Empat Kafilah Berau Masuk Tim Kaltim, Ditempa Jelang MTQ Nasional di Sulsel
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- print Cetak

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mematangkan persiapan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI untuk menghadapi ajang tingkat nasional di Sulawesi Selatan. Pembinaan memasuki tahap Try Out dan Training Center (TC) III untuk menguji kemampuan sekaligus kesiapan mental para peserta.
Try Out dan pembukaan TC III digelar di Aula PPT dan Masjid Al-Jihad MAN 2 Samarinda, Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan juga diikuti peserta secara daring melalui Zoom.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Timur, Yuli Fitriyanti, yang juga Ketua Panitia, mengatakan tahapan tersebut merupakan bagian dari pembinaan peserta yang telah lolos Seleksi MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kaltim 2025 di Samarinda.
“Try Out ini menjadi momentum untuk menguji mental, mengasah kemampuan, serta memperkuat chemistry dan harmonisasi para peserta. Sementara Training Center dimaksudkan untuk memberikan pembinaan dan pelatihan secara intensif serta berkesinambungan,” ujar Yuli.
Menurut Yuli, pembinaan diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan peserta sebelum tampil pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Sulawesi Selatan.
Sebanyak 38 peserta putra dan putri mengikuti TC. Mereka merupakan para pemenang Seleksi MTQ KORPRI yang digelar pada Desember 2025, berasal dari unit KORPRI perangkat daerah provinsi serta kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
Rinciannya, Samarinda mengirim 15 peserta, Kutai Timur lima, Berau empat, Penajam Paser Utara dua, Balikpapan lima, Mahakam Ulu satu, Bontang lima, dan Paser satu peserta.
Dari jumlah tersebut, 20 peserta mengikuti Try Out secara langsung di Samarinda. Sebanyak 18 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
Try Out berlangsung selama satu hari pada Kamis, 20 Agustus 2026. Adapun TC III dijadwalkan selama dua hari, Jumat-Sabtu, 21-22 Agustus 2026, secara daring dari Kantor BKD Provinsi Kaltim melalui Zoom Meeting.
Pembinaan kali ini melibatkan 10 pelatih nasional dan sembilan pelatih daerah. Para pelatih tersebut memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing.
Yuli mengatakan pembinaan tidak hanya menyasar kemampuan teknis. Kesiapan mental dan kekompakan kafilah juga menjadi bagian penting sebelum mereka tampil di tingkat nasional.
“Tujuannya adalah mempersiapkan seluruh kafilah, baik qori maupun qoriah, agar dapat tampil secara optimal dan mampu meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama Kalimantan Timur pada setiap cabang yang dipertandingkan,” katanya.
TC III merupakan kelanjutan dari dua tahap pembinaan sebelumnya. TC I dan TC II telah digelar pada Mei dan Juni 2026.
Menurut Yuli, dua tahap tersebut menjadi fondasi pembinaan sebelum peserta memasuki tahap akhir persiapan.
“Kami berharap pelaksanaan Try Out dan Training Center III ini dapat menjadikan seluruh peserta semakin matang dan lebih siap dalam menghadapi perhelatan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Yuli juga mengapresiasi Dewan Pengurus KORPRI kabupaten dan kota yang telah mendukung serta memfasilitasi peserta selama mengikuti kegiatan.
Pelaksanaan Try Out dan TC III didukung pembiayaan LPTQ Provinsi Kalimantan Timur 2026 dan APBD BKD Provinsi Kalimantan Timur.
Menjelang keberangkatan ke ajang nasional, Yuli meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan serius. Menurut dia, para kafilah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa harapan daerah.
“Kami berpesan kepada seluruh kafilah agar senantiasa bersungguh-sungguh dalam menjalani setiap sesi pelatihan ini, karena di pundak saudara-saudaralah kehormatan dan harapan daerah Kalimantan Timur dipertaruhkan. Semoga Kalimantan Timur dapat tampil optimal dan meraih prestasi terbaik di setiap cabang yang dipertandingkan,” pungkasnya.
(rey/pt)
Foto: Teguh Prasetyo
- Penulis: admin
