak tahu harus ke mana,” lanjutnya.

Ia pun menyoroti pentingnya pembagian peran yang setara dalam keluarga. Menurutnya, tak ada lagi peran tunggal dalam rumah tangga. Dialog antara pasangan dan anak merupakan dasar dalam membangun hubungan yang sehat.

“Perlu ada prinsip kesetaraan dalam keluarga. Ini bukan soal membalik peran, tapi membangun pemahaman bersama. Tentu, tetap menghormati peran kodrati perempuan dan anak dalam lingkup keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah menjalankan dua program utama, Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta Pelopor dan Pelapor (P2).

“Melalui program ini, masyarakat bisa mendapat edukasi dan tahu harus ke mana saat terjadi kekerasan. Kita dorong agar perempuan lebih berani bersuara,” jelas Rabiatul.

Ia mengklaim, lembaga-lembaga pendukung tersebut kini sudah menjangkau 100 kampung dan 10 kelurahan di Berau. Lokasinya pun ditempatkan sedekat mungkin dengan masyarakat, agar mudah dijangkau.

Namun, menurutnya, hambatan terbesar saat ini adalah masih rendahnya tingkat pengenalan masyarakat terhadap program-program tersebut.

“Masih banyak yang belum tahu keberadaan layanan ini. Karena itu, kami sedang mengupayakan sosialisasi yang lebih luas lagi dengan dukungan kepala daerah,” ungkapnya.

Rabiatul juga menegaskan bahwa pihaknya tak hanya memberikan pendampingan psikologis, tetapi juga mengawal proses hukum yang dijalani oleh para korban.

“Kita dampingi sejak awal, dari pemulihan mental hingga ke ranah hukum,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus KUR Fiktif Rp1,2 Miliar, Kejari Berau Siapkan Status DPO

    Kasus KUR Fiktif Rp1,2 Miliar, Kejari Berau Siapkan Status DPO

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BERAU – Kejaksaan Negeri Berau memastikan akan segera menetapkan Abdul Wahab (AW) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam perkara dugaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif di Bank BRI Cabang Tanjung Redeb. Langkah ini diambil setelah tersangka kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik. AW tidak memenuhi panggilan kedua yang dijadwalkan pada Rabu, 21 Januari lalu. Kepala […]

  • Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

    Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Kalau Anda belum pernah menginjakkan kaki ke Tanjung Redeb, mungkin nama Indra Teguh Cahyadi terdengar seperti satu dari sekian banyak nama wartawan lokal di pelosok Kalimantan. Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru menganggap remeh. Karena dari kota kecil yang dijuluki “Bumi Batiwakkal” itulah, Teguh menyalakan lentera kecil: cahaya media yang jernih di tengah kabut informasi yang […]

  • Sri Juniarsih, Gamalis dan M Said Tinjau Pelayanan BPJS Gratis di Dinkes Berau

    Sri Juniarsih, Gamalis dan M Said Tinjau Pelayanan BPJS Gratis di Dinkes Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau, Gamalis didampingi Sekretaris Kabupaten, Muhammad Said melakukan peninjauan pelayanan BPJS di Kantor Dinas Kesehatan Berau, Senin (25/11/2024). Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa pelayanan Dinas Kesehatan Berau terhadap masyarakat yang ingin mengurus BPJS gratis dari Pemerintah berjalan lancar. “Saat ini kantor […]

  • Berau Jadi Contoh Nasional, 99 Ribu Hektare Hutan Sosial Dikelola Masyarakat

    Berau Jadi Contoh Nasional, 99 Ribu Hektare Hutan Sosial Dikelola Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Jakarta — Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendukung program perhutanan sosial mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kabupaten yang dipimpin Bupati Sri Juniarsih Mas itu dinobatkan sebagai salah satu dari tiga daerah terbaik di Indonesia dalam penerapan perhutanan sosial. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kehutanan, Sulaiman Umar, kepada Bupati Berau dalam acara puncak Festival […]

  • Bupati Berau Lantik Dua Pejabat Kepala Kampung, Diminta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

    Bupati Berau Lantik Dua Pejabat Kepala Kampung, Diminta Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih melantik Edwin Sofyan dan Jaidi sebagai pejabat kepala kampung di Balai Mufakat, Senin, 6 April 2026. Keduanya diminta segera menjalankan tugas dengan fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan kampung dan pelayanan kepada masyarakat. Edwin Sofyan ditunjuk sebagai Pejabat Kepala Kampung Suaran hingga Desember 2027. Adapun Jaidi menjabat Pejabat […]

  • DPD KNPI Berau Desak Kajian Ulang Tarif PDAM Batiwakkal yang Dinilai Merugikan Masyarakat

    DPD KNPI Berau Desak Kajian Ulang Tarif PDAM Batiwakkal yang Dinilai Merugikan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 632
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kebijakan penyesuaian tarif air yang diberlakukan oleh PERUMDAM Air Minum Batiwakkal menuai penolakan keras dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau. Pengurus DPD KNPI Berau menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan tersebut, yang dianggap mendadak dan cacat administrasi. Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, menilai bahwa penyesuaian tarif tersebut tidak melibatkan […]

expand_less