Dorong Anak Muda Pesisir Garap Industri Rotan Kerajinan Lokal Dinilai Berpeluang Menjadi Sumber Ekonomi Baru Kampung
- account_circle admin
- calendar_month Kamis, 4 Des 2025
- visibility 87
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Industri rotan di kawasan pesisir Berau mulai menunjukkan arah pertumbuhan positif. Melihat peluang tersebut, Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, mengajak generasi muda pesisir untuk tidak hanya terpaku pada sektor tambang dan sawit, tetapi mulai melirik usaha kerajinan rotan yang kini memiliki prospek pasar lebih luas.
Dorongan itu ia sampaikan setelah meninjau pelatihan anyaman rotan yang digelar Dekranasda Berau di Kampung Teluk Sumbang. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti bahwa keterampilan menganyam bukan sekadar tradisi, melainkan potensi ekonomi kreatif yang dapat tumbuh menjadi industri kampung.
“Kami ingin lebih banyak pemuda berani masuk ke sektor ini,” ujar Frans.
Selama ini pilihan kerja anak muda pesisir banyak terpusat pada tambang dan sawit — sektor yang dianggap menawarkan pendapatan cepat. Frans menilai rotan juga mampu bersaing sebagai sumber nafkah, terlebih jika dikembangkan menjadi produk bernilai tambah seperti tas, furnitur, hingga dekorasi interior.
“Bila dibangun serius, rotan bisa jadi mata pencaharian yang stabil, bahkan berkelanjutan,” katanya.
Frans meminta Dekranasda dan Diskoperindag memperkuat pendampingan bagi perajin, termasuk pemasaran dan pembentukan kelompok usaha berbasis kampung. Dengan skema yang tepat, ia yakin industri rotan dapat membuka ruang kerja baru dan memberi alternatif pendapatan bagi anak muda pesisir.
Produk kerajinan rotan dari Berau kini tidak hanya dipasarkan lokal, tetapi mulai dikenal di luar daerah. Bagi Frans, ini momentum untuk memperbesar pasar sekaligus memperkuat identitas kreatif kampung pesisir.
“Yang penting arahnya jelas — industri rotan harus berkembang dan melibatkan banyak pemuda,” tegasnya. (adv/akm)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar